AYOJAKARTA.COM - Hari ini banyak keluarga penerima manfaat yang sangat berharap saldo bantuan sosial (bansos) sudah mulai masuk. Baik itu melalui kartu KKS Merah Putih, bantuan PKH, HPPNT, atau bansos tambahan lainnya.
Di hari ini, akan memberikan update tentang jenis bantuan sosial (bansos) yang telah disalurkan sejak pagi ini.
Salah satu kabar baiknya adalah adanya surat undangan dari PT Pos Indonesia yang telah dibagikan kepada penerima manfaat yang menandakan adanya penyaluran bantuan non tunai untuk beberapa wilayah tertentu.
Dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Naura Vlog, pada Selasa, 23 Juli 2024, berikut informasi selengkapnya.
Update Bantuan Sosial Hari Ini
Hari ini, terdapat surat undangan dari PT. Pos Indonesia yang dibagikan. Bansos tersebut adalah bantuan non tunai yang dibagikan untuk beberapa wilayah.
Bantuan ini merupakan bantuan baru yang dirilis oleh pemerintah melalui Badan Pangan Nasional untuk mengurangi dampak kemiskinan ekstrem. Bantuan ini dinamakan Bantuan Intervensi Pengendalian Kerawanan Pangan (IPKP).
Bansos IPKP ini baru saja dirilis pada Jumat kemarin oleh Badan Pangan Nasional. Bantuan ini ditujukan bagi keluarga yang terdata di data P3KE dari Kemenko PMK. Jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) yang diambil dari data P3KE adalah 22 juta keluarga.
Pada Senin, 15 Juli 2024, sudah dimulai penyaluran bansos IPKP untuk wilayah Cilacap dan Kebumen.
Dua wilayah ini telah mencairkan bantuan IPKP dengan bantuan pemerintah desa yang bekerja sama dengan PT. Pos Indonesia. Bantuan sosial IPKP ini berisi bahan-bahan pokok seperti:
- Dua kaleng kornet sapi
- Empat kaleng sarden ikan
- Dua botol minyak goreng
- Dua bungkus garam
- Dua bungkus bihun jagung
- Dua bungkus kacang hijau
Bantuan ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat miskin ekstrem dan kurang mampu.
Bantuan Sosial Lainnya
Selain IPKP, pemerintah juga merencanakan bantuan sosial baru berupa BLT dengan jumlah Rp100.000 hingga Rp300.000 per rumah. Bantuan ini akan diambil dari data DTKS, memberikan kesempatan besar bagi KPM PKH dan BPNT untuk menerima bantuan ini.
BLT ini merupakan pengganti subsidi LPG 3 kg. Setiap rumah tangga dapat menggunakan 1 hingga 4 tabung gas per bulan.
BLT akan ditransfer ke rekening masing-masing penerima yang terdaftar di DTKS. Bagi yang tidak memiliki rekening bank, bantuan tunai akan disalurkan melalui PT. Pos Indonesia atau titik komunitas seperti kantor kelurahan atau desa.
Realisasi bansos BLT pengganti subsidi LPG 3 kg ini kemungkinan besar akan dimulai awal tahun 2025, diperkirakan pada Januari 2025. Bantuan ini akan terus berlangsung hingga tahun 2026.***

Share this article
Salah satu kabar baiknya adalah adanya surat undangan dari PT Pos Indonesia yang telah dibagikan kepada penerima manfaat