KEPULAUAN SERIBU, AYOJAKARTA.COM -- Petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu telah mengavakuasi 19 hewan liar yang masuk ke permukiman warga selama periode Januari hingga Maret 2020.
Kepala Suku Dinas Gulkarmat Kota Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Rahmat Kristantio mengatakan, 19 hewan liar tersebut terdiri dari ular, tawon, biawak dan tokek.
"19 hewan liar kita evakuasi atas laporan warga dari pulau permukiman yang ada di Kepulauan Seribu," ujarnya, Kamis (30/4/2020).
Rahmat menjelaskan, untuk hewan liar seperti biawak atau ular setelah dievakuasi oleh petugas kembali dilepasliarkan ke pulau kosong, pulau konservasi atau cagar alam di lokasi terdekat dari tempat evakuasi.
"Untuk sarang tawon yang dievakuasi, langsung dimusnahkan petugas. Kami senang bisa membantu," tandasnya Melansir dari Berita Jakarta.

Share this article
Untuk hewan liar seperti biawak atau ular setelah dievakuasi oleh petugas kembali dilepasliarkan ke pulau kosong, pulau konservasi atau cagar alam di lokasi terdekat dari tempat evakuasi.