AYOJAKARTA.COM - Pernah mendengar istilah sage? istilah sage memang tengah menjadi perbincangan hangat.
Belakangan ini kita kerap mendengar istilah sage dan berkaitan pula dengan tren baju Lebaran 2023 kali ini yang didominasi warna sage.
Sage itu sendiri merupakan singkatan dari shade of green yang saat ini tengah trending dan viral di media sosial.
Baca Juga: Waspada Edaran Uang Palsu Saat Lebaran, Ini Dia Cara Membedakannya!
Jika dilihat dari namanya yaitu maka sage sudah pasti merupakan warna hijau. Akan tetapi banyak yang beranggapan bahwa warna sage merupakan warna hijau muted.
Yang akan memberikan atau menciptakan nuansa damai jika dipandang oleh mata. Tren warna sage ini sendiri tidak hanya dipakai oleh kalangan masyarakat Indonesia pada umumnya.
Para artis bahkan Presiden Joko Widodo dan keluarga juga ikut memakai tren warna ini di momen perayaan Lebaran Idul Fitri 2023.
Namun tahukah kamu bahwa sage bukan hanya diartikan sebagai tren warna, di Indonesia itu sendiri sage memiliki arti yang berbeda.
Menurut KBBI, sage merupakan cerita rakyat berdasarkan sejarah yang sudah ditambah dengan imajinasi dari masyarakat.
Dalam ensiklopedia Sastra Indonesia, sage berasal dari kata Jerman ‘was gesagt wird’ yang artinya ‘apa yang diucapkan’.
Baca Juga: SIMAK! Ada Diskon Tarif Tol di Pulau Jawa Khusus Untuk Arus Balik Lebaran, Berikut Rinciannya
Selain itu dalam KBBI sage juga termasuk dalam tanaman dalam keluarga min yang memiliki tinggi mencapai 70 cm.
Lebih lanjut dalam KBBI dijelaskan bahwa daun sage berbentuk oval, keras, berbulu halus, memiliki aroma yang tajam, biasanya digunakan sebagai bumbu masakan.
Dalam Twitter, pendiri Narabahasa Ivan Lanin mengungkapkan bahwa warna hijau sage dan merah saga diambil dari nama tumbuhan.
“Nama warna ‘hijau sage’ dan merah saga’ diambil dari nama tumbuhan,” tulis Ivan Lanin dalam cuitannya dikutip AyoJakarta.com melalui Twitter @ivanlanin, Rabu (26/4/2023).
Menurutnya meski sage berasal dari bahasa asing, namun di Indonesia karena sudah masuk dalam KBBI sehingga masyarakat tidak perlu bingung dalam melafalkannya.
“KBBI sudah memuat ‘sage’ (dengan e taling seperti pada ‘tauge’) sebagai nama tanaman. Warna tanaman itulah yang dimaksud pada ‘hijau sage’ (sage green),” cuit Ivan Lanin.
Baca Juga: Annisa Pohan Istri AHY Ungkap Hal yang Jadi Pertimbangan saat Pilih Baju Lebaran, Apakah Itu?
“Kata ‘sage’ tidak perlu ditulis dengan huruf miring karena sudah merupakan kata dalam bahasa Indonesia,” sambungnya.
Dalam kamus Dictionary Oxford, sage memiliki dua arti yaitu tanaman dengan daun datar yang berwarna hijau muda dan memiliki bau yang kuat untuk masakan.
Selain itu sage juga diartikan sebagai orang yang sangat bijak.***

Share this article
Viral sage saat Lebaran singkatan shade of green , tapi menurut KBBI sage yakni cerita rakyat berdasarkan sejarah dan imajinasi.