Cerita Dua Sosok Guru Hebat, Berani Tampil Beda Hingga Pergi Belajar ke New Zealand

Cerita Dua Sosok Guru Hebat, Berani Tampil Beda Hingga Pergi Belajar ke New Zealand / dok.Iche
Cerita Dua Sosok Guru Hebat, Berani Tampil Beda Hingga Pergi Belajar ke New Zealand / dok.Iche

TEBET, AYOJAKARTA --  Bidang pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia. Jika berbicara masalah pendidikan, kita juga berbicara tentang penerus masa depan.

Dari definisi itu, siapa yang memegang peranan penting dan signifikan terhadap tumbuh kembang manusia? Tentu saja jawabannya adalah seorang pendidik atau biasa kita panggil dengan sebutan guru.

Hal itulah yang melatarbelakangi PT. Paragon Technology and Innovation yang juga menaungi merk kosmetik seperti Wardah, Emina, dan Make Over, untuk memfasilitasi pelatihan bagi ribuan guru-guru hebat dan menginspirasi di Indonesia.

Salah satu pelatihannya yaitu Wardah Inspiring Teacher (WIT). Program pelatihan guru ini kemudian menjadi tempat bagi dua guru tangguh asal Depok dan Yogyakarta untuk memulai perjalanan hebat mereka demi mencerdaskan kehidupan bangsa.

Mereka adalah Ika Ayu Pratiwi dan Anggi Rizka Pustika. Menjadi peserta dalam WIT, membuat Ika dan Anggi melebarkan perspektif, juga pengalaman.

Ika merupakan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di TKIT Villa Mutiara Cinere di Depok Jawa Barat. Dia adalah peserta WIT tahun 2020. Awalnya, Ika memulai pendaftaran pelatihan tersebut dengan rasa ketidakpercayaan terhadap dirinya.

“Saya kira ini sebuah kompetisi. Yang terlintas di pikiran saya ini seperti ajang pemilihan Puteri Indonesia,” ujar Ika saat menjadi pembicara di Fellowship Jurnalisme Pendidikan yang diinisiasi oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan dan hasil kerjasama dengan PT Paragon, Rabu 9 Juni 2021.

Dia sempat bercerita kepada murid-muridnya tentang program pelatihan WIT. Murid-muridnya mengatakan bahwa mereka siap mendaftarkan Ika sebagai guru yang menginspirasi.  Hal ini mengingat ada dua cara untuk menjadi peserta di WIT, salah satunya yaitu hasil rekomendasi anak-anak murid.

“Setelah masuk, saya tidak menyangka masuk hingga di tahap akhir. Dari ratusan guru yang diseleksi, hanya tinggal beberapa saja,” ujar guru lulusan Bahasa Prancis Universitas Negeri Semarang itu.

Hal yang tidak jauh berbeda juga dirasakan rekan Ika, yaitu Anggi. Anggi merupakan peserta WIT di tahun 2019. Saat menjadi peserta hingga saat ini, Anggi menjadi guru di SDN Bogem 2 Yogyakarta.

“Proses belajar di WIT itu menantang diri sendiri. Proses pembelajaran yang begitu panjang,” jelasnya.

Anggi bercerita bagaimana di awal pelatihan WIT, seluruh peserta mendapatkan salah satu materi berupa pengembangan diri. Materi ini, kata dia, yang membuat para guru menjadi semangat dan mengubah pemikiran bahwa menjadi seorang guru harus percaya diri karena mempunyai peranan yang besar.

“Kami juga diajari tampil percaya diri, diajarkan make-up sederhana untuk di kelas. Pertemuan pertama, kami diajari mengenai design thinking jadi proses media belajar,” ujar guru yang juga aktif di berbagai komunitas pendidikan itu.

Membuat prototype atau media pembelajaran bagi anak-anak

Kendati Ika dan Anggi masuk di periode pelatihan yang berbeda, namun keduanya menjalani program dan pelatihan yang sama di WIT. Ika sempat bercerita bahwa di awal karirnya, dirinya sempat dituntut oleh kepala sekolah untuk fokus pada urusan administrasi, bukan pada kondisi kebutuhan murid.

Hal ini yang menjadikan Ika harus mencari terobosan agar anak-anak didiknya tidak bosan belajar dan lebih mengenal kebutuhan anak.

“Sebetulnya saya kurang srek (dengan urusan administrasi), tetapi saya mencoba membuat media-media pembelajaran. Sejak saat itu, saya seperti pemulung karena saya selalu mengumpulkan barang-barang bekas,” cerita Ika.

Ika membuat banyak media pembelajaran dari barang bekas. Mulanya, dia mencoba membuat media berupa puzzle sebagai media pra-calistung (baca, tulis, menghitung).

Namun, tantangan terus menghampiri Ika. Dia mengaku anak-anak muridnya lebih menyukai bermain kartu, melihat gambar, menyusun lego, menghitung ranting pohon, mengklasifikasikan dan mengumpulkan benda-benda dengan warga yang sama.

Keadaan itu yang kembali memaksa Ika untuk membuat inovasi lagi. Sampai akhirnya, dia berhasil membuat sebuah karya yang dia sebut ‘Karena Cinta’ (Kartu Edukasi Nama, Cara Inovasi Belajar pra membaca, menulis, dan menghitung).

“Saya tidak menyangka murid menjadi antusias dan senang belajar sambil bermain engan alat main yang selama ini sering meeka buat untuk bermain. Bahkan meminta saya membuat tema yang lain,” ungkap Ika.

Cara Ika untuk membuat terobosan baru itu tidak berjalan mulus, bahkan awalnya dia tidak mendapat dukungan dari rekan-rekan satu profesinya. Proses untuk ‘berjuang sendiri’ yang dialami Ika cukup lama, namun dia tetap bersikukuh menemukan media pembelajaran itu.

Tidak jauh berbeda dengan Ika, Anggi juga merasakan proses yang sedemikian rupa. Design thinking yang diajarkan di program pelatihan WIT adalah proses pembuatan media belajar bagi anak-anak.

“Disini kami menyadari bahwa proses pembuatan media ada tahapannya. Kita harus tahu respon, kebutuhan, keinginan, dan minat murid-murid agar bisa diterima oleh mereka. Karena nanti otomatis akan membantu murid belajar karena mereka menerima itu,” ucap Anggi.

Para peserta WIT, kata dia, juga ditantang untuk mencari tahu masalah yang terjadi di kelas dan merancang media yang cocok dengan cara proses design thinking. Pertemuan selanjutnya di program WIT, para guru diwajibkan untuk membawa prototype media dan diuji coba dengan rekan seprofesi untuk mendapatkan masukan.

Kesempatan melebarkan sayap

Ika dan Anggi hanya salah dua dari jutaan guru yang menginspirasi di Indonesia. Ika bergabung dengan Kampus Guru Cikal, yaitu sebuah lembaga pengembangan karier guru dengan kemerdekaan belajar yang merupakan kunci perubahan untuk mewujudkan pelajar yang kompeten, ekosistem yang kompeten, dan kolaboratif.

“Bersama dengan Kampus Guru Cikal kemudian saya memberanikan diri untuk menulis,” kata Ika.

Dari sana, Ika kemudian aktif menjadi penulis cerpen, puisi, maupun tulisan tentang parenting. Dia juga terlibat untuk menjadi asesor Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Nonformal (BAN PAUD dan PNF) Provinsi Jawa Barat.

Sama halnya dengan Ika, kegigihan Anggi mengantarnya untuk mendapat kesempatan pergi belajar ke New Zealand. Anggi menjadi perwakilan guru di Yogyakarta untuk belajar di salah satu negara dengan pendidikan berkualitas itu.

“Selama di New Zealand, saya merasa menemukan banyak insight. Ruang-ruang kelas di sekolah di New Zealand dirancang untuk mengeluarkan segala potensi siswa. Dinding-dinding ditempeli hasil karya mereka. Mereka buat cerita disana, ada foto dan lain sebagainya,” cerita Anggi.

Anggi bercerita bahwa sistem edukasi di New Zealand menganut sistem tiga tingkat, yang mencakup pendidikan dasar, pendidikan menengah pertama dan pendidikan menengah atas, dan pendidikan tersier di universitas maupun politeknik.

Dari cerita dua guru hebat di atas, sebagai kaum terdidik hendaknya kita terus belajar dan menikmati segala prosesnya. Bagaimanapun, guru memiliki peran dan kontribusi terhadap karir yang kita miliki sekarang. Selamat belajar dan berproses! 

 

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Pendidikan

Formasi CPNS Guru 2026 Belum Pasti, Mendikdasmen dan Menpan RB Beri Penjelasan

Mendikdasmen & Menpan RB belum pastikan rekrutmen guru 2026 karena butuh hitung anggaran & data sekolah, meski RI kurang 561 ribu guru. DPR usul 250 ribu formasi dan pemerintah siapkan tes CPNS 2027.

Metropolitan

Buka Jakarta Eco Future Fest 2026, Pramono Anung Targetkan Residu Sampah Jakarta Turun hingga di Bawah 20 Persen

Festival ini menjadi wadah kolaborasi berbagai elemen masyarakat untuk mendorong terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Metropolitan

Yey! Progres CP 201 MRT Jakarta Fase 2A Hampir Menyentuh 100 Persen, Siap Hubungkan Rute dari Bundaran HI hingga kawasan Kota Tua

Proyek ini menjadi bagian penting dari pengembangan jalur MRT Jakarta yang akan menghubungkan Bundaran HI hingga kawasan Kota Tua.

Gadget

Siap-Siap! Ini Daftar HP Samsung yang Kebagian Update One UI 9.0, Seri Galaxy S21 dan S20 Resmi Ditinggal?

One UI 9.0 (Android 17) siap rilis dengan peningkatan besar Galaxy AI, integrasi AI di Samsung Internet, animasi halus, dan pengunci aplikasi bawaan. Pembaruan ini diuji cepat pada seri Galaxy S, Z.

Gadget

Cuma Rp2 Jutaan, Realme P4x Tawarkan Baterai 8000 mAh dan Fitur AI Gaming Partner untuk Main Game Sepuasnya

Realme P4x resmi hadir di Indonesia mulai Rp2,4 jutaan membawa baterai monster 8000 mAh. Dipuji Jagat Review, HP tahan banting standar militer ini dibekali layar 120 Hz, chip UniSOC T7250, dan NFC.

Metropolitan

Jakarta Urban Knowledge Hub Resmi Dibuka, Jadi Wadah Kolaborasi Baru untuk Rumuskan Berbagai Solusi Tantangan Perkotaan Berbasis Data dan Riset

Peluncuran Jakarta Urban Knowledge Hub menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI dalam membangun Jakarta menuju kota global.

Bisnis

Pindang Cukanggenteng Naik Kelas! Ibu-Ibu Nasabah PNM Mekaar Disuntik Modal dan Ilmu Kemasan Kreatif!

Sinergi PNM dan KKP latih 80 pengusaha pindang Cukanggenteng Bandung. Dorong legalitas NIB, manajemen keuangan, dan kemasan kreatif!

Metropolitan

Pramono Anung Susun SOP Baru Proyek Galian Jakarta, Jalan Tak Lagi Dibongkar Berulang Kali

Gubernur Pramono Anung meminta agar seluruh pekerjaan galian yang ada di ibu kota kini menggunakan satu SOP yang sama.

Jakarta Selatan

Info untuk Warga Jaksel! Jakarta Selatan Career Fest dan Bazraar 2026 Hadir pada 7-8 Juli, Banyak Loker yang Dibuka untuk Pencari Kerja

Jakarta Selatan Career Fest dan Bazaar 2026 ini digelar di Gedung Nyi Ageng Serang, Jl. H.R Rasuna Said No. 22 mulai pukul 10.00-16.00 WIB.

Metropolitan

Rundown Jakarta Kreatif Festifal 2026 4-5 Juli di Istora Senayan, Nikmati Berbagai Aktivitas Seru yang Inspiratif dan Edukatif

Jakarta Kreatif Festival 2026 hadir dengan semangat “A Creative Movement for A Sustainable Global City”.

Jakarta Barat

Ditargetkan Rampung Desember 2026, Flyover Latumenten akan Dibangun 2 Arah, Ini 3 Manfaat yang Bisa Dirasakan Masyarakat

Flyover yang berada di kawasan Grogol, Jakarta Barat ini akan dibangun dengan dua arah sehingga mampu mengakomodasi arus kendaraan dari kedua sisi

Jakarta Selatan

Usai Dikritik, Gubernur Pramono Jelaskan Konsep Fasilitas 'Gembok Cinta' yang Akan Dibangun di Kawasan Rasuna Said

Pramono menyampaikan, lokasi pemasangan gembok cinta ala Korea itu bukan berada di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Nasional

PT KAI Siap Menggunakan BBM B50 untuk Seluruh Sarana Kereta Bertenaga Diesel, Uji Coba Ketat Dilakukan

Kebijakan ini dilakukan menyusul mendatori pemerintah yang resmi memberlakukan B50 sejak 1 Juli 2026.

Metropolitan

Yuk Hadir ke Jakarta Eco Future Fest 2026 Hari Ini dan Mampir ke Boothnya dengan Membawa Barang yang Masih Bisa Dikelola dan Tukarkan Sesuai Ketentuan

Acara ini merupakan rangkaian dalam menyambut 5 Abad Kota Jakarta pada 2027 sekaligus perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta.

Jakarta Barat

Tanggul Kali Grogol Rampung, Mengapa Cekungan Kemanggisan Masih Dibayangi Banjir?

Tanggul Kali Grogol sukses cegah luapan kali, tapi kawasan cekung Kemanggisan masih dibayangi banjir kiriman akibat drainase buruk. Gubernur DKI melarang bangunan liar dan sisa proyek rampung 2026.

Tangerang

Hari Ketiga Api Masih Menyala, Dampak Kebakaran TPA Jatiwaringin: 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Jakarta Barat

Warga Pejompongan hingga Bintaro Siap-siap! Pramono Anung Bocorkan Daftar Prioritas Flyover Baru di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang mematangkan rencana pembangunan sejumlah flyover baru di titik-titik krusial.

Bisnis

Tak Lagi Fokus Perumahan, BTN Jabar Bidik Industri Horeca secara Masif

BTN Jabar memperluas transformasi bisnis dengan menggarap sektor Horeca melalui pembiayaan dan pembangunan ekosistem transaksi.

Bisnis

BTN Gandeng Ayo Media Network, Puluhan Kepala Cabang Dalami Strategi Hubungan Media

BTN mengunjungi Ayo Media Network untuk memperkuat sinergi dengan media, membahas komunikasi publik, media digital, dan manajemen krisis.

Bisnis

Dominasi KPR Subsidi, BTN Jabar Sumbang Aset Terbesar di Luar Jakarta

BTN Jabar menjadi penyumbang aset nasional terbesar di luar Jakarta sekaligus memimpin pangsa pasar KPR program pemerintah di Jawa Barat.