KABUPATEN BEKASI, AYOJAKARTA.COM – Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bekasi masih terus terjadi pasca melonjaknya kasus positif dari klaster industri sejak pekan lalu.
AYO BACA : Dua Bapaslon Mendaftar, Pilkada Kota Depok Head to Head
Berdasarkan data yang disajikan website resmi pikokabsi.bekasikab.go.id, Minggu (6/9/2020), kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 6 menjadi total 1325 orang. Dari jumlah itu, 1025 di antaranya sembuh atau bertambah 88 orang, 44 meninggal, 42 dirawat, dan 214 menjalani isolasi mandiri.
AYO BACA : UPDATE COVID-19: 5 Hari Berturut-turut Bertambah di Atas 3 Ribu Kasus, Pekan Depan Tembus 200 Ribu?
Sementara itu, kasus suspek sebanyak 6327 orang dimana 196 di antaranya masih dalam pengawasan. Adapun total kasus probable 55 orang, 12 di antaranya sembuh, 4 dalam pengawasan, dan 40 meninggal dunia. Sedangkan kasus kontak erat yang masih dalam pemantauan berjumlah 219 orang.
Di lihat dari sebaran wilayahnya, penambahan kasus Covid-19 terbanyak berada di Kecamatan Cibitung sebanyak 100 kasus, disusul Babelan 28 kasus, dan Cikarang Utara 25 kasus.
Catatan Redaksi: Jika anda merasakan gejala klinis awal COVID-19 seperti batuk, bersin, demam, dan kesulitan bernapas, untuk memastikannya atau mengetahui informasi yang benar perihal virus ini bisa menghubungi nomor hotline Posko KLB Dinkes DKI, baik melalui sambungan telepon maupun Whatsapp: 081388376955. Sementara, untuk nomor kegawatdaruratan dapat menghubungi 112 atau 119. Bagi masyarakat di luar Jakarta, bisa menghubungi nomor hotline Kementerian Kesehatan RI di 021-5210411 atau nomor 081212123119. Pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) yang efektif adalah rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Hand sanitizer dengan kadar alkohol 70-80 persen adalah alternatif.
AYO BACA : Larangan WNI ke Malaysia, Ini Pandangan Pakar Epidemiologi

Share this article
Berdasarkan data yang disajikan website resmi pikokabsi.bekasikab.go.id, Minggu (6/9/2020), kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 6 menjadi total 1325 orang. Dari jumlah itu, 1025 di antaranya sembuh atau bertambah 88 orang, 44 meninggal, 42 dirawat, dan 214 menjalani isolasi mandiri.