AYOJAKARTA.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengajak seluruh masyarakat untuk mulai membiasakan memilah sampah sejak dari rumah.
Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan di ibu kota.
Ajakan tersebut disampaikan Rano saat menghadiri Karnaval Jakarta Penuh Warna yang digelar bertepatan dengan pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (28/6).

Perubahan pola pengelolaan sampah perlu segera dilakukan karena mulai Agustus TPST Bantar Gebang tidak lagi diperbolehkan menerapkan sistem open dumping atau pembuangan sampah secara terbuka.
"Mulai Agustus ini, kawasan Bantar Gebang sudah tidak diperbolehkan lagi menggunakan sistem open dumping. Semua sampah yang kita kirim harus berupa residunya saja," ujar Rano.
Diketetahui, Pemprov DKI Jakarta terus menggencarkan edukasi kepada warga melalui pemerintah kota, kecamatan, hingga kelurahan agar budaya memilah sampah menjadi kebiasaan sehari-hari.

Rano juga mengatakan saat ini Pemprov DKI sedang membangun unit pengolahan sampah berteknologi tinggi atau ITF (Intermediate Treatment Facility) di sejumlah tempat, salah satunya di kawasan Sunter, Jakarta Utara.***
Share this article
Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah mendukung sistem pengelolaan sampah yang lebih modern dan berkelanjutan di ibu kota.