Kupas Sejarah dan Makna Tersembunyi Bandung Raya, Ayobandung.id Gelar Seminar Interaktif Hadirkan Ahli Geologi T. Bachtiar!

ayobandung.id menggelar seminar interaktif bertajuk “Nama yang Bercerita: Membaca Bandung Raya dari Tanah, Bencana, dan Ingatan Kolektif” pada Rabu, 13 Mei 2026. (Sumber: Istimewa | Foto: istimewa)
ayobandung.id menggelar seminar interaktif bertajuk “Nama yang Bercerita: Membaca Bandung Raya dari Tanah, Bencana, dan Ingatan Kolektif” pada Rabu, 13 Mei 2026. (Sumber: Istimewa | Foto: istimewa)

AYOJAKARTA.COM - Dalam rangka memperingati satu tahun perjalanannya, ayobandung.id menggelar seminar interaktif bertajuk “Nama yang Bercerita: Membaca Bandung Raya dari Tanah, Bencana, dan Ingatan Kolektif” pada Rabu, 13 Mei 2026.

Seminar ini merupakan kolaborasi ayobandung.id bersama Himpunan Mahasiswa Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran dengan pembicara adalah peneliti cekungan Bandung, Titi Bachtiar. Ia dikenal juga sebagai penulis ahli di ayobandung.id dan sekaligus anggota Masyarakat Geografi Nasional Indonesia yang selama ini banyak meneliti sejarah geografis dan kebencanaan di wilayah Bandung Raya.

Seminar akan berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 12.30 WIB di Aula PSBJ, Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, Jatinangor.

Sesuai dengan judulnya, seminar ini akan membahas bagaimana nama-nama tempat di Bandung Raya menyimpan jejak sejarah, kondisi tanah, hingga catatan bencana yang membentuk ingatan kolektif masyarakat dari masa ke masa.

Isu mengenai penamaan ruang dan wilayah ini sudah menjadi perhatian dan kepakaran Bachtiar dalam sejumlah tulisannya. Ia menilai, pemberian nama geografi di berbagai daerah kini semakin jauh dari karakter bumi, lingkungan hayati, maupun budaya masyarakat setempat.

Menurutnya, penggunaan nama asing pada perumahan, gedung, jalan, hingga fasilitas publik semakin marak dan bahkan direstui oleh otoritas negara maupun pemerintah daerah. Ia mencontohkan penggunaan istilah seperti Bandung Smart City, Bandung Creative Hub, hingga berbagai nama stadion dan bangunan yang mengusung istilah internasional.

“Bukan saja nama-nama perumahan, tapi juga nama gedung, jalan, dan nama daya tarik pariwisata,” tulis Bachtiar.

Ia juga menyoroti banyaknya nama kawasan hunian di Bandung dan sekitarnya yang menggunakan bahasa asing, seperti Dago Village, Green Valley Residence, hingga Dream Hill Residence.

Padahal, menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa penamaan wilayah pada masa lalu justru banyak mengambil dari karakter geografis dan bahasa lokal. Ia mencontohkan nama-nama perkebunan di Jawa Barat dan Banten pada era kolonial yang menggunakan kosa kata Sunda maupun nama geografi setempat, seperti Cukul, Panglejar, Gununghejo, Gunung Putri, Pasirpogor, Sukamaju, Cibungur, hingga Ciater.

Bagi Bachtiar, nama-nama tersebut bukan sekadar penanda lokasi, melainkan bagian dari memori kolektif dan identitas suatu wilayah.

Ia menegaskan bahwa aturan mengenai penamaan geografi sebenarnya sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, serta diperinci dalam Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Nama Rupabumi.

Dalam aturan tersebut, Bahasa Indonesia diwajibkan digunakan dalam nama geografi, bangunan, jalan, kawasan permukiman, hingga fasilitas publik, kecuali memiliki nilai sejarah, budaya, adat istiadat, atau keagamaan tertentu.

Bachtiar juga menilai, kekacauan penamaan geografi saat ini dapat berasal dari berbagai pihak, mulai dari pengembang, perencana wilayah, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat.

Karena itu, ia mendorong pembentukan tim ahli toponimi di tingkat kabupaten dan kota untuk memberikan rekomendasi terkait kelayakan dan kepatutan nama geografi sebelum disahkan pemerintah daerah.

“Karut-marutnya pemberian nama geografi saat ini, dan proyeksi ke depan akan semakin banyak nama-nama geografi yang diberikan pada nama bangunan, gedung, jalan, stadion, taman, hingga kawasan permukiman, maka sangat mendesak untuk dibentuknya tim ahli toponimi di tingkat Kabupaten dan Kota,” tulisnya.

Gagasan itulah yang membuat tema seminar “Nama yang Bercerita” menjadi relevan. Tidak hanya membahas sejarah nama tempat di Bandung Raya, seminar ini juga akan mengajak peserta melihat bagaimana penamaan wilayah berkaitan dengan identitas budaya, ingatan masyarakat, hingga cara sebuah daerah memahami ruang hidupnya sendiri.

Temukan sejarah dan makna mendalam di balik nama-nama tempat di Jawa Barat melalui buku Toponimi karya T. Bachtiar.

Peluncuran Buku "Toponimi"

Buku terbaru karya Bachtiar berjudul "TOPONIMI: Asal-usul Nama Tempat di Jawa Barat." (Sumber: Istimewa | Foto: istimewa)
Buku terbaru karya Bachtiar berjudul "TOPONIMI: Asal-usul Nama Tempat di Jawa Barat." (Sumber: Istimewa | Foto: istimewa)

Berbarengan dengan seminar tersebut, turut diperkenalkan buku terbaru karya Bachtiar berjudul "TOPONIMI: Asal-usul Nama Tempat di Jawa Barat." Buku setebal 314 halaman yang diterbitkan oleh PT Dunia Pustaka Jaya ini mengulas dinamika penamaan rupabumi dengan kekayaan istilah khas Pasundan.

Khusus selama acara berlangsung, pengunjung bisa mendapatkan penawaran spesial untuk buku tersebut:Harga Spesial: Rp106.000 (Diskon 15% dari harga normal Rp125.000).

Bonus: Kesempatan mendapatkan tanda tangan langsung dari penulis.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Nasional

Kejar Target E20 di 2028, Indonesia Malah Boncos Defisit Jutaan Kiloliter Bioetanol

Target mandatori bensin E5 terancam defisit 1,5 juta KL sehingga memicu opsi impor di tengah rupiah yang melemah. Kebijakan ini juga berisiko mengganggu ketahanan pangan.

Tangerang

Kebakaran di TPA Jatiwaringin Masih Belum Padam, BNPB Berencana Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca!

Proses pemadaman api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, hingga Rabu malam, 1 Juli 2026, masih terus berlangsung.

Jakarta Utara

10 Personel Pasukan Kuning Sudin Bina Marga Jakarta Utara Rampungkan Perbaikan Lampu di JPO Pedongkelan!

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Utara bergerak cepat menangani masalah fasilitas publik dengan merampungkan perbaikan penerangan di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Pedongkelan

Ekonomi

Neraca Dagang Indonesia Defisit, Ternyata Ini Biang Kerok yang Bikin Ekspor Anjlok

BPS catat ekspor Mei 2026 anjlok 5,73% jadi US$ 23,20 M, dipicu turunnya logam mulia (-59,35%) dan bijih logam (-99,25%). Akibat impor melonjak 22,16%, neraca dagang RI defisit US$ 1,61 M.

Jakarta Selatan

Kini Tak Lagi Bocor, Satgas Bina Marga Rampungkan Perbaikan Atap dan Lampu Halte Litbang Pertanian

Kali ini, petugas Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan telah menuntaskan perbaikan atap dan lampu penerangan di Halte Litbang Pertanian, Kecamatan Pasar Minggu.

Ekonomi

Kondisi Ekonomi Indonesia Memburuk, Ferry Irwandi Pertanyakan Apakah MBG dan KMP Tetap Harus Dilanjutkan?

BPS catat ekspor Mei 2026 turun 5,73%, impor naik 22,16%, dan defisit US$ 1,61 miliar. Ferry Irwandi kritik tajam kondisi ini dan pertanyakan urgensi program Makan Bergizi Gratis di tengah beban APBN.

News

Usai 5 Orang Tewas, Kemhan Resmi Pangkas Waktu Latihan Bela Negara Calon Manajer Koperasi Desa hingga Kurikulum Baru!

Kemhan RI secara resmi mengumumkan kebijakan baru terkait durasi pelatihan bagi Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Metropolitan

Pameran Foto hingga Workshop, Diskominfotik DKI Ajak Warga Ramaikan Color of Jakarta 2026!

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali menggelar ajang bergengsi bagi para pecinta visual bertajuk Color of Jakarta (COJ) 2026.

Kepulauan Seribu

Diterjang Ombak, Petugas PPSU Perbaiki Jalan Amblas hingga Material Kerikil Sepanjang 100 Meter di Pulau Untung Jawa

Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Pulau Untung Jawa bergerak cepat menangani kerusakan infrastruktur di wilayahnya.

Metropolitan

Wujudkan Jakarta Ramah Hewan, Pemprov DKI Perluas Program 'Traktir Kucing' ke Pasar Santa

Fasilitas tempat traktir kucing di Pasar Santa telah diresmikan pada 24 Juni 2026 lalu.

Nasional

Dilema Regulasi Potongan Aplikator Ojol, Antara Kesejahteraan Driver dan Napas Operasional Platform

Mulai 1 Juli 2026, potongan aplikator ojol dibatasi 8%. Meski porsi driver membesar, pendapatan mereka stagnan akibat tarif minimal turun. Kebijakan ini dinilai kurir diskriminatif & tekan bisnis.

Tangerang

Sudah 24 Jam! Kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang Belum Padam, BNPB Kirim Helikopter Water Bombing

Terhitung sejak dilaporkan pada Selasa, 30 Juni 2026, si jago merah telah berkobar selama lebih dari 24 jam di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.

Metropolitan

Loker Juli 2026: Pemprov DKI Cari Tenaga Ahli Biro Organisasi dan RB, Cek Syaratnya!

Informasi seputar lowongan pekerjaan atau loker Juli 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta diketahui kembali membuka rekrutmen tenaga ahli.

Metropolitan

Sempat Viral, Tumpukan Sampah di Depan Rusun Albo Cakung Akhirnya Tuntas Dibersihkan!

Masalah tumpukan sampah yang sempat viral di depan Rusun Albo, Jalan Swadaya, RW 08, Kelurahan Cakung Barat, Jakarta Timur, akhirnya selesai dibersihkan.

Jakarta Pusat

Pasar Tanah Abang Diproyeksikan jadi Pusat Grosir Terbesar di Asia Tenggara, Ini Langkah yang Dilakukan Pemprov DKI Jakarta

Untuk mewujudkan hal tersebut, sejumlah langkah strategis mulai disiapkan, salah satunya adalah penataan sistem perdagangan.

Metropolitan

Transportasi Umum hingga Wisata Gratis Selama 5 Hari Disiapkan Pramono Anung saat 5 Abad Kota Jakarta

Pramono, memastikan masyarakat akan menjadi bagian utama dari perayaan bersejarah ibu kota yakni 5 Abad Kota Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2027.

Teknologi

Catat Tanggalnya! Samsung Siap Luncurkan Galaxy Watch Ultra 2 dan Watch 9 pada 22 Juli 2026 di London

Samsung rilis Galaxy Watch Ultra 2 (layar 5000 nits) dan Watch 9 berchip Snapdragon Elite AI pada 22 Juli 2026 di London. Bocoran render menunjukkan strap baru, harga diprediksi naik $50.

Gadget

Dibandrol Hampir Rp30 Juta, Vivo X300 Ultra Bawa Sensor Sony 200 MP dan Fitur Video Log yang Canggih

Vivo X300 Ultra rilis resmi di Indonesia mulai Rp25,9 juta. Jagat Review memuji performa Snapdragon 8 Elite, baterai 6600 mAh, serta sistem kamera Zeiss 200 MP yang ambisius untuk kreator konten.

Metropolitan

Anggaran Sudah Siap! Groundbreaking RS Sumber Waras Ditargetkan Agustus 2026, Pramono: Harus jadi Rumah Sakit Internasional

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa pihaknya telah mengalokasi dana untuk pembangunan RS tersebut.

Metropolitan

Gubernur Pramono Gandeng Swasta Siapkan Pembangunan WtE, Sulap Sampah di Jakarta jadi Listrik di 3 Lokasi Ini

Proyek WtE ini dipersiapkan Pramono Anung di tiga lokasi di Jakarta yaitu Sunter, Tanjungan, dan Bantargebang.