AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa seluruh kebijakan yang dijalankan Pemprov DKI Jakarta diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Menurutnya, ukuran keberhasilan pembangunan kota bukan hanya terlihat dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari kemudahan dan kenyamanan yang dirasakan warga dalam menjalani aktivitas sehari-hari.
Hal tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri malam puncak perayaan HUT ke 499 Kota Jakarta bertajuk Menuju 5 Abad Jakarta di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Sabtu (27/6).
Dalam kesempatan itu, ia hadir bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.

"Jadi yang pertama, saya paling penting mengharapkan warga Jakarta hidupnya nyaman, gampang, bahagia, dan mudah," ujarnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program di sejumlah sektor.
Pada bidang transportasi, Pemprov DKI telah memberikan layanan transportasi umum gratis kepada 15 kelompok masyarakat sebagai bagian dari upaya memperluas akses mobilitas sekaligus mendorong penggunaan angkutan umum.
Selain memberikan kemudahan akses transportasi, pemerintah juga terus meningkatkan kualitas integrasi antarmoda agar perjalanan masyarakat menjadi lebih efisien.

Di sektor lingkungan, Pemprov DKI menyiapkan pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di beberapa lokasi, yakni Bantargebang, Tanjung, dan Sunter.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu memperkuat sistem pengelolaan sampah yang selama ini juga didukung melalui gerakan pemilahan sampah dari rumah tangga.
Pramono optimistis langkah tersebut dapat menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi volume sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir sekaligus menghasilkan energi yang bermanfaat.
Sementara itu, untuk mengurangi risiko banjir, Pramono mengatakan pihaknya akan melanjutkan berbagai program pengendalian banjir, seperti normalisasi sungai dan pengerukan saluran air di sejumlah titik yang dinilai rawan genangan.

Di bidang infrastruktur, Pemprov DKI juga membangun akses pejalan kaki bawah tanah di kawasan Bundaran HI yang akan terhubung langsung dengan jaringan MRT.
"Nanti akan masuk ke MRT sehingga tidak ada lagi orang yang menyeberang di permukaan. Tidak ada lagi orang yang menyeberang, dan di dalam ini nanti juga akan ada UMKM," katanya.
Tak hanya itu, pembangunan pedestrian deck di kawasan Dukuh Atas juga dipercepat guna mengintegrasikan berbagai moda transportasi massal.
Fasilitas ini diharapkan mempermudah perpindahan penumpang sekaligus menciptakan kawasan yang lebih ramah bagi pejalan kaki.
Pemprov DKI juga akan melanjutkan penyelesaian sejumlah proyek strategis yang sebelumnya belum rampung.***
Share this article
Keberhasilan pembangunan kota bukan hanya terlihat dari infrastruktur yang berdiri, tetapi juga dari kemudahan dan kenyamanan yang dirasakan warga.