Komnas Perempuan Minta Maaf, Buntut Pernyataan Kontroversial Sebut Tindakan Taufik Hidayat Tidak Masuk Penyiksaan Versi PBB

Komnas Perempuan secara resmi menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan mereka mengenai kasus penganiayaan sadis yang menimpa seorang wanita berinisial YTR di Bandung. (Sumber: Instagram @komnasperempuan | Foto: Instagram @komnasperempuan)
Komnas Perempuan secara resmi menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan mereka mengenai kasus penganiayaan sadis yang menimpa seorang wanita berinisial YTR di Bandung. (Sumber: Instagram @komnasperempuan | Foto: Instagram @komnasperempuan)

AYOJAKARTA.COM -- Komisi Nasional (Komnas) Perempuan secara resmi menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan mereka mengenai kasus penganiayaan sadis yang menimpa seorang wanita berinisial YTR di Bandung.

Permintaan maaf ini muncul setelah sebelumnya Komnas Perempuan sempat menyebut bahwa kasus penyekapan dan penyiksaan selama tiga tahun tersebut belum masuk dalam kategori penyiksaan versi PBB.

Wakil Ketua Komnas Perempuan, Ratna Batara Munti, menegaskan bahwa pihaknya memahami besarnya perhatian publik terhadap kasus ini.

Ia menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas pernyataan yang disampaikan pada Konferensi Pers Hari Anti Penyiksaan Internasional, 26 Juni 2026 lalu.

"Komnas Perempuan menilai kasus tersebut termasuk kekerasan berlapis yang ekstrem, sadis, kejam, dan merendahkan martabat manusia," ujar Ratna melalui pernyataan tertulisnya, Senin, 29 Juni 2026.

Sebelumnya, Komisioner Komnas Perempuan Sondang Frishka Simanjuntak sempat menyatakan bahwa kasus YTR belum bisa dikategorikan sebagai penyiksaan berdasarkan Konvensi Anti Penyiksaan (CAT) PBB.

Dalam definisi konvensi tersebut, sebuah tindakan disebut penyiksaan jika bertujuan mendapatkan pengakuan, adanya diskriminasi, serta melibatkan peran atau pembiaran dari aparat negara.

Namun, Komnas Perempuan kini mengklarifikasi bahwa secara hukum pidana, tindakan yang dilakukan tersangka Taufik Hidayat terhadap YTR adalah penganiayaan berat.

Komnas Perempuan mengungkapkan bahwa fakta di lapangan menunjukkan korban mengalami dampak yang sangat fatal. Selain trauma psikologis dan kerugian ekonomi, korban YTR juga menderita disabilitas permanen akibat penyiksaan yang dialaminya.

"Faktanya kasus ini berdampak pada penderitaan yang luar biasa dan disabilitas permanen pada korban," tulis pihak Komnas Perempuan dalam keterangannya.

Saat ini, Komnas Perempuan menyatakan komitmennya untuk terus mengawal perlindungan dan pemulihan hak-hak korban.

Sementara itu, tersangka Taufik Hidayat telah ditangkap dan kasusnya tengah dikawal oleh sembilan orang jaksa untuk memastikan penegakan hukum yang adil.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

Berita Terkait

News Update

Pendidikan

Pramono Anung: Lulusan KJMU Kini Bisa Lanjut S2 hingga S3 Lewat Beasiswa LPDP Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa program LPDP Jakarta kini dapat digunakan untuk menempuh studi S2 hingga S3.

Metropolitan

Pecah Rekor! Pengunjung Ragunan Tembus 135.500 Orang saat HUT Jakarta ke-499, Pramono Anung: Tertinggi Sepanjang Sejarah

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa kunjungan ke sejumlah destinasi wisata, khususnya Taman Margasatwa Ragunan (TMR), berhasil memecahkan rekor tertinggi.

News

Program Magang Nasional 2026 Dibuka Resmi 15 Juli, Menaker Yassierli: Kuota 150.000, Ada Jaminan BPJS!

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengungkapkan bahwa pendaftaran bagi calon peserta magang ini akan dibuka secara serentak mulai 15 Juli 2026.

Pendidikan

Hati-hati! Modus Penipuan Pengadaan Barang dan Jasa Mengatasnamakan Disdik DKI: Hoax

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan terkait perjanjian kerja sama maupun pengadaan barang dan jasa.

Ekonomi

Bunga Penjaminan LPS Naik Mulai 1 Juli 2026, Kabar Baik Buat Pemilik Deposito!

LPS naikkan bunga penjaminan rupiah 25 bps jadi 3,75% mulai 1 Juli 2026 imbas BI-Rate 5,75%. Kebijakan ini bikin deposito makin untung, bantu bank tahan dana nasabah, dan 99,94% rekening tetap dijamin

News

Komnas Perempuan Minta Maaf, Buntut Pernyataan Kontroversial Sebut Tindakan Taufik Hidayat Tidak Masuk Penyiksaan Versi PBB

Komisi Nasional (Komnas) Perempuan secara resmi menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataan mereka mengenai kasus penganiayaan sadis yang menimpa seorang wanita berinisial YTR di Bandung.

Jakarta Selatan

Tragis! Kronologi Balita Tewas Jatuh ke Lubang di Tebet Jakarta Selatan

Peristiwa tragis menimpa seorang balita berinisial I (4) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

Jakarta Barat

Deklarasi STBM di Tomang, Rano Karno Ajak Perguruan Tinggi Terus Berkontribusi untuk Warga

Perguruan tinggi juga diminta untuk berkontribusi di bidang kesehatan lingkungan dan pemberdayaan warga.

Metropolitan

Gubernur Pramono Dorong PPK Berani Putuskan Proyek Strategis demi Kemajuan Jakarta

Gubernur Pramono Anung menekankan PPK untuk berani mengambil keputusan strategis dan cerdas dalam mengelola risiko.

Teknologi

Spesifikasi Acer Predator Helios Neo 16S AI, Laptop Gaming Tipis Berlayar OLED 2.5K dan GPU RTX 5060

Acer Predator Helios Neo 16S AI rilis bawa Intel Core Ultra Series 3 dan RTX 5060. Jagat Review memuji bodi laptop Copilot+ PC seberat 1,9 cm ini karena kencang, berlayar OLED 2.5K, dan baterai awet.

Ekonomi

KPM FULL Senyum! 4 Bansos Ini Siap Meluncur pada Juli 2026, Apa Saja?

Pemerintah melalui Kementerian Sosial memastikan sejumlah program bansos kembali disalurkan mulai Juli 2026.

Nasional

4 Langkah BGN untuk Melakukan Efisien Anggaran, Menkeu Purbaya Jamin Lebih Aman!

Menurut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan langkah ini, anggaran menjadi lebih aman.

Teknologi

Harga Komponen Naik, Advan AI Gen Ultra T Malah Berani Kasih RAM 16 GB dan Layar Sentuh Rp9 Jutaan

Advan AI Gen Ultra T seharga Rp9,7 jutaan dipuji Jagat Review karena berani beri RAM 16GB saat harga komponen naik. Laptop Intel Core Ultra 5 seberat 1,24 kg ini punya layar sentuh dan slot SSD.

Ekonomi

Siap-siap! Bansos Beras akan Cair Lagi pada Juli-September 2026, Ada Subsudi Kedelai Juga Loh

Penyaluran bansos beras ini merupakan bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan menekan dampak kenaikan harga pangan.

Metropolitan

Terungkap 'Biang Kerok' yang Menyebabkan DKI Jakarta Macet Parah, Salah Satunya Tingginya Mobilitas Warga dari Daerah Penyangga

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap sejumlah faktor yang menjadi penyebab utama kemacetan.

Pendidikan

SPMB DKI Jakarta 2026 Jalur Domisili SMP dan SMA Dibuka per Hari Ini, Kesempatan Sekolah Dekat dengan Tempat Tinggalmu

Mulai hari ini, Senin (29/6) pendaftaran SPMB DKI Jakarta 2026 Jalur Domisili untuk jenjang SMP dan SMA resmi dibuka.

Nasional

Pendaftaran Program Magang Nasional 2026 Batch 4 Dibuka 4 Juli 2024, Berikut Alur Pendaftarannya di LINK maganghub.kemnaker.go.id

Tahun ini, program Magang Nasional ditargetkan mencapai 150 ribu peserta yang akan dibagi dalam tiga gelombang.

Metropolitan

Tarif KRL Commuter Line Dipastikan Tidak Naik, Kemenhub: Malah Lebih Murah Lagi Kalau...

Kepastian tersebut disampaikan oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Integrasi Transportasi dan Multimoda Kemenhub, Dedy Cahyadi.

Pendidikan

Jadwal Penting Pendaftaran PPG Tahun 2026, Catat Timeline Resminya

Para guru yang belum memiliki sertifikat pendidik perlu mencermati jadwal penting seleksi PPG Tahun 2026.

Sport

Potensi Duel Seru di 16 Besar Piala Dunia 2026, Ada Laga Prancis vs Jerman dan Derbi Semenanjung Iberia

Babak 16 besar Piala Dunia 2026 (mulai 6 Juli) berpotensi sajikan duel Prancis vs Jerman dan Portugal vs Spanyol. Di perempat final, ada peluang bertemunya Brasil vs Inggris serta Messi vs Ronaldo.