AYOJAKARTA.COM — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen) meluncurkan film Kemenangan Sejati sebagai upaya penguatan karakter bangsa.
Abdul Mu'ti sebagai Mendikdasmen serta sejumlah pejabat terkait menghadiri peluncuran film Kemenangan Sejati.
Dalam sambutannya, Abdul Mu'ti dari Mendikdasmen menyampaikan bahwa film Kemenangan Sejati ini merupakan bagian dari program prioritas Presiden dalam membangun karakter bangsa.
"Persoalan karakter bangsa menjadi isu yang sangat mengemuka akhir-akhir ini, terutama karena banyaknya tindakan kekerasan dan juga banyaknya perbuatan melanggar hukum, salah satunya adalah perjudian online," ujar Mu’ti, dikutip dari kanal YouTube KEMDIKDASMEN, Rabu, 4 Desember 2024.
Ia menambahkan bahwa judi online tidak hanya merusak ekonomi Indonesia, tapi sekaligus merusak moralitas dan peradaban bangsa.
Mu’ti menekankan bahwa penting dalam membangun kesalehan digital agar penggunaan teknologi digital menjadi bermanfaat untuk hal-hal yang konstruktif seperti penyebaran ilmu pengetahuan dan informasi bermanfaat.
"Kita perlu membangun kesalehan digital, bagaimana agar penggunaan teknologi digital itu bermanfaat untuk hal-hal yang konstruktif untuk penyebarluasan ilmu pengetahuan, penyebarluasan informasi-informasi yang bermanfaat, mungkin juga sharing berbagai macam informasi yang bersifat keilmuan dan hal-hal positif yang lainnya," jelas Mu’ti.
Mu’ti menyampaikan bahwa Mendikdasmen selalu berusaha untuk ajak semua pihak terlibat dalam upaya yang telah dilakukan guna membangun mental serta karakter bangsa.
Ia juga mencontohkan lagu berjudul Judi milik Rhoma Irama yang bisa jadi inspirasi untuk memahami bahaya judi.
"Kalau misalnya bisa dihadirkan di sini, sebenarnya Rhoma Irama bisa hadir di sini, karena Rhoma Irama ada lagu yang terkenal kan judulnya adalah Judi itu,” ujar Mu’ti.
Baca Juga: Gadis Kretek hingga Arya Saloka, Daftar Pemenang Festival Film Bandung Ke-37 Tahun 2024!
“Saya ingin menyampaikan bagaimana bahaya judi itu sebagai seorang muslim, misalnya di dalam Al-Quran disebutkan bahwa judi, kemudian minuman beralkohol, ini saya kira menjadikan dasar penting secara teologis agar kita senantiasa sadar betul akan bahaya perjudian itu,” imbuhnya.
“Kalau kata Rhoma Irama Irama yang menang juga pasti akan kalah, yang kalah apalagi gitu dan dampak sosialnya juga luar biasa kan, banyak keluarga yang juga kemudian apa berantakan ya, broken karena perjudian," paparnya.
Mendikdasmen juga mengatakan betapa penting peran keluarga dalam membangun karakter anak.
Ia menyampaikan bahwa Mendikdasmen akan meluncurkan program ‘Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat’ yang meliputi kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat dan tidur cepat.
"Ini juga dirangkaikan oleh Puspeka sebagai bagian dari, mungkin belum peluncuran tapi masih 'soft launching' begitu atau introduksi dari kebijakan Kementerian untuk membangun karakter melalui Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat,” kata Mu’ti.
Baca Juga: Road to Jakarta Film Week 2024: Akankah Jadi Titik Balik Industri Film Indonesia?
“Kita akan meluncurkan di tahun, bukan di tahun ajaran baru malah, di tahun baru nanti, semester genap nanti, kita akan meluncurkan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang meliputi kebiasaan bangun pagi, kemudian beribadah, berolahraga, kemudian makan sehat dan bergizi, gemar belajar ya, kemudian bermasyarakat dan tidur cepat.” Ujarnya.
“Kalau saya baca beberapa literatur tentang pembentukan kebiasaan itu memang harus dimulai dari conditioning, pembiasaan dari, pembiasaan itu akan tumbuh kebiasaan, dari kebiasaan akan terbentuk kepribadian, dari kepribadian akan terbentuk keadaban,” ungkap Mu’ti.
“Banyak teori yang menjelaskan itu, misalnya buku The Power of Habit atau ada buku agak baru judulnya Atomic Habits yang di situ dijelaskan bagaimana perubahan besar itu bisa dilakukan dengan kebiasaan-kebiasaan sederhana yang mudah kita lakukan dan perubahan besar pada suatu bangsa, itu bisa dimulai dari perubahan individu-individu dalam suatu bangsa itu," terangnya.
Mendikdasmen berharap film Kemenangan Sejati dan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dapat jadi inspirasi bagi generasi muda untuk membangun karakter bangsa yang kuat dan berakhlak mulia.***

Share this article
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) meluncurkan film Kemenangan Sejati sebagai upaya penguatan karakter bangsa.