Masih Sepi Peminat di Indonesia, Ternyata Ini Akar Masalah Struktural Perbankan Syariah

Perbankan Syariah. (Sumber: Gemini AI)

Perbankan Syariah. (Sumber: Gemini AI)

Poin Penting
  • Pasar bank syariah RI macet 7,6% karena beban sejarah operasional yang mendahului lahirnya regulasi UU dan fatwa.

  • Maybank sebut belum ada sokongan top-down pemerintah seperti wajibkan BUMN/kementerian pakai layanan syariah.

  • Literasi masih rendah, sentimen negatif kaum anti-riba, dan aturan wajib spin-off ikut hambat laju ekosistem.

AYOJAKARTA.COM - Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, jumlahnya mencapai sekitar 242 juta jiwa atau 87% dari total penduduk.

Namun, pangsa pasar (market share) perbankan syariah nasional saat ini masih tertahan di angka 7,6%.

Padahal, potensi ekonomi syariah global Indonesia berada di peringkat ke-3. Mengapa terjadi kesenjangan yang begitu besar?

Sejarah Regulasi yang Terlambat

Masalah utama perbankan syariah di Indonesia berakar dari sisi struktural dan sejarahnya.

Industri ini tumbuh dengan cara yang unik namun menantang. Bank syariah pertama, Bank Muamalat, mulai beroperasi pada tahun 1992.

Namun, landasan hukum berupa Undang-Undang perbankan syariah baru lahir enam tahun kemudian melalui UU No. 10/1998.

"Sebagai contoh yang cukup mencengangkan, Bank Muamalat beroperasi tahun 1992, namun fatwa produk sebagai landasan operasional baru ada tahun 2000. Bank Muamalat lahir 1992, tapi UU yang mengatur bank syariah lahir 1998," ungkap M Faisal Muchtar, Head of Sharia Advisory & Assurance Maybank Indonesia kepada AYOJAKARTA.COM.

Kesenjangan waktu ini sangat krusial bagi fondasi industri. Bahkan, fatwa produk sebagai landasan operasional resmi baru tersedia pada tahun 2000.

Artinya, industri ini sudah berjalan selama delapan tahun sebelum memiliki landasan fatwa yang jelas.

Kondisi operasional yang mendahului regulasi resmi inilah yang menjadi salah satu beban struktural hingga sekarang.

Minimnya Dukungan Top-Down

Hingga saat ini, perkembangan perbankan syariah lebih banyak didorong oleh pasar (market driven).

Belum ada keberpihakan yang sangat serius dari pemerintah untuk mendorong industri ini dari atas.

"Hingga saat ini belum ada keberpihakan yang serius dari pemerintah untuk perbankan syariah, apalagi untuk lembaga keuangan non-bank. Ibaratnya bisnya sudah bagus, layanannya maksimal, tapi penumpangnya tidak banyak," ujar Faisal.

Menurutnya, jika pemerintah mewajibkan kementerian dan BUMN besar bertransaksi di bank syariah, aset industri ini akan melejit dengan sangat cepat.

"Jika pemerintah berniat menjadikan industri syariah sebagai tren. Padahal kita sudah punya KNEKS juga. Katakanlah 10 kementerian dan BUMN besar wajib bertransaksi di perbankan syariah, wah itu aset perbankan syariah bisa dibayangkan melejit," tambahnya.

Tantangan Literasi dan Kelompok Masyarakat

Rendahnya literasi keuangan syariah juga menjadi penghambat besar. Banyak masyarakat belum menyadari bahwa produk syariah sebenarnya sangat kompetitif.

Bank syariah menawarkan keunggulan unik seperti pembiayaan haji, investasi emas, hingga skema Ijarah Muntahiya Bittamlik (IMBT) yang tidak dimiliki bank konvensional.

Selain literasi, terdapat tantangan dari kelompok masyarakat anti riba.

"Kelompok ini melahirkan pemahaman yang negatif terhadap praktik perbankan syariah, bahkan cenderung tidak menerima fatwa Dewan Syariah Nasional. Padahal DSN sebagai lembaga penerbit fatwa diatur dalam UU P2SK," jelas Faisal.

Akibatnya, mereka cenderung menolak fatwa Dewan Syariah Nasional (DSN), padahal DSN adalah lembaga resmi yang diatur dalam undang-undang.

Regulasi yang Kontraproduktif

Beberapa kebijakan pemerintah juga dinilai kontraproduktif bagi pertumbuhan. Salah satunya adalah kewajiban spin-off atau pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS) dari bank induknya.

"Adanya undang-undang dan pemerintah yang kontraproduktif, seperti kewajiban spin-off semua UUS 15 tahun setelah UU No 21/2008 berlaku," pungkasnya.

Aturan ini dianggap memberikan beban tambahan bagi bank yang ingin mengembangkan layanan syariah secara efisien di tengah persaingan global yang ketat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

News 12 Jun 2026, 15:16 WIB

Demo Jakarta: Mahasiswa BEM UI Tertahan di Semanggi, Aparat Keamanan Hadang Massa ke Bundaran HI

Pihak aparat keamanan menghadang massa dari Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia atau BEM UI yang akan melakukan aksi unjuk rasa di Bundaran HI pada Jumat, 12 Juni 2026.

Metropolitan 12 Jun 2026, 15:03 WIB

Jakarta Gelap Gulita Besok Malam! Catat Jadwal dan Titik Pemadaman Lampu Serentak 13 Juni 2026

Sambut Hari Lingkungan Hidup, Pemprov DKI gelar aksi padam lampu serentak di 5 wilayah Jakarta pada Sabtu, 13 Juni 2026 pukul 20.30-21.30 WIB. Yuk, matikan lampu 1 jam untuk hemat energi.

News 12 Jun 2026, 14:50 WIB

Viral! Pantauan CCTV Kawasan Bundaran HI Tidak Bisa Diakses, Warganet: Stay Safe Teman-teman...

Ramai di media sosial, pantauan CCTV di sekitar Bundaran HI tempat aksi unjuk rasa mahasiswa pada Jumat, 12 Juni 2026 tidak bisa diakses.

News 12 Jun 2026, 14:11 WIB

Penting! Antisipasi Macet Demo Bundaran HI, Seluruh KA Stasiun Gambir Berhenti di Jatinegara

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memberlakukan kebijakan pemberhentian tambahan di Stasiun Jatinegara

Metropolitan 12 Jun 2026, 13:45 WIB

Di Tengah Rencana Tarif Baru Transjabodetabek, Pramono Buka Peluang Tambah Golongan Penerima Transportasi Gratis

Pramono Anung juga mengatakan pihaknya membuka peluang untuk menambah golongan penerima transum gratis.

Ekonomi 12 Jun 2026, 12:56 WIB

Masih Sepi Peminat di Indonesia, Ternyata Ini Akar Masalah Struktural Perbankan Syariah

Pangsa pasar bank syariah RI tertahan 7,6% meski populasi Muslim terbesar. Maybank ungkap keterlambatan regulasi sejarah, minim dukungan top-down pemerintah, literasi rendah, serta kewajiban spin-off

Metropolitan 12 Jun 2026, 12:42 WIB

Aksi Penyampaian Pendapat Hari Ini, 500 Personel Satpol PP DKI Jakarta Disiagakan

Pengerahan personel Satpol PP dilakukan sebagai langkah antisipasi guna menjaga ketertiban dan keamanan selama aksi unjuk rasa berlangsung.

News 12 Jun 2026, 11:56 WIB

Dugaan Korupsi Layanan Notifikasi Perbankan BRI Naik ke Penyidikan, Kerugian Negara Ditaksir Hampir Rp2 Triliun

Dugaan penyimpangan ini menjadi perhatian karena potensi kerugian negara yang ditimbulkan disebut-sebut mencapai hampir Rp2 triliun.

Gadget 12 Jun 2026, 11:09 WIB

Motorola Moto G Max Resmi Rilis, Pakai Standar Militer yang Tahan Banting dan Kamera 200 MP

Motorola rilis Moto G Max (rebrand Moto G87) berlayar AMOLED 5000 nits & kamera 200 MP OIS. Ponsel tangguh standar militer IP69 ini ditenagai Dimensity 6400, Android 16, dan baterai 5.200mAh.

Nasional 12 Jun 2026, 11:01 WIB

Siap Meluncur Bulan Depan, Hasil Uji BBM B50 Tunjukkan Hasil Sesuai Target Sebelum Tahap Finalisasi

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mengatakan bahwa saat ini pemerintah tengah merampungan tahap akhir pengujian teknis.

Metropolitan 12 Jun 2026, 10:17 WIB

Soal Tarif Baru Transjabodetabek, Pramono Anung: Tidak Semuanya akan Mengalami Kenaikan!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa tidak semua layanan Transjabodetabek akan mengalami kenaikan tarif.

Gadget 12 Jun 2026, 09:56 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 & 8 Ultra, Bawa Gemini Intelligence dan Kamera 200 MP Setara S26 Ultra

Samsung siapkan Galaxy Z Fold 8 & 8 Ultra dengan bodi lebih ringan dan layar 10% lebih tajam. Ponsel lipat ini andalkan Gemini Intelligence AI, Android Halo, serta kamera 200 MP sekelas S26 Ultra.

Metropolitan 12 Jun 2026, 09:53 WIB

Ingin ke Jakarta Fair Kemayoran 2026? Ini 3 Rute Transjakarta yang Langsung Menuju JIExpo Kemayoran

Kehadiran layanan ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum.

Bisnis 12 Jun 2026, 09:33 WIB

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Sukses Jalankan Program Urban Farming Zero Waste

Pertamina Patra Niaga JBB kembangkan Kebun Gizi Rawajaya di Pondok Kopi. Sulap lahan RPTRA jadi urban farming sirkular pengasil Boncara.

Jakarta Pusat 12 Jun 2026, 06:57 WIB

Groundbreaking Proyek Jembatan Cincin Donat Dukuh Atas akan Dilakukan pada 22 Juni 2026, Bertepatan dengan HUT ke 499 Kota Jakarta

Gubernur Pramono Anung menargetkan groundbreaking proyek tersebut akan dilakukan tepat pada HUT ke 499 Kota Jakarta yang jatuh pada 22 Juni 2026.

Nasional 12 Jun 2026, 06:43 WIB

3 Proyek PSEL Resmi Ditetapkan Sebagai PSN, akan Jadi Tonggak Penting Pengembangan Waste-to-Energy di Indonesia

Tiga proyek PSEL tersebut berlokasi di Bekasi, Bogor Raya, dan Denpasar.

Jakarta Utara 12 Jun 2026, 06:27 WIB

Sambut HUT ke 499 Kota Jakarta, Dukcapil Jakarta Utara Gelar Nikah Massal GRATIS, Simak Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Program ini diberikan secara MUDAH DAN GRATIS demi memberikan kepastian hukum serta legalitas dokumen pernikahan warga.

Metropolitan 12 Jun 2026, 06:15 WIB

Demo BEM UI di Bundaran HI Hari Ini Jam 10.00 WIB, Sampaikan 5 Tuntutan, Hindari Titik Lokasi Berikut Agar Terhindar dari Kepadatan Lalu Lintas

Aksi penyampaian pendapat yang rencananya diikuti oleh 1.500 massa itu akan dimulai pukul 10.00 WIB.

Metropolitan 12 Jun 2026, 05:57 WIB

Jakarta Fair Kemayoran 2026 Resmi Dibuka, Bidik 6 Juta Pengunjung dan Transaksi Rp8 Triliun

Gubernur Pramono, optimis penyelenggaraan Jakarta Fair tahun ini mampu menarik hingga 6 juta pengunjung dan transaksi tembus Rp8 miliar.

News 11 Jun 2026, 23:07 WIB

Sudah 1,5 Tahun Berjalan, Kepala BGN Nanik S Deyang akan Lakukan Penataan Ulang Kategori Penerima MBG, Siswa Elite Tak Masuk!

Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi memulai penataan ulang kategori penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG).