PASAR REBO, AYOJAKARTA.COM -- Masih banyak warga Jakarta terdampak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) imbas pandemi virus corona yang belum menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Apen (31), salah satunya, pekerja bangunan yang tinggal di wilayah Kelurahan Gedong, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Ia mengaku sudah kehabisan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Apalagi di tengah pandemi ini sulit mendapat proyek.
"Hingga saat ini saya belum terima bantuan, padahal sudah didata seminggu lalu, saya bingung, uang sudah habis, cari proyek susah di situasi saat ini," tutur Apen saat ditemui Ayojakarta, Selasa (21/4/2020).
Hal senada dikeluhkan Annisa (28), pembantu rumah tangga harian yang berdomisili di wilayah RT 003/010, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Annisa juga mengaku sudah didata tapi hingga kini bantuan belum jua diterimanya bagi dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta maupun pemerintah pusat.
"Iya sudah ada pendataan, namun hingga saat ini belum dapat, saya sangat membutuhkan bantuannya," ujarnya.
Sementara itu, Pemprov DKI Jakarta memastikan distribusi bansos kepada masyarakat rentan miskin di wilayahnya masih terus berjalan.
Penyaluran bansos dilakukan dengan metode pengantaran hingga ke pintu rumah penerima mulai dari 9 hingga 24 April 2020.
"Bantuan sosial yang didistribusikan tersebut langsung diantar ke rumah warga. Sehingga, tidak ada warga yang berkumpul untuk mengambil bantuan, agar meminimalisir potensi penularan COVID-19," ujar Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 DKI Jakarta, Catur Laswanto.

Share this article
Annisa (28), pembantu rumah tangga harian yang berdomisili di wilayah RT 003/010, Kelurahan Baru, Kecamatan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Annisa juga mengaku sudah didata tapi hingga kini bantuan belum jua diterimanya.