AYOJAKARTA.COM – Pertandingan final SEA Games 2023 di Kamboja berlangsung dengan sangat sengit antara Timnas Indonesia dan Timnas Thailand.
Timnas yang unggul 2-1 berhasil disusul oleh Timnas Thailand menjadi 2-2 di akhir pertandingan babak ke-2 final SEA Games 2023.
Akibatnya, diperlukan babak tambahan untuk bisa menentukan pemenang, pertandingan Timnas Indonesia dan Thailand pada babak ini menjadi semakin panas.
Sebelum akhirnya Indonesia memenangkan pertandingan dengan skor 5-2, terjadi baku hantam antara para pemain hingga staff.
Baca Juga: Pawai Atlet Pemenang SEA Games Indonesia di Kawasan GBK, 587 Personil Diterjunkan
Melalui pertandingan ini Indonesia berhasil mendapatkan medali emas setelah 32 tahun pada cabang olahraga sepak bola pada SEA Games.
Karena terakhir Indonesia mendapatkan medali emas pada cabor sepak bola adalah pada tahun 1987. Indonesia berhadapan dengan Malaysia pada babak final SEA Games 20 September 1987 dan berhasil menang 1 – 0.
Diketahui, baku hantam terjadi ketika Indonesia berhasil memasukkan gol ketiga pada babak perpanjangan waktu.
“Titik balik permainan berasal dari fakta bahwa kami kebobolan gol ketiga terlalu dini, di awal perpanjangan waktu. Sejujurnya kami masih berpikir tim bisa membalikkan keadaan. Itu karena kami tertinggal 2-0 di babak pertama,” ujar Pelatih Timnas Thailand Issara Sritaro.
“Di perpanjangan waktu kami kalah cepat, mendapat kartu merah lagi, jauh lebih buruk lagi. Perkelahian itu, itu adalah kurangnya kontrol emosional dari anggota kedua tim,” lanjutnya.
Pelatih Timnas Thailand awalna masih optimis bahwa Thailand bisa menyusul skor Indonesia seperti yang dilakukan di babak kedua.
Namun Thailand telah kehilangan banyak pemain akibat kartu merah, pemain yang masih bertahan harus berlari lebih jauh akibatnya kebugarannya menurun.
Pada saat itu para pemain mengetahui bahwa kondisi mereka terancam kalah, akibatnya emosional dari para staf maupun pemain menjadi mudah tersulut. Pelatih Timnas Thailand telah meminta maaf setelah terjadinya baku hantam tersebut.
Akun Twitter @MafiaWasit menyebut, akibat tawuran yang terjadi pada final SEA Games 2023, Manajer Timnas U 22 Thailand memilih untuk mengundurkan diri.
“Buntut tragedi tawuran dengan Tim Indonesia, Yutthana Yimkarun Manajer Timnas U 22 Thailand akhirnya mengundurkan diri. Keren lu Bang,” utas akun @MafiaWasit.
Total kartu merah dalam pertandingan ini adalah 7 dan 14 kartu kuning. Tidak hanya pemain Thailand saja yang menjadi emosional, pemain Indonesia pun sama.***

Share this article
Akibat tawuran yang terjadi pada final SEA Games 2023, Manajer Timnas U 22 Thailand memilih untuk mengundurkan diri.