AYOJAKARTA.COM — Hubungan interpersonal yang tidak sehat sebagai pasangan seringkali diwarnai dengan banyak persoalan sehingga keberlanjutannya perlu direnungkan.
Menjalani peran sebagai sebuah pasangan tentu bukan perkara mudah, karena tidak sedikit perbedaan ego pribadi yang harus terus saling disesuaikan dan diselaraskan.
Namun dalam sejumlah kasus, kehidupan sebagai pasangan yang dipaksakan justru merupakan sebuah hambatan besar hingga makin menghancurkan jati diri seseorang.
Agar proses pertumbuhan jiwa dan kesehatan mental seseorang menjadi lebih optimal, penting bagi tiap individu memahami kapan saatnya mengikhlaskan sebuah hubungan.
Sebagaimana menjadi objek penelitian yang dilakukan oleh John Gottman, terdapat empat hal krusial penanda sebuah hubungan sudah tidak perlu lagi dipertahankan.
Untuk terhindar dari rasa sakit hati serta depresi berkepanjangan, berikut ini adalah tanda hubungan beracun sebagai pasangan harus segera diakhiri, dikutip dari kanal YouTube Satu Persen - Indonesia Life School pada Jumat, 2 Agustus 2024.
Baca Juga: Soal Pilgub Jakarta, Sufmi Dasco Sebut Hanya Ada 2 Poros Pasangan yang Bersaing
4 Tanda Hubungan dengan Pasangan Harus Segera Disudahi
Tanda pertama sebuah hubungan yang tidak perlu dipertahankan adalah kebiasan memberi Kritik berkepanjangan dan terus-terusan.
Dalam hubungan interpersonal, faktor kedewasaan individu yang berbeda seringkali menjadi penyebab pemahaman sehingga sulit membedakan antara kritik dan keluhan.
Berbeda dengan keluhan yang secara spesifik menyoal pada suatu perilaku atau perbuatan, muatan kritik justru bertujuan menarget individu sebagai pusat kesalahan.
Tanda selanjutnya dari sebuah hubungan beracun yang tidak lagi layak dipertahankan adalah tingginya sikap defensif dalam berkomunikasi.
Defensif merupakan sebuah kondisi dimana salah satu individu merasa sedang menjadi penyebab kesalahan dan memproyeksikan kembali pada pasangan.
Kecenderungan menunjukkan sikap defensif atau menyerang pasangan menjadi indikasi hubungan beracun yang tidak pantas dipertahankan.
Tanda ketiga dan sering dianggap sebagai puncak dari hubungan beracun yang sangat merugikan setiap aspek kesehatan khususnya hati adalah adanya perilaku penghinaan.
Selain penghinaan fisik seperti merendahkan kondisi pasangan, penghinaan verbal seperti meremehkan profesi dan ejekan sarkas merupakan tanda jelas hubungan beracun.
Dalam hubungan antar individu yang sehat, penghinaan dalam segala aspek tidak akan ditemukan karena orientasi hubungan lebih kepada kemajuan dan dukungan.
Tanda keempat sebuah hubungan beracun harus segera diakhiri adalah stonewalling atau sengaja berkeras hati.
Perilaku berkeras hati dalam hubungan bisa ditunjukkan dengan sikap yang kurang responsif, mengabaikan, dan tidak menganggap penting pasangan.
Dalam hubungan antar individu yang sehat kehadiran persoalan juga tidak dapat dihindari, namun langsung dihadapi secara bersama-sama dengan dewasa.
Sementara dalam hubungan beracun, masalah atau ketidak selarasan rasa justru seringkali diabaikan, dipendam dan dibiarkan menumpuk hingga akhirnya meledak.***
Share this article
Hubungan interpersonal yang tidak sehat sebagai pasangan seringkali diwarnai dengan banyak persoalan.