AYOJAKARTA.COM - Pemerintah berencana untuk menaikkan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat MinyaKita dalam waktu dekat.
Keputusan ini diambil menyusul kenaikan harga minta sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang akan terjadi dalam satu atau dua minggu ini.
Namun, hingga saat ini pemerintah masih menghitung besaran kenaikan yang akan diberlakukan.
Diketahui, HET MinyaKita saat ini adalah Rp15.700 per liter.

Rencana kenaikan HET MinyaKita telah dibahas dalam rapat koordinasi tingkat menteri bidang pangan pada Kamis (4/6).
Menteri Perdagangan, Budi Santoso, mengatakan pemerintah menyetujui penyesuaian HET MinyaKita setelah mempertimbangkan berbagai faktor.
Terutama soal kenaikan harga bahan baku CPO.
“Menindaklanjuti rapat sebelumnya di kantor Kemenko Pangan, jadi hari ini kita menyepakati akan menaikkan harga eceran tertinggi (HET) untuk MinyaKita,” ujar Budi dalam konferensi pers.
Saat ini, kat Budi, pemerintah masih mencermati pergerakan harga CPO.

Sebab, hal ini akan menjadi faktor utama dalam penentuan harga terbau MinyaKita.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan harga CPO memang sempat mengalami kenaikan cukup tinggi sebelum kembali mengalami koreksi.
Sehingga, pemerintah saat ini belum bisa memutuskan berapa kenaikan HET MinyaKita.
Masyarakat diimbau untuk menunggu keputusam resmi yang nantinya akan disampaikan pemeirntah terkait HET terbaru MinyaKita.***

Share this article
Keputusan ini diambil menyusul kenaikan harga minta sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) yang akan terjadi dalam satu atau dua minggu ini.