AYOJAKARTA.COM -- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak seluruh lapisan masyarakat di Jakarta untuk turut serta menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
Hal ini disampaikan Pramono ketika hadir dalam tahapan sensus bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) RI, Amalia Adininggar Widyasanti, di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, pada Senin (13/7).

Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa data statistik yang berkualitas dari BPS akan sangat membantu bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Terutama dalam merumuskan kebijakan publik mulai dari program bantuan sosial (bansos), pendidikan, hingga kesehatan.
"Bagi saya, data ini adalah referensi yang paling utama untuk mengambil keputusan secara teknokrasi. Maka hampir semua data BPS dalam rapat-rapat di Balai Kota selalu digunakan untuk menjadi referensi," ujar Pramono.

Pramono pun memaparkan posisi strategis Jakarta yang menyumbang 16,67 persen terhadap perekonomian nasional.
Pada triwulan I 2026, ekonomi Jakarta tercatat tumbuh positif sebesar 5,59 persen dengan angka inflasi mencapai 2,78 persen, yang merupakan tingkat inflasi terendah di Pulau Jawa.
Pramono juga mengimbau warga untuk bersikap kooperatif dengan menerima petugas sensus dan memberikan data yang sejujur-jujurnya.
Data yang akurat dan kompetitif akan sangat membantu pemerintah dalam membangun Jakarta sebagai kota global.
Senada dengan Gubernur, Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti meminta masyarakat tidak perlu khawatir mengenai keamanan informasi yang diberikan.
BPS telah menjalin kolaborasi dengan BSSN, Telkom, dan PT Peruri untuk menjamin keamanan data yang tersimpan di server mereka.
Pelaksanaan sensus ekonomi secara door to door ke rumah warga maupun pelaku usaha di Jakarta dijadwalkan akan berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus.***
Share this article
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengajak seluruh lapisan masyarakat di Jakarta untuk turut serta menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.