Petani Subang Serbu LPG Melon untuk Pompa Air, Pertamina Langsung Guyur Puluhan Ribu Tabung Tambahan!

Petani Subang Serbu LPG Melon untuk Pompa Air, Pertamina Langsung Guyur Puluhan Ribu Tabung Tambahan!
Petani Subang Serbu LPG Melon untuk Pompa Air, Pertamina Langsung Guyur Puluhan Ribu Tabung Tambahan!

AYOJAKARTA.COM -- PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) bergerak cepat untuk mengamankan pasokan liquified petroleum gas (LPG) ukuran 3 kilogram bersubsidi di Kabupaten Subang.

Untuk mengatasi lonjakan konsumsi yang terjadi di beberapa titik, Pertamina mengalirkan tambahan pasokan fakultatif sebanyak 31.040 tabung LPG melon selama kurun waktu 6 hingga 12 Juli 2026.

Distribusi ekstra ini melengkapi penyaluran reguler yang selama ini berjalan konstan sesuai dengan kuota resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Berdasarkan investigasi dan pemantauan langsung tim Pertamina di lapangan, terdapat fenomena unik yang memicu peningkatan drastis konsumsi gas melon di beberapa kecamatan di Subang.

Lonjakan ini bersumber dari sektor pertanian, di mana para petani memanfaatkan tabung LPG bersubsidi sebagai bahan bakar alternatif untuk menggerakkan mesin pompa pengairan sawah mereka.

Penggunaan gas melon untuk mesin pompa air ini marak terjadi karena sebagian besar petani di Kabupaten Subang belum tersentuh oleh program konversi energi resmi dari pemerintah.

Akibatnya, demi menyelamatkan tanaman padi mereka dari ancaman kekeringan, para petani berinisiatif merakit mesin pompa air berbahan bakar gas LPG 3 Kg.

Meskipun langkah ini membantu operasional pertanian, penggunaan gas subsidi untuk sektor yang belum terdaftar secara resmi berpotensi besar menggerus jatah kuota masyarakat miskin, rumah tangga prasejahtera, dan usaha mikro yang menjadi sasaran utama subsidi energi ini.

Oleh karena itu, Pertamina mengambil tindakan taktis untuk menyeimbangkan pasokan agar tidak terjadi kelangkaan di tingkat konsumen rumah tangga.

Guna meredam potensi kelangkaan akibat pengalihan fungsi gas melon tersebut, Pertamina menyalurkan tambahan fakultatif sebesar 31.040 tabung. Jumlah ini setara dengan sekitar 50 persen dari rata-rata alokasi harian wilayah Kabupaten Subang.

Pertamina mengarahkan pasokan ekstra ini secara spesifik ke pangkalan-pangkalan yang lokasinya berdekatan dengan kawasan sentra pertanian.

Strategi distribusi mikro ini bertujuan agar masyarakat umum di sekitar wilayah tersebut tidak kesulitan mendapatkan gas untuk keperluan dapur sehari-hari, sembari tetap menjaga stabilitas energi regional.

Keberhasilan penyaluran energi bersubsidi ini tidak lepas dari kuatnya jaringan distribusi yang Pertamina miliki di Kabupaten Subang.

Hingga pertengahan tahun 2026, rantai distribusi LPG bersubsidi di daerah ini ditopang oleh infrastruktur yang sangat mumpuni, yang meliputi 35 agen LPG resmi, 1.293 pangkalan, serta 5 unit Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE).

Dengan rata-rata penyaluran harian mencapai sekitar 61.000 tabung, jaringan ini bekerja secara aktif setiap hari untuk memastikan energi subsidi menjangkau hingga pelosok desa di Kabupaten Subang.

Pertamina menyadari bahwa pengawasan distribusi gas subsidi tidak bisa mereka lakukan sendiri. Oleh karena itu, Pertamina Patra Niaga Regional JBB menginisiasi rapat koordinasi strategis bersama Pemerintah Kabupaten Subang.

Pertemuan penting ini turut melibatkan Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUPP) serta Kepolisian Resor (Polres) Subang. Sinergi lintas instansi ini menghasilkan beberapa keputusan penting demi mewujudkan distribusi yang tepat sasaran.

Pemkab Subang akan segera menerbitkan regulasi tertulis yang mengimbau para petani yang belum terdaftar dalam program konversi energi agar tidak menggunakan LPG 3 Kg subsidi untuk mesin pompa air.

Petani yang memerlukan bahan bakar gas untuk kegiatan usaha pertanian mandiri diarahkan untuk beralih menggunakan produk nonsubsidi yang lebih aman dan berkualitas, yaitu Bright Gas.

Pertamina menginstruksikan seluruh agen dan pangkalan untuk memasang papan informasi atau stiker edukasi mengenai daftar sektor usaha dan kalangan masyarakat yang dilarang keras menggunakan LPG bersubsidi.

Pertamina berkomitmen untuk terus mengawal pergerakan stok dan penyaluran LPG 3 Kg dari tingkat SPBE hingga ke tangan konsumen akhir di pangkalan.

Bagi masyarakat Kabupaten Subang yang menemukan kendala dalam mendapatkan LPG 3 Kg, atau melihat adanya indikasi penyalahgunaan gas bersubsidi oleh sektor yang dilarang, Pertamina menyediakan jalur komunikasi resmi.

Masyarakat dapat langsung melaporkan temuan tersebut dengan menghubungi Pertamina Contact Center (PCC) di nomor 135 atau mengirimkan laporan melalui surat elektronik (email) resmi Pertamina agar petugas dapat segera melakukan investigasi dan penindakan di lapangan.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pertamina Patra Niaga Regional JBB
# gas melon
# Subang
# LPG 3 Kg

News Update

Teknologi

Dibanderol Rp2 Jutaan, OPPO Enco Clip 2 Tawarkan Baterai Awet hingga 40 Jam dan Desain Anting yang Nyaman

OPPO Enco Clip 2 rilis seharga Rp2.299.000 dengan desain simetris unik tanpa sisi kiri/kanan. TWS Bluetooth 6.1 bertuning Dynaudio ini bawa fitur AI Translate, rating IP55, dan baterai hingga 40 jam.

Gadget

Bawa Baterai 7000 mAh dan Fitur Kamera Aqua Mode, Itel Power 80 Jadi HP Outdoor Rp2 Jutaan Terbaik!

Itel Power 80 rilis seharga Rp1.999.000 dengan bodi tangguh berstandar militer IP69, baterai badak 7000 mAh, garansi hingga 5 tahun, kamera 50MP Aqua Mode, serta ditenagai chipset Unisoc T7250.

Pendidikan

Usai Kasus Hoax Teror Bom, Kegiatan MPLS SDN Srengseng Sawah 15 Resmi Dimulai! Mendikdasmen: Pastikan Rasa Aman Anak

Usai kasus hoax teror bom kemarin, Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan, akhirnya resmi dimulai pada Selasa (14/7/2026).

Bisnis

Petani Subang Serbu LPG Melon untuk Pompa Air, Pertamina Langsung Guyur Puluhan Ribu Tabung Tambahan!

Amankan pasokan, Pertamina tambah 31.040 tabung LPG 3 Kg di Subang. Intip alasan di balik lonjakan konsumsi pertanian di sini!

Jakarta Selatan

Pramono Anung Soal Kerusakan JPO Tendean: Sopir Truk Teledor Membawa Alat Berat Melebihi Kapasitas

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait insiden rusaknya Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Selasa (14/7/2026) dini hari.

Wisata

GRATIS Masuk Ancok Khusus untuk Senior Citizens hingga 31 Juli 2026, Cek Syarat dan Ketentuannya

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk kembali menghadirkan program gratis masuk kawasan wisata Ancol bagi Senior Citizens hingga 31 Juli 2026.

Metropolitan

Hadir di Perayaan Hari Lanjut Usia Nasional ke-30, Pramono Anung Bakal Siapkan Tempat Kumpul Khusus Lansia di Jakarta!

Gubernur Pramono Anung, berencana siapkan lokasi khusus yang akan difungsikan sebagai kantor sekaligus tempat berkumpul bagi para lansia di Jakarta.

Jakarta Selatan

Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel Orang Tua Salah Satu Siswa, Polisi: Jamin Anak Pelaku Tak Kena Bullying

Polda Metro Jaya memastikan akan memberikan perlindungan penuh terhadap anak dari tersangka pelaku teror bom di SDN Srengseng Sawah 15, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Peringati Hari Lanjut Usia ke 30, Pemprov DKI Komitmen untuk Penuhi Kebutuhan Lansia Jakarta

Pemprov DKI berjanji akan menghadirkan perlindungan, akses layanan dan kualitas hidup yang baik bagi para lansia Jakarta.

Jakarta Selatan

Tabrak JPO Tendean hingga Rusak Parah, Sopir Truk Ngaku Tengah Fokus Melihat Maps

Menurut pengakuan sopir truk tersebut, ia terlalu fokus melihat aplikasi Maps sehingga menabrak JPO Tendean.

Jakarta Selatan

Evakuasi JPO Tendean Usai Ditabrak Truk Dimulai, Pengendara Diminta Hindari Kawasan Jalan Tendean-Blok M, Ini Rute Alternatifnya

Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan telah menerapkan rekayasa lalu lintas sejak pukul 10.00 WIB guna mendukung kelancaran proses evakuasi.

Jakarta Selatan

JPO Tendean Rusak Parah Usai Ditabrak Truk Alat Berat, Dinas Bina Marga Putuskan Melakukan Pembongkaran Mulai Hari Ini

Keputusan dibongkarnya JPO Tendean, diambil setelah tim teknis melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi jembatan.

Jakarta Selatan

Truk yang Nyangkut di JPO Tendean Belum Dievakuasi hingga Sebabkan Macet Parah, Ini Alasannya

Salah satu alasan proses evakuasi belum dilakukan karena memerlukan alat khusus yakni crane dan keterlibatan Bina Marga.

Metropolitan

Warga Jakarta, Masih Bingung Cara Bayar Tagihan Air PAM Jaya? Begini Langkah-langkahnya

Dengan beragam pilihan metode pembayaran, pelanggan dapat menyesuaikan cara yang paling praktis sesuai kebutuhan.

Jakarta Utara

Viral Video Sopir Truk Sampah Curi 20 Liter BBM di Cilincing, Sudin LH Jakut Beri Sanksi SP 1 dan Denda!

Sudin LH Jakarta Utara menjatuhkan sanksi tegas kepada seorang pengemudi truk sampah yang terbukti mencuri 20 liter BBM di Cilincing Jakarta Utara.

Jakarta Selatan

Imbas Truk Nyangkut di JPO Tendean, 3 Rute Transjakarta Alami Keterlambatan Pagi Ini

Operasional bus Transjakarta mengalami gangguan menyusul insiden truk pengangkut alat berat yang tersangkut di JPO di Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan pada Selasa, 14 Juli 2026.

Jakarta Selatan

Truk Pengangkut Alat Berat Nyangkut di JPO Tendean, Lalin Jaksel Macet Parah hingga Kuningan! CEK 3 Jalur Alternatif

Arus lalu lintas di kawasan Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan, mengalami kemacetan parah pada Selasa pagi, 14 Juli 2026.

Metropolitan

Soal Sensus Ekonomi 2026, BPS Jamin Keamanan Data Warga Jakarta: Gandeng BSSN hingga Telkom

Tak perlu khawatir Ikut berpartisipasi Sensus Ekonomi 2026 karena Badan Pusat Statistik (BPS) Indonesia memberikan jaminan penuh terhadap keamanan dan kerahasiaan data warga Jakarta.

Metropolitan

Sensus Ekonomi 2026 Berlangsung hingga 31 Agustus 2026, Pramono Anung Imbau Warga Berikan Data Sejujurnya: Data BPS Bantu Kebijakan Publik

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak seluruh lapisan masyarakat di Jakarta untuk turut serta menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.

Metropolitan

Prediksi Cuaca DKI Jakarta, Selasa 14 juli 2026: Seluruh Wilayah Dominasi Cerah Berawan

BMKG memprakirakan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta akan didominasi oleh langit cerah hingga berawan sepanjang hari ini, Selasa, 14 Juli 2026.