AYOJAKARTA.COM -- Setiap individu di seluruh penjuru dunia memiliki suatu Chronotype atau pola aktivitas dan jam biologis yang berbeda dengan individu lainnya.
Anggapan mengenai perbedaan Chronotype tersebut merupakan pandangan Dr. Michael Breus, seorang Psikolog Klinis yang juga dikenal dengan Pakar Tidur.
Menurut Dr. Michael Breus, Chronotype atau jam biologis merupakan proses bawaan yang bersifat turun temurun atau hasil warisan dari DNA setiap individu.
Baca Juga: Tes Ilusi Optik: Bisa Temukan Angka 7525 pada Gambar? Waktumu 8 Detik Saja Ya!
Selain itu, Michael Breus juga beranggapan bahwa Chronotype dapat diklasifikasikan menjadi empat kategori yang seluruhnya diadaptasi dari nama hewan.
Adapun keempat jenis hewan yang menjadi pembeda jam biologis setiap individu tersebut adalah Singa, Beruang, Serigala atau Burung Hantu serta Lumba-Lumba.
Berdasarkan pada kebiasaan dan perilaku masing-masing hewan tersebut, Breus kemudian melakukan pemetaan yang selanjutnya dikenal sebagai Krono type.
Melalui pendekatan aktivitas keempat hewan sewaktu mencari makan, Breus menemukan adanya hubungan antara jam biologis dengan potensi paling optimal seseorang.
Baca Juga: Catat! Ini Skor Minimal UTBK untuk Daftar Sekolah Kedinasan di PKN STAN dan Poltek SSN
Sebagaimana diketahui, Singa merupakan hewan yang banyak menghabiskan waktu untuk berburu atau beraktivitas pada pagi hingga sore hari.
Sementara pada malam hari, saat penglihatannya mulai kurang maksimal Singa akan lebih banyak menghabiskan waktu untuk beristirahat.
Seseorang dengan krono tipe seperti Singa cenderung memiliki kemampuan analitis mendalam pada waktu pagi hingga petang.
Individu dengan tipe krono Singa, dikenal sebagai pribadi yang stabil, bahagia, namun cenderung tertutup.
Baca Juga: Jarang Ada Orang yang Tahu! Ini 7 Sekolah Kedinasan yang Mudah Masuknya
Hal berbeda justru ditunjukkan oleh Serigala yang lebih banyak melakukan perburuan pada malam hari, sementara di waktu pagi hingga sore cenderung bermalas-malasan.
Seseorang dengan tipe krono Srigala atau Burung Hantu, memiliki kecenderungan dalam menganalisis persoalan paling efektif di malam hari.
Pribadi semacam ini menurut Breus dikenal dengan kreativitas tinggi serta memiliki sifat impulsif dibandingkan ketiga jenis hewan lainnya.
Berbeda dari Singa dan Serigala atau Burung Hantu, Beruang tergolong hewan yang berburu saat lapar tanpa kuatir terpengaruh situasi sekitar.
Memiliki kemampuan menganalisis persoalan yang cenderung seimbang, individu dengan tipe krono Beruang dikenal optimis namun kurang memiliki motivasi.
Sementara Lumba-lumba yang dijuluki sebagai hewan insomnia, lebih dikenal sebagai hewan sering makan namun jarang beristirahat.
Baca Juga: Status Bantuan BPNT Mei 2024 Sudah Berubah di SIKS-NG, Surat Ini Akan Segera Terbit
Individu dengan tipe krono Lumba-Lumba merupakan pribadi yang memiliki kebebasan dalam memproyeksikan setiap permasalahan.
Meskipun dikenal sangat ramah dan terbuka serta mudah akrab, seseorang dengan tipe krono Lumba-Lumba merupakan sosok pribadi yang sulit diatur atau berprinsip.***

Share this article
Setiap individu di seluruh penjuru dunia memiliki suatu Chronotype atau pola aktivitas dan jam biologis yang berbeda dengan individu lainnya