AYOJAKARTA.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, mengumumkan pembatalan program sarapan gratis di Jakarta.
Diketahui, program sarapan gratis ini merupakan janji Pramono dan Rano saat kampaye pemilihan Gubernur dan Wakil Gubenur DKI Jakarta 2024.
Kendati demikian, Pramono Anung menyampaikan jika pihaknya sudah memiliki program pengganti.
Program pengganti tersebut adalah program renovasi kantin di sekolah.
Baca Juga: Gebrakan Baru Lagi! Tiba-Tiba Ada Infinix Hot 60 Pro Plus, Berikut Bocoran Spesifikasinya
Dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (14/3/2025) hal ini disampaikan Pramono setelah bertemu dengan Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana.
"Sarapan pagi yang dulu pernah kita gagas, nanti akan dirubah programnya menjadi yang pertama untuk perbaikan kantin yang ada disekolah-sekolah," ujar Pramono.
Program renovasi kantin ini diharapan bisa memudahkan Badan Gizi Nasional untuk menjalankan program bergizi di lapangan.
Nantinya, kantin yang sudah direnovasi akan menjadi satuan pelakanan pemenuhan gizi (SPPG).
Baca Juga: PKH Tahap 2 Tahun 2025 Segera Cair, KPM dengan Kriteria Ini Terima Rp2,1 Juta, Kamu?
Kantin akan ditugaskan melayani sekolah itu sendiri atau sejumlah sekolah lain di sekitarnya.
Program ini nantinya juga sekaligus membantu program makan bergizi gratis yang diselenggarakan oleh pemerintah pusat.
Pramono juga mengatakan jika anggaran yang awalnya digunakan untuk program sarapan gratis, akan dialihkan ke bantuan KJP Plus.
Ia mengatakan akan mengembalikan jumlah penerima menjadi 705 ribu siswa yang kini menurun ke angka 520 ribu.
Hal ini terjadi karena beberapa waktu lalu sejumlah siswa dicabut status penerima KJP Plus-nya.
"KJP yang dulu belum terselesaikan, dalam bulan ini akan kami selesaikan," tegasnya.
Pramono berharap pada bulan Maret 2025 ini proses penyelesaian KJP Plus segera beres.***

Share this article
Pramono Anung menyampaikan jika pihaknya sudah memiliki program pengganti sarapan gratis, apa itu? Simak di sini.