AYOJAKARTA.COM - Tangis pilu ibunda Ken Admiral korban penganiayaan anak mantan perwira Polda Sumut Achiruddin Hasibuan kala menceritakan kronologi kekerasan yang dilakukan Aditya Hasibuan.
Seperti dikutip dari suara.com, Elvi Indri menyebutkan bahwa sang anak bukan hanya mengalami kekerasan pukulan secara fisik namun diludahi hingga dibenturkan ke aspal jalan.
"Dihajar tanpa ampun, diludahin, dipijak-pijak kepalanya, ditendang, diantukkan ke aspal," jelasnya seperti yang dibagikan oleh Dida Safay kakak dari korban penganiayaan.
Lebih mengejutkan, Achiruddin Hasibuan yang kala itu masih berpangkat perwira Polisi tersebut membiarkan perilaku tidak terpuji yang dilakukan sang anak.
Bahkan, agar terlihat seperti melakukan tindakan yang baik ia pun sempat memvideokan dirinya seperti sedang menasihati korban.
"Jadi, anak saya sama kawannya masuk ke dalam rumah pak Achirrudin. Tapi, pak Achirrudin menyuruh seseorang mengambil video. Di situ terlihat seolah-olah pak Achirrudin menasehati anaknya, menasehati anak saya kenapa harus berantem gini," lanjutnya
Faktanya, usai kasus penganiayaan terjadi korban disuruh masuk ke rumah dengan ditodong pistol.
Baca Juga: Pengumuman Jadwal Pencairan PKH dan BPNT Tahap 2 2023, Akan Segera Cair?
"Sesudah itu, pak Achirrudin arahkan anak saya sama kawan-kawannya masuk ke dalam rumah dulu tapi senjata dari beberapa meter diarahkan," ujarnya
Setelah itu dalam kondisi tak berdaya dan berlumuran darah, Achiruddin pun mengajak korban untuk menyantap nasi goreng.
Padahal menurut kesaksian korban, Ken Admiral sudah dalam kondisi kunang-kunang.
"Mah, Ken sumpel pakai satu tisu tapi darah keluar terus. Sementara, pak Achirrudin kasih nasehat terus. Padahal mata Ken udah kunang-kunang,"
Achiruddin pun sempat memberikan sejumlah uang senilai Rp1 juta untuk mengajak damai dengan dalih biaya pengobatan kepada Ken Admiral.***

Share this article
Tangis pilu ibunda Ken Admiral korban penganiayaan anak mantan perwira Polda Sumut Achiruddin Hasibuan, ceritakan skenario dan kronologi