AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menanggapi soal harga bahan bakar minyak ( BBM ), terutama jenis Pertamax dan Pertamax Green yang naik sejak Rabu (10/6).
Diketahui, harga BBM Pertamax (RON 92) saat ini naik menjadi Rp16.250 per liter dari Rp12.300 per liter.
Sedangkan harga Pertamax Green (RON 95) Rp17 ribu per liter dari Rp12.900 per liter.
Pramono menilai, hal ini justru bisa menjadi momentum untuk mendorong masyarakat lebih banyak memanfaatkan transportasi umum dalam aktivitas sehari-hari.

Menurut Pramono, meningkatnya biaya penggunaan kendaraan pribadi berpotensi membuat masyarakat mulai mempertimbangkan moda transportasi publik yang dinilai lebih efisien dan ekonomis.
Terlebih, saat ini Jakarta telah memiliki jaringan transportasi yang semakin terintegrasi dan menjangkau berbagai wilayah.
"(Kenaikan BBM) Maka peluang orang untuk naik transportasi umum juga makin besar,” ujar Pramono.
Pramono mengatakan pemerintah daerah terus berupaya membangun sistem transportasi umum yang nyaman, mudah diakses, serta mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam bepergian.

Ia lantas menginformasi, tingkat konektivitas transportasi publik di Jakarta telah mencapai sekitar 93 persen.
Hal ini tentu sebuah capaian yang jadi fondasi penting dalam mendorong masyarakat untuk beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan massal.
Namun, persentase pengguna transportasi umum di Jakarta saat ini masih di bawah 30 persen.
Oleh sebab itu, Pemprov DKI terus menyiapkan berbagai kebijakan untuk meningkatkan minat masyarakat menggunakan transportasi publik.

Salah satunya dengan program transportasi gratis untuk 15 golongan masyarakat.
Beragam moda transportasi pun tersedia di ibu kota mulai dari MRT Jakarta, LRT Jakarta, Transjakarta, Transjabodetabek, JakLingko, hingga layanan transportasi pendukung lainnya.***

Share this article
Pramono menilai meningkatnya biaya penggunaan kendaraan pribadi berpotensi membuat masyarakat mulai mempertimbangkan moda transportasi publik.