4 Kejanggalan TKP Tewasnya Brigadir J yang Terendus Insting Penyidik dari Awal Namun Tidak Diungkap

- Minggu, 4 Desember 2022 | 17:28 WIB
AKP Rifaizal Samual, Kanit 1 Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang menjadi penyidik awal kepolisian kasus kematian Brigadir J. (YouTube.com/tvOneNews)
AKP Rifaizal Samual, Kanit 1 Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang menjadi penyidik awal kepolisian kasus kematian Brigadir J. (YouTube.com/tvOneNews)

AYOJAKARTA.COM – Rekaman CCTV di komplek Polri Duren Tiga, Jakarta diputar dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J alias Yosua dengan terdakwa Richard Eliezer.

Dalam video rekaman tersebut terlihat Brigadir J ketika saat masih hidup hingga detik-detik ketika penembakan terjadi.

Penyidik awal kepolisian yang menyelidiki TKP pembunuhan Brigadir J memiliki insting ada sesuatu yang disembunyikan dari kejanggalan yang ia lihat di TKP.

Baca Juga: Terpopuler! Krishna Murti Beberkan Motif Sebenarnya Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J, Begini Faktanya

Adalah AKP Rifaizal Samual, Kanit 1 Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan yang menjadi penyidik awal kepolisian tersebut.

Kejanggalan pertama yang baru diungkap penyidik adalah tidak ditemukannya ponsel dan dompet milik korban, Yosua.

“Yang pertama kami tidak menemukan Handphone almarhum,” kata Rifaizal.

“Seperti yang pernah kami sampaikan pada sidang sebelumnya, saya mengarahkan Aiptu Sulap dan Bripka Danu untuk mengecek sakunya apakah ada handphone, katanya tidak. Coba cek ada dompetnya nggak, terkait masalah identitas, tidak ada juga yang mulia,” kata Rifaizal.

Baca Juga: CEK FAKTA : Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J Dibongkar Krishna Murti, Bukan Pelecehan?

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X