Indikator Cuaca Jakarta

Yopi Ilhamsyah

Yopi Ilhamsyah

MUSIM penghujan di Jakarta dilaporkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) berlangsung hingga Maret. 

Cuaca situasional jauh di atas normal sebagai implikasi perubahan iklim, berakibat banjir pada tahun baru. 

Bagaimana mengetahui kondisi cuaca dan iklim di Indonesia, khususnya Jakarta? Penulis mencoba mengulasnya. 

Cuaca merupakan kondisi udara yang kita rasakan saat ini sementara iklim adalah rataan cuaca. Unsur-unsur cuaca yaitu suhu, kelembapan, tekanan, angin dan hujan. Kondisi udara tersebut masing-masing diukur menggunakan termometer, higrometer, barometer, anemometer, penakar hujan dan panci evaporasi. 

Biasanya alat-alat ini ditempatkan pada satu lokasi, disebut taman cuaca. Taman cuaca ini dikelola oleh pengamat cuaca yang bernaung dalam sebuah lembaga (di Indonesia, BMKG), selanjutnya dikenal stasiun cuaca.
 
Stasiun cuaca ini mengukur kondisi udara setiap jam sementara curah hujan diukur dari jam 07.00 pagi hingga jam 07.00 pagi keesokan harinya.

Untuk mengetahui kondisi iklim di suatu daerah, kondisi cuaca ini diamati hingga 30 tahun. Kenapa demikian? Hal ini untuk meminimalkan keragaman iklim atau sering dikenal dengan variabilitas iklim yang ditimbulkan oleh pengaruh iklim global, seperti El Nino dan La Nina. Kondisi udara selama 30 tahun ini disebut kondisi normal iklim.

Salah satu unsur cuaca yang memiliki variabilitas tinggi di Indonesia adalah hujan. Dalam kondisi normal, Indonesia memiliki tiga pola hujan yaitu monsunal, ekuatorial dan lokal. Monsunal dikenal dengan pola huruf V di mana musim hujan dan kering-nya jelas. Musim hujan berlangsung Januari-Februari sementara kemarau pada Juli-Agustus. Pola monsunal berlaku di Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat. Hujan ekuatorial berpola huruf M dengan dua puncak hujan yaitu Mei dan November berlangsung di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi. Hujan lokal berpola huruf V terbalik dengan puncak hujan pada Juli-Agustus di Maluku.

Jakarta berpola monsunal dengan masing-masing curah hujan pada Desember, Januari, Februari dan Maret sebesar 230, 460, 260 dan 250 milimeter (mm) berdasarkan data BMKG selama 30 tahun.

Jadi, saat Jakarta menerima hujan mencapai 377 mm dalam satu hari, tentu saja banjir karena satu bulan saja hanya 460 mm sementara kejadian banjir lalu bernilai 377 mm hanya satu hari. Nilai 1 mm air hujan yang turun di Jakarta timur yang memiliki luas 188 km persegi sebanding dengan 188 juta liter air. Kalau 377 mm guyuran hujan, artinya ada sebanyak 71 miliar liter air di daratan timur Jakarta! Sebuah volume air yang masif di urban timur yang ramai. 

BMKG merilis prediksi bahwa hujan dengan intensitas 100 hingga 200 mm masih mengguyur Jakarta hingga dua pekan ke depan. Dengan merujuk data historis di mana curah hujan bulanan Februari berkisar 260 mm, dapat diperkirakan bahwa volume air cukup besar akan tumpah di daratan Jakarta, berpotensi banjir!

Bagaimana BMKG memprediksi nilai curah hujan tersebut. Dengan basis data historis rentang waktu 30 tahun didukung data tekanan untuk mengetahui pergerakan angin yang membawa massa air, kita dapat memproduksi prakiraan melalui pendekatan deterministik berbasis numerik ataupun mekanistik berbasis statistik.

Untuk yang sederhana, kita dapat mengetahui apakah hari ini hujan atau tidak adalah dengan mengetahui kelembaban udara lewat higrometer di pagi hari. Jika nilai kelembaban nisbi 80-90 persen, berarti hujan akan turun. Cara lain adalah dengan mengukur suhu titik embun lewat termometer bola basah di pagi hari. Jika suhu titik embun mendekati suhu udara aktual, ini menandakan udara sedang lembab dan sebentar lagi turun hujan. Bisa juga dengan merasakan perubahan udara, jika udara di malam hari terasa gerah dan panas, keesokan harinya akan turun hujan. 

Definisi perubahan iklim menyebutkan bahwa disrupsi tersebut terjadi karena faktor antropogenik (ulah manusia). Kita lihat Jakarta yang telah menjelma menjadi kota kosmopolitan bahkan megapolitan. Udaranya panas. Salah satu generator berubahnya iklim global adalah suhu yang memanas secara menyeluruh. 

Pemanasan ini mendorong massa udara bergerak cepat ke angkasa, menumbuhkan awan Kumulonimbus di atas Jakarta. Saat hujan turun dengan derasnya, berdampak munculnya genangan di mana-mana.

Untuk mengurangi panas sekaligus meminimalisir dampak perubahan iklim, kita butuh tanaman. Oleh karenanya Jakarta membutuhkan lebih banyak kawasan hijau.

Yopi Ilhamsyah
Peneliti Post-Doktoral Klimatologi Terapan IPB

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 13 Jun 2026, 16:32 WIB

Catat Ya! Kriteria Pengunjung Jakarta Fair 2026 Ini Gratis, Ada TNI/Polri, Lansia hingga Anak-anak

Ajang pameran dan hiburan terbesar, Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026, telah resmi dimulai sejak 11 Juni hingga 12 Juli mendatang.

Khazanah 13 Jun 2026, 12:51 WIB

Sambut Tahun Baru Islam, Pemprov DKI Jakarta Gelar Festival Muharram 1448 H 14-15 Juni 2026

Festival ini sebagai rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 2026 yang akan digelar di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan.

Jakarta Utara 13 Jun 2026, 12:22 WIB

Cuaca Memburuk dan Diduga Kelebihan Muatan, 26 Penumpang dan 3 Awak KM Sumber Makmur Dievakuasi ke Pulau Panggang

KM Sumber Makmur sempat mengalami kendala saat berlayar di perairan Kelurahan Pulau Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Sabtu (13/6) pagi.

Metropolitan 13 Jun 2026, 10:33 WIB

Ramai Keluhan CCTV di Kawasan Bundaran HI Tak Bisa Diakses, Pemprov DKI Sebut Gangguan Ada di Situs Pihak Ketiga

Penegasan ini disampaikan menyusul beredarnya informasi mengenai beberapa titik CCTV di kawasan Bundaran HI yang disebut tidak dapat diakses publik.

Metropolitan 13 Jun 2026, 10:21 WIB

45 Ribu Pelari Ramaikan BTN Jakarta International Marathon 2026, Pramono: Nikmati dan Bergembiralah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara langsung melepas peserta kategori 5K dan 10K dari kawasan Parkir Timur GBK.

Jakarta Pusat 13 Jun 2026, 08:41 WIB

Segera Terintegrasi KRL, Stasiun Gambir Disiapkan Jadi Simpul Transportasi Modern

Transformasi Stasiun Gambir ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat konektivitas transportasi publik di Ibu Kota.

Jakarta Utara 13 Jun 2026, 07:06 WIB

Siap-siap! Stasiun JIS Siap Layanan Penumpang Bulan Juni Ini

Kehadiran stasiun baru ini diharapkan semakin memudahkan mobilitas masyarakat, khususnya menuju kawasan JIS dan wilayah Jakarta Utara.

Metropolitan 13 Jun 2026, 06:36 WIB

Besok, CFD Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said Ditiadakan, Ada Jakarta International Marathon 2026

Peniadaan CFD ini dilakukan untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan ajang olahraga berskala internasional tersebut.

Metropolitan 13 Jun 2026, 06:17 WIB

Malam Ini! Pemprov DKI Jakarta Gelar Aksi Hemat Energi Ajak Warga Padamkan Lampu Selama 1 Jam Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 sekaligus upaya nyata mengurangi emisi karbon di Ibu Kota.

Jakarta Selatan 13 Jun 2026, 06:06 WIB

Penataan Kawasan Unggulan Pela Mampang Sukses Ubah Lahan Kumuh Jadi Ruang Hijau, Siap jadi Ketahanan Pangan Warga

Sebuah area yang sebelumnya dikenal kumuh akibat aktivitas pedagang kaki lima dan parkir liar kini bertransformasi menjadi ruang terbuka hijau.

Metropolitan 13 Jun 2026, 05:35 WIB

Ada Jakarta Internasional Marathon 2026, Berikut Jam Operasional MRT Jakarta yang Akan Dimulai Lebih Awal, Catat Jamnya

PT MRT Jakarta turut mendukung kegiatan Jakarta Internasional Marathon 2026 yang digelar pada 13-14 Juni 2026.

News 12 Jun 2026, 23:17 WIB

Atas Nama Pemerintah, Seskab Teddy Jelaskan Alasan Penyesuaian Harga Pertamax, Begini...

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa penyesuaian ini tidak terhindarkan karena status Pertamax sebagai produk non-subsidi.

Jakarta Pusat 12 Jun 2026, 23:12 WIB

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin Jenguk Bocah Korban Bullying hingga Tersetrum di Taman Kramat Pulo!

Ramai viral kasus bullying bocah oleh remaja hingga tersetrum, Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin bersama jajarannya, diketahui membesuk korban di kediamannya pada Jumat, 12 Juni 2026.

Nasional 12 Jun 2026, 22:38 WIB

Seleksi Terbuka JPT Kemenag 2026 Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Jadwalnya

Kemenag membuka seleksi terbuka enam jabatan Eselon II. Pendaftaran berlangsung hingga 26 Juni 2026 secara online.

Metropolitan 12 Jun 2026, 22:10 WIB

Pramono Anung Soal Aksi Unjuk Rasa BEM UI: Penyampaian Dipersilahkan Asal Tidak Merusak Fasilitas Publik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung buka suara terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa pada Jumat, 12 Juni 2026.

Nasional 12 Jun 2026, 21:25 WIB

Instagram Down Hari Ini, Kenapa Story dan DM Tidak Bisa Diakses?

Layanan Instagram global gangguan pada Jumat, 12 Juni 2026. Downdetector mencatat ribuan laporan; masalah utama berupa unggahan Story macet 95% dan DM eror, namun pihak Meta belum rilis konfirmasi.

Internasional 12 Jun 2026, 19:32 WIB

Berkaca dari Vietnam, Apa Saja Model Kendaraan yang Tidak Kompatibel dengan Bensin E10?

Bensin E10 tidak cocok untuk mesin tua/karburator (seperti mobil Mercedes lama, motor Yamaha pre-2017, Honda Click 2008) karena risiko endapan dan pemisahan air, sehingga butuh kontrol kualitas ketat.

Bisnis 12 Jun 2026, 19:16 WIB

Panduan Memilih Asuransi Mobil All Risk Terpercaya

Simak panduan memilih asuransi mobil all risk terpercaya dengan memperhatikan premi, klaim, reputasi, dan bengkel.

Metropolitan 12 Jun 2026, 18:40 WIB

Besok 1 Jam Saja! Pemprov DKI Lakukan Aksi Pemadaman Lampu di 6 Titik Wilayah Mulai Pukul 20.30 WIB

Salah satu upaya untuk hemat energi dan pengurangan emisi karbon dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemprov DKI lakukan aksi pemadaman lampu di sejumlah titik ibu kota pada Sabtu (13/6).

Metropolitan 12 Jun 2026, 18:10 WIB

Demo Mahasiswa di Kawasan Bundaran HI Kritik Pemerintahan Prabowo-Gibran, 5 Rute Transjakarta Alami Penyesuaian

Kritik pemerintahan Prabowo-Gibran dengan 5 tuntutan, aksi unjuk rasa mahasiswa yang berlangsung di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026).