JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sedikitnya 285 hewan liar yang mengganggu kenyamanan warga sudah dievakuasi sejak awal tahun hingga kini.
Kepala Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Selatan, Helbert Plider Lumban Gaol, mengatakan, hewan-hewan itu terdiri dari 130 ular, 100 biawak dan 55 sarang tawon.
"Ini berdasarkan data terakhir pada 26 April," ujarnya, Selasa (28/4/2020).
Helbert menjelaskan, permintaan evakuasi hewan liar paling banyak berasal dari wilayah Kecamatan Pesanggrahan, dengan jumlah 79 laporan. Sedangkan wilayah yang paling sedikit meminta evakuasi hewan liar adalah Kecamatan Setiabudi, dengan jumlah 12 laporan.
"Biasanya kami kerahkan 3 hingga 5 personel saat mengevakuasi hewan liar. Aksi penyelamatan dilakukan agar warga merasa nyaman," terang Helbert.

Share this article
Permintaan evakuasi hewan liar paling banyak berasal dari wilayah Kecamatan Pesanggrahan.