AYOJAKARTA.COM - Hujan deras yang mengguyur wilayah DKI Jakarta sejak awal pekan menyebabkan sejumlah titik di Jakarta Barat terendam banjir.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini tiga hari ke depan, 11–13 Agustus 2025, terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat di wilayah ibu kota. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem.
Informasi terkini mengenai banjir dapat diakses melalui laman resmi Pantau Banjir di https://pantaubanjir.jakarta.go.id/peta-banjir-berbasiskan-rt. Jika menghadapi kondisi darurat, warga dapat segera menghubungi Call Center Jakarta Siaga 112.
Baca Juga: Cek Fakta! Status PKH BPNT Tahap 3 di Sistem SIKS-NG - Ini yang Sebenarnya Terjadi Agustus 2025
Wilayah Terendam dan Upaya Penanganan
Hingga Selasa malam (12/8), banjir masih menggenangi beberapa titik di Jakarta Barat, seperti Palapa, Rawa Buaya, Jalan Bojong Raya, Swadarma Utara 4 Ulujami, dan sekitar aliran Kali Gebyuran di Joglo.
Menurut Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, genangan disebabkan luapan kali akibat hujan deras serta kiriman air dari wilayah lain.
Untuk mengatasi banjir, Sudin SDA mengoperasikan 152 pompa stasioner di 48 rumah pompa, 70 pompa mobile, dan 60 pompa apung sejak Minggu (6/7).
Baca Juga: Pemerintah Berencana Menerapkan Sistem Keuangan Digital Payment ID untuk KPM Bansos PKH atau BPNT!
Posisi geografis Jakarta Barat yang dekat dengan Jakarta Utara membuat genangan lebih lama surut karena dipengaruhi pasang laut serta kondisi hulu sungai yang berada pada status siaga satu.
Prakiraan Cuaca dan Potensi Hujan
BMKG memprediksi hujan ringan akan mengguyur sebagian wilayah Jakarta pada Rabu, 13 Agustus 2025.
Jakarta Barat dan Jakarta Pusat diperkirakan hujan mulai pukul 19.00 WIB, sedangkan Jakarta Selatan, Timur, dan Utara berpotensi hujan sejak pukul 16.00 WIB. Kepulauan Seribu diprediksi mengalami hujan lebih awal pada pagi hari.
Baca Juga: BRI Rekrut Generasi Muda Berbakat Lewat Rekrutmen BFLP 2025
Suhu udara di Jakarta berkisar antara 23–30 derajat Celcius dengan kelembapan 64–98 persen dan kecepatan angin hingga 21 km/jam.
Wilayah sekitar Jabodetabek seperti Bogor, Depok, dan Bekasi juga berpotensi hujan ringan hingga petir, sementara Tangerang cenderung berawan.
Menurut Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, cuaca basah ini dipicu gabungan fenomena atmosfer, termasuk Dipole Mode negatif, Madden-Julian Oscillation (MJO), bibit siklon 90S dan 96W, serta sirkulasi siklonik.
Kombinasi faktor ini memicu pembentukan awan hujan masif yang berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.
Dengan prediksi cuaca ekstrem yang masih berlanjut, warga diimbau untuk menyiapkan langkah antisipasi banjir dan menjaga keselamatan diri maupun keluarga.***
Share this article
Cuaca ekstrem picu banjir di Jakbar, BMKG beri peringatan hujan lebat 11–13 Agustus. Warga diminta waspada dan siaga antisipasi.