JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan bersikap tegas bagi warga perantau yang ingin pulang kampung di tengah pandemi Covid-19.
Larangan untuk pulang kampung sebenarnya sudah berulang disampaikan kepada warga, namun tak digubris.
AYO BACA : 61 Tenaga Medis di Jakarta Positif Covid-19
"Kami meminta kepada seluruh masyarakat Jakarta untuk tidak meninggalkan Jakarta ke luar. Khususnya ke kampung halaman. Pesan ini sesungguhnya sudah disampaikan berkali-kali. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa bapak ibu saudara sekalian sehat," kata Anies di Gedung Balai Kota, Jakarta Selatan, Sabtu (28/3/2020).
Anies pun memastikan bagi masyarakat Jakarta, bahwa Pemprov DKI Jakarta siap melayani dalam pelayanan kesehatan.
AYO BACA : BUMN dan Swasta Kompak Batalkan Mudik Gratis 2020
"Bila membutuhkan pelayanan kesehatan, kami bisa memberikan bantuan," ucap Anies.
Anies pun tak menampik dengan jumlah kasus pasien positif corona yang memang terus bertambah. Namun, bila masyarakat tetap di Jakarta dan tak pulang ke kampung halaman Pemprov DKI masih dapat membantu pelayanan kesehatan di Jakarta.
"Karena bagaimanapun juga, fasilitas kesehatan yang ada di Jakarta meskipun terbatas dibandingkan jumlah kasus yang harus dihadapi, tapi relatif lebih tersedia (dibandingkan di daerah kampung halaman)," ungkap Anies
Anies pun kembali menegaskan kepada semua warga Jakarta agar menunda untuk pulang kampung. Langkah ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran virus pandemi Covid-19.
"Jadi saya berharap kepada semuanya ambil sikap bertanggung jawab dengan tetap tinggal di Jakarta dan jangan pulang kampung apalagi bila yang bersangkutan berstatus sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP)," kata dia.

Share this article
Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan bersikap tegas bagi warga perantau yang ingin pulang kampung di tengah pandemi Covid-19.