AYOJAKARTA.COM - Proyek pengembangan LRT Jakarta Fase 1B rute Velodrome–Manggarai resmi memasuki tahap uji coba atau rangkaian testing and commissioning (T&C).
Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh aspek teknis, keselamatan, dan operasional telah memenuhi standar sebelum nantinya dibuka untuk masyarakat umum.
Tahap uji coba ini dilakukan oleh PT Jakarta Propertindo (Jakpro) pada Kamis (30/4).
Uji coba pertama ini dilakukan pada segmen jalur lintasan yang menghubungkan Stasiun Velodrome menuju Stasiun Pasar Pramuka sejauh 3,6 kilometer.

Disampaikan oleh Direktur Utama (Dirut) PT Jakpro, Iwan Takwin, tahap uji coba ini menjadi salah satu tahapan yang penting dalam proses percepatan pembangunan infrastruktur transportasi publik modern di ibu kota.
“Tahapan T&C ini kami lakukan secara mendetail untuk memastikan seluruh aspek teknis LRT Jakarta Fase 1B benar-benar siap dan aman untuk nantinya digunakan masyarakat dalam mobilitas sehari-hari,” ujar Iwan dalam keterangan resminya.
Uji coba ini mencakup berbagai elemen penting, yakni pengujian sistematis dan terstruktur terhadap seluruh komponen dan subsistem sebelum operasional komersial dimulai.
Mulai dari jalur, persinyalan, kelistrikan, komunikasi, hingga integrasi operasional.

Lebih lanjut, Iwan menyampaikan bahwa LRT Jakarta Fase 1B ini nantinya diproyeksikan mampu mengangkut puluhan ribu penumpang setiap hari dan berkontribusi langsung terhadap pengurangan kepadatan lalu lintas.
Kehadiran kehadiran koridor baru ini diharapkan dapat memperkuat konektivitas antar wilayah dan integrasi transportasi publik di Jakarta.***

Share this article
Uji coba pertama ini dilakukan pada segmen jalur lintasan yang menghubungkan Stasiun Velodrome menuju Stasiun Pasar Pramuka sejauh 3,6 kilometer.