AYOJAKARTA.COM - Sebuah kabar penangkapan sebanyak 1,4 juta orang di China menjadi sorotan.
Pasalnya pemerintahan Republik Rakyat China dikabarkan telah menangkap lebih dari 1,4 juta orang.
Otoritas China mengungkapkan penangkapan tersebut dilakukan menjelang kongres Nasional Partai Komunis China (PKC).
Baca Juga: Terungkap! Begini Isi Chat WA Rizky Billar Setelah Lakukan KDRT pada Lesti Kejora
Kongres tersebut akan dijadwalkan pada 16 Oktober 2022 mendatang.
Kementerian Keamanan Publik RRC menyebutkan mereka ditangkap dan ditahan dalam kampanye "Operasi 100 Hari" menjelang kongres.
Dilansir dari NTD News, pihak berwenang China melabeli mereka sebagai pelaku kejahatan.
Baca Juga: Apa Agama Orang Tua Farel Prayoga?
Namun banyak dari mereka merupakan Warga Negara China.
Mereka yang ditangkap merupakan dari kalangan kritikus, aktivis Hak Asasi Manusia, pembuat petisi, Kristen dan Praktisi Falun Gong.
Pada akhir September kemarin, para pejabat China telah mengklaim sebanyak 1,43 juta orang dengan 640 kasus kriminal telah berhasil diselesaikan.
Hal tersebut tampaknya menjadi sebuah tradisi Partai Komunis China untuk menunjukkan kekuasaan mereka.
Baca Juga: Berapa Kekayaan Lesti Kejora ? Simak Harta Istri Rizky Billar yang Mewah dan Fantastis di Sini
Serta melakukan intimidasi terhadap warga menjelang peristiwa politik besar di negara tersebut.
Diketahui kongres ke-20 Partai Komunis China akan digelar secara tertutup di Aula Besar Rakyat di Beijing, China.
Pada pertemuan tersebut dilakukan selama sepekan dan dihadiri oleh sekitar 2,3 ribu delegasi dari seluruh negeri.***

Share this article
Pemerintahan Republik Rakyat China dikabarkan telah menangkap lebih dari 1,4 juta orang menjelang kongres Nasional PKC.