AYOJAKARTA.COM - Compressed Natural Gas atau CNG mulai dilirik sebagai salah satu alternatif energi pengganti LPG.
Hal ini dilakukan di tengah meningkatnya kebutuhan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Penggunaan CNG dinilai memiliki sejumlah keunggulan, baik dari sisi biaya, keamanan, maupun dampak terhadap lingkungan.
Oleh sebab itu, pemanfaatannya kini mulai didorong untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap LPG.

Saat ini, pemerintah juga tengah mengkaji CNG sebagai alternatif domestik untuk memperkiat kemandirian energi nasional.
CNG merupakan gas alam yang dipadatkan dengan tekanan tinggi hingga 250-400 bar agar lebih praktis untuk digunakan sebagai bahan bakar energi.
CNG ini memiliki kandungan utama yang berasal dari metana (C1).
CNG ini juga berpotensi menjadi salah satu alternatif pengganti LPG impor karena bahan bakunya berasal dari dalam negeri.
Gas alam ini juga diklaim lebih efisien untuk penyimpanan dan distribusi.

CNG ternyata juga sudah digunakan diberbagai sektor seperti:
1. Untuk kendaraan, yaitu taksi, bajaj, dan Transjakarta.
2. Hotel, restoran, hingga dapur program MBG.
Pemerintah sendiri menyebut bahwa sudah ada 57 badan usaha niaga di Indonesia yang bergerak di bidang CNG.
Biaya penggunaan CNG ini juga bisa lebih hemat dari LPG yakni mencapai 30-40 persen.
Diuji Coba Tahun 2026
Kabarnya, uji coba CNG akan dilakukan pada tahun 2026 ini.
Pemerintah akan mulai uji coba untuk memasukin gas alam ke tabung melon LPG 3kg.

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi impor LPG yang masih tinggi yakni mencapai 7 juta ton per tahun.
Saat ini, pemerintah sendiri masih mengkaji aspek keselamatan sebelum implementasi dilakukan.
Untuk pengkajian ini, pemerintah melibatkan langsung Badan Strandardisasi Nasional (BSN), Kementerian Perindustrian dan Kementerian Ketenagakerjaan.
Dikutip dari laman PT PGN, berikut adalah beberapa kelebihan dalam pemandaatan CNG:
1. Emisi Rendah: CNG menghasilkan emisi rendah dibanding dengan bahan bakar konvesional. Hal ini tentunya akan membantu mengurangi polusi udara.
2. Harga Stabil: Harga gas alam ini diklaim lebih stabil dibanding dengan bahan bakar fosil lainnya.
3. Sumber Energi Berkelanjutan: Berasal dari gas alam yang melimpah, CNG ini menjadi opsi yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

Bukan hanya kelebihan, tapi CNG juga memiliki kekurangan yang meliputi:
1. Infrastruktur Terbatas: Infrastruktur pengisian CNG ini masih terbatas di beberapa wilayah, membatasi aksesibilitasnya.
2. Ruang Penyimpanan: CNG ini ternyata perlu ruang penyimpanan yang cukup beras, terutama untuk kendaraan bermotor.
Hal ini disebabkan gas alam perlu dikompresi pada tekanan tinggi.***
Share this article
Penggunaan CNG dinilai memiliki sejumlah keunggulan, baik dari sisi biaya, keamanan, maupun dampak terhadap lingkungan.