Harga LNG Global Naik 60% Akibat Perang, Ini Beberapa Upaya untuk Perbaikan Kebijakan Harga Gas Nasional

Ilustrasi LNG :Perang antara Iran versus Israel dan Amerika Serikat (AS) telah memberikan dampak signifikan terhadap pasar LNG global. (Foto: Dok ChatGpt)
Ilustrasi LNG :Perang antara Iran versus Israel dan Amerika Serikat (AS) telah memberikan dampak signifikan terhadap pasar LNG global. (Foto: Dok ChatGpt)

AYOJAKARTA.COM-- Perang antara Iran versus Israel dan Amerika Serikat (AS) telah memberikan dampak signifikan terhadap pasar LNG global. Kapasitas volume ekspor LNG mengalami penurunan signifikan akibat kerusakan fasilitas utama LNG, terutama fasilitas gas South Pars di Iran dan fasilitas LNG di Ras Laffan Qatar.

Kerusakan infrastruktur memaksa produsen utama LNG, seperti Qatar Energy memberlakukan force majeure. Mereka harus membatalkan pengiriman sejumlah kargo yang seharusnya dikirim ke Italia. Selain penurunan volume ekspor, dampak lain yang ditimbulkan diantaranya pembatalan kargo jangka panjang, gangguan jalur pelayaran, dan peningkatan harga di pasar spot.

Konflik di wilayah Timur Tengah telah menyebabkan impor LNG Kawasan Asia mengalami penurunan terdalam selama lebih dari tiga tahun terakhir akibat terganggunya rantai pasok.

Direktur Eksekutif Reforminer Institute, Komaidi Notonegoro mengatakan bahwa perang Iran versus Israel/AS telah menyebabkan harga energi, termasuk harga LNG meningkat signifikan. Harga acuan LNG Japan Korea Marker (JKM) tercatat mengalami peningkatan lebih dari 60%.

Pada awal tahun 2026, harga acuan LNG JKM berada pada kisaran US$ 9–11,5/MMBTU, kemudian meningkat sekitar US$ 15–19/MMBTU, bahkan sempat mencapai US$ 22,3/MMBTU, seiring terjadinya eskalasi konflik.

“Peningkatan harga LNG global memberikan dampak secara langsung terhadap meningkatnya harga gas pada semua negara, termasuk harga gas untuk sektor industri di masing-masing negara,” ungkap Komaidi, dalam keterangan tertulis, Selasa 30 Juni 2026.

Ia mengatakan, berdasarkan data, saat ini harga gas yang berbasis LNG untuk industri di Filipina sekitar US$ 28,50/MMBTU; Vietnam US$ 27,81/MMBTU; sementara Singapura berada pada rentang US$ 40–48/MMBTU. “Jika dibandingkan dengan harga gas di sejumlah negara tersebut, harga gas untuk sektor industri Indonesia yang bersumber dari LNG masih cukup kompetitif,” kata Komaidi.

Pasca terjadinya konflik Timur Tengah dan harga gas global meningkat, harga gas industri non-HGBT yang berbasis LNG dilakukan penyesuaian dari US$ 14,9/MMBTU menjadi US$ 21–25/MMBTU. “Terkait peningkatan harga LNG, harga gas sektor industri yang dipenuhi oleh pemasok utama yaitu PGN kemungkinan perlu dilakukan penyesuaian,” ujar Komaidi.

Hal itu, kata Komaidi karena berdasarkan informasi yang ada sumber pasokan gas yang diperoleh PGN untuk saat ini terdistribusi atas gas pipa (79%) dan gas dari regasifikasi LNG (21%). Karena itu, peningkatan harga LNG akan berdampak terhadap meningkatnya rata-rata harga gas yang dibeli oleh PGN.

Ia menjelaskan harga gas berbasis LNG kemungkinan relatif lebih tinggi dibandingkan harga gas pipa. Hal itu karena terdapat sejumlah biaya tambahan yang menjadi komponen harga jual gas berbasis LNG.

Berdasarkan Permen ESDM No.15/2022, komponen harga gas berbasis LNG akan meliputi tambahan biaya untuk pengangkutan (shipping), penyimpanan (storage), regasifikasi serta perbedaan harga beli gas di tingkat hulu.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah tercatat telah berupaya untuk meminimalkan dampak kenaikan harga gas terhadap daya saing industri nasional. Diantaranya melalui implementasi kebijakan HGBT dan dalam tingkatan tertentu meminta pemasok gas untuk tidak melakukan penyesuaian harga gas yang diterima oleh industri non-HGBT.

Akan tetapi sejumlah upaya tersebut sangat ditentukan oleh kemampuan kapasitas fiskal di APBN dan kapasitas keuangan badan usaha pemasok gas. Berdasarkan kajian ReforMiner dan sejumlah kajian lain, daya saing industri nasional ditentukan oleh sekitar 15 faktor penentu.

Cost competitiveness termasuk didalamnya melalui harga gas hanya salah satu komponen untuk menurunkan biaya input produksi secara relatif.

Sejumlah kajian menemukan bahwa daya saing industri nasional lebih banyak ditentukan oleh industrial strategy, market demand, dan resource element.

Berdasarkan data BPS (2025), porsi bahan bakar (termasuk gas), pelumas, dan tenaga listrik dalam komponen biaya input untuk proses produksi pada sektor industri adalah sekitar 6,35%. Komponen terbesar dalam struktur biaya produksi sektor industri adalah bahan baku dan penolong yaitu antara 64,60 %–96,76%, tergantung jenis industrinya.

Ia mengatakan bahwa data tersebut menegaskan bahwa faktor-faktor selain cost competitiveness adalah faktor terpenting dalam daya saing industri nasional. Berdasarkan data, tidak semua jenis industri yang telah diberikan fasilitas HGBT adalah industri dengan porsi biaya gas yang cukup besar dalam struktur biaya input produksi mereka.

Porsi biaya gas dalam struktur biaya input produksi industri oleokimia, industri sarung tangan karet, dan industri kaca masing-masing sekitar 3,30%, 7-14%, dan 16 %.

Komaidi mengatakan perlu dilakukan beberapa upaya perbaikan dalam kebijakan harga gas nasional diantaranya. Pertama menambah pasokan gas pipa untuk mengurangi volume penggunaan LNG, kedua melakukan evaluasi skala prioritas dalam alokasi penggunaan gas domestik, ketiga melakukan evaluasi dan rekonsiliasi alokasi HGBT (Harga Gas Bumi Tertentu) agar lebih tepat sasaran.

Kemudian keempat memberikan fleksibilitas kepada industri untuk menyesuaikan kebutuhan perusahaan dalam beberapa bulan ke depan sampai harga LNG kembali normal, dan kelima menyesuaikan harga LNG ketika harga gas sumber (hulu) turun, sehingga manfaat penurunan harga dapat diteruskan kepada sektor industri pengguna gas.

Kata dia, mencermati porsi biaya gas dalam struktur biaya input produksi sektor industri tersebut, upaya meningkatkan daya saing sektor industri nasional dilakukan dengan melalui pemberian insentif pajak langsung (berbagai keringanan pajak secara langsung kepada industri) akan lebih efektif dan sekaligus menghilangkan dampak negatif yang tidak perlu.

“Pemberian insentif pajak secara langsung terbukti telah mampu menjaga dan meningkatkan kinerja dan daya saing industri nasional pada periode sebelum, selama, dan pasca (pemulihan) pandemi Covid-19,” terang Komaidi.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Nasional

Calon Peserta SIMAK! Timeline Program Magang Nasional 2026 Batch 4 yang akan Dibuka pada 15 Juli

Pendaftaran program Magang Nasional 2026 Batch 4 dijadwalkan mulai dibuka pada 15 Juli 2026.

Nasional

Logo HUT ke 81 RI Bertajuk 'Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur' Resmi Diluncurkan, Ini Makna dan Filosofinya

Peluncuran logo dilakukan sebagai bagian dari rangkaian persiapan peringatan HUT ke-81 RI yang akan diperingati pada 17 Agustus mendatang.

Metropolitan

Rayakan 70 Tahun Hubungan Diplomatik, Indonesia dan Hungaria Gelar Pameran Batik Threads of Wax

Pameran yang dibuka oleh Gubernur DKI Pramono Anung, pada Senin (29/6) tersebut menjadi simbol eratnya hubungan kedua negara melalui seni dan budaya.

Metropolitan

Balita Terperosok ke Lubang Galian Proyek, Pramono Pastikan Pemprov DKI Berikan Bantuan Penuh

Korban diketahui berada di area proyek dan masuk ke dalam area yang sudah dipagar, sebelum akhirnya terperosok.

Bisnis

Harga LNG Global Naik 60% Akibat Perang, Ini Beberapa Upaya untuk Perbaikan Kebijakan Harga Gas Nasional

Perang antara Iran versus Israel dan Amerika Serikat (AS) telah memberikan dampak signifikan terhadap pasar LNG global. Kapasitas volume ekspor LNG mengalami penurunan signifikan akibat kerusakan

Nasional

Tim Penasihan Hukum Bongkat Chat WA Nadiem Makarim dengan Ibam Jelang Vonis Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook

Nadiem Makarim jalani sidang vonis kasus Chromebook besok, 30 Juni 2026. Dituntut 18 tahun penjara & uang pengganti Rp5,68 T, eks Mendikbud ini optimis bebas karena klaim tak ada bukti terima suap.

Jakarta Selatan

Pramono Anung Persilakan Keluarga Balita Tewas di Lubang Proyek Manggarai Tempuh Jalur Hukum

Pramono menyatakan bahwa Pemprov DKI menghormati dan mempersilakan pihak keluarga jika ingin menempuh jalur hukum.

Metropolitan

Pramono Anung Pastikan Pembangunan 11 Rusun Baru di Jakarta Pakai Dana APBD, Ini Daftar Lokasinya!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memastikan bahwa pembangunan 11 rumah susun (rusun) baru di Jakarta akan dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Ekonomi

Subsidi Kedelai Rp2.000/Kg Cair Juli 2026, Ini Bocoran Kuota dan Kriteria Penerimanya

Pemerintah beri subsidi kedelai SPHP Rp2.000/kg mulai Juli 2026 khusus perajin tahu-tempe guna jaga stabilitas harga. Kuota nasional 250 ribu ton. Teknis cair via koperasi/pos belum dirinci.

Bisnis

Pemerintah Kembali Tempatkan Dana SAL di Himbara, BRI Siap Perkuat Intermediasi

BRI menyambut penempatan dana SAL oleh pemerintah guna memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong pembiayaan sektor produktif.

Ekonomi

Stimulus Pangan Cair Lagi! Ini Skema Penyaluran Beras 10 Kg dan Minyak Goreng hingga September 2026

Bansos triwulan III cair mulai Juli 2026, meliputi stimulus beras 10kg & minyak goreng 2L, PKH, BPNT rapel Rp600 ribu, PIP, serta YAPI. KPM desil 1-4 diprioritaskan. Cek status di aplikasi Cek Bansos.

News

Waspada! BMKG Prediksi Puncak Musim Kemarau Mulai Juli 2026 di Wilayah Ini, Ada Sebagian Pulau Jawa

BMKG mengeluarkan peringatan dini terkait datangnya puncak musim kemarau di sejumlah wilayah Indonesia yang diprediksi akan dimulai pada Juli 2026.

News

Program Magang Nasional 2026 Dibuka untuk Difabel, Seskab Teddy: Jembatan Nyata Menuju Dunia Kerja

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa program tahun ini akan jauh lebih inklusif dengan membuka kesempatan bagi para penyandang disabilitas.

Pendidikan

Pramono Anung: Lulusan KJMU Kini Bisa Lanjut S2 hingga S3 Lewat Beasiswa LPDP Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa program LPDP Jakarta kini dapat digunakan untuk menempuh studi S2 hingga S3.

Metropolitan

Pecah Rekor! Pengunjung Ragunan Tembus 135.500 Orang saat HUT Jakarta ke-499, Pramono Anung: Tertinggi Sepanjang Sejarah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa kunjungan ke sejumlah destinasi wisata, khususnya Taman Margasatwa Ragunan (TMR), berhasil memecahkan rekor tertinggi.

News

Program Magang Nasional 2026 Dibuka Resmi 15 Juli, Menaker Yassierli: Kuota 150.000, Ada Jaminan BPJS!

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan bahwa pendaftaran bagi calon peserta magang ini akan dibuka secara serentak mulai 15 Juli 2026.

Pendidikan

Hati-hati! Modus Penipuan Pengadaan Barang dan Jasa Mengatasnamakan Disdik DKI: Hoax

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan terkait perjanjian kerja sama maupun pengadaan barang dan jasa.

Ekonomi

Bunga Penjaminan LPS Naik Mulai 1 Juli 2026, Kabar Baik Buat Pemilik Deposito!

LPS naikkan bunga penjaminan rupiah 25 bps jadi 3,75% mulai 1 Juli 2026 imbas BI-Rate 5,75%. Kebijakan ini bikin deposito makin untung, bantu bank tahan dana nasabah, dan 99,94% rekening tetap dijamin

News

Komnas Perempuan Minta Maaf, Buntut Pernyataan Kontroversial Sebut Tindakan Taufik Hidayat Tidak Masuk Penyiksaan Versi PBB

Komisi Nasional (Komnas) Perempuan secara resmi menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan mereka mengenai kasus penganiayaan sadis yang menimpa seorang wanita berinisial YTR di Bandung.

Jakarta Selatan

Tragis! Kronologi Balita Tewas Jatuh ke Lubang di Tebet Jakarta Selatan

Peristiwa tragis menimpa seorang balita berinisial I (4) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.