KOTA BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Pemerintah Kota Bekasi akan menutup sementara perlintasan jalan kereta api di Stasiun Bekasi, tepatnya Jalan Perjuangan mulai Rabu (9/9/2020).
Kepala Bidang Teknik Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indrianto menjelaskan, penutupan jalan tersebut berdasarkan rekomendasi Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan terkait pengerjaan proyek double track di sisi selatan Stasiun Bekasi.
“Iya betul (ada penutupan sementara), dijadwalkan selama 10 hari sampai 19 September 2020,” kata Teguh saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2020).
Saat ini pihaknya tengah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Polres Metro Bekasi Kota mengenai skema rekayasa lalu lintas di lokasi penutupan tersebut.
AYO BACA : Dinas Kesehatan DKI Rekrut 1.174 Tenaga Medis Covid-19, Ini Besaran Insentifnya
“Rencananya ada dua skema yang sedang kami bahas bersama, baiknya seperti apa, ini masih dikoordinasikan,” ujarnya.
Dua skema rekayasa lalu lintas ini adalah menutup secara total lokasi perlintasan itu. Kedua, melakukan sistem buka tutup atau contra flow. Adapun Dishub Kota Bekasi menerjunkan personelnya dalam menjaga ketertiban lalu lintas di sana.
“Kami bagi tiga shift, masing-masih shift 16 orang dan ini kami jaga 24 jam,” kata Teguh.
Sebagai informasi, perlintasan kereta api ini menghubungkan Jalan Raya Perjuangan dan Jalan Ir Haji Juanda dimana kepadatan kendaraan sering terjadi pada jam-jam sibuk.
AYO BACA : Bima Arya Klaim Aturan Jam Malam Efektif Turunkan Angka Corona

Share this article
“Iya betul (ada penutupan sementara), dijadwalkan selama 10 hari sampai 19 September 2020,” kata Teguh saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2020).