AYOJAKARTA.COM – Proses dukungan terhadap Anies sebagai Cagub di Pilkada Jakarta, menurut Hermawi Taslim selaku Sekjen Partai Nasdem telah melalui serangkaian pengujian.
Karena telah mengetahui kemampuan dan keberanian berkomitmen, Partai Nasdem secara resmi menyatakan dukungan terhadap Anies untuk berlaga di Pilkada Jakarta.
Usai resmi mendapat dukungan politik dari Partai Nasdem untuk berlaga di Pilkada Jakarta, Koalisi Indonesia Maju langsung memberi respon.
Ditemui awak media, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani menjelaskan perihal nama yang sudah dikantongi KIM untuk menjadi lawan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta.
Meski sudah menyepakati satu nama untuk menghadapi Anies di Pilkada Jakarta, KIM atau Koalisi Indonesia Maju lebih memilih untuk menunggu momentum.
“Pada waktunya nanti akan kami umumkan calon yang akan menjadi calon gubernur di daerah Jakarta,” ungkap Ahmad Zaini.
Dalam keterangan kepada awak media, Ahmad Zaini juga menegaskan KIM tak gentar untuk bertanding dengan Anies di Pilkada Jakarta.
Berpijak pada ajang pemilihan presiden pada Februari lalu, Ahmad mengingatkan jumlah perolehan suara capres Prabowo Subianto yang jauh mengungguli Anies.
Menjadi polemik publik, perhelatan Pilkada Jakarta juga sempat diwarnai dengan adanya wacana untuk melakukan pertandingan ulang atau Rematch antara Ahok dengan Anies.
Menyikapi wacana pertandingan ulang, Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok menilai hal tersebut merupakan hal positif untuk dilakukan.
Disamping untuk menentukan posisi perolehan suara, Rematch juga merupakan indikasi kedewasaan politik pemilih di ajang Pilkada, khususnya warga Jakarta.
“Rematch sama Pak Anies lebih menarik, supaya mengukur sampai dimana bangsa ini setelah naik levelnya untuk menuju Bhineka Tunggal Ika,” ungkap Ahok.
Selain Anies yang dipastikan sudah memiliki tiket, Pilkada Jakarta 2024 juga menyodorkan sederet nama tokoh kenamaan serta bakal calon pasangan pesaing.
Menjadi bagian Koalisi Indonesia Maju, nama Ridwan Kamil serta Jusuf Hamka yang juga merupakan kader Partai Golkar digadang akan mendampingi Ketum PSI di Pilkada Jakarta.
Menawarkan pasangan Kaesang Pangarep dan Jusuf Hamka, Airlangga menyebut partainya masih terbuka untuk melakukan pembahasan terkait Pilkada Jakarta.
Berdasarkan hasil survei Litbang Kompas, elektabilitas Anies menempati urutan pertama yang disusul oleh Ahok, Ridwan Kamil, dan Kaesang di urutan terakhir.
Sehubungan dengan calon kuat yang akan menjadi lawan politik di Pilkada Jakarta, Ketua DPP PSI Dedek Prayudi memberi tanggapan.
Menurut Dedek, selain merupakan partai yang mandiri, PSI juga bagian dari KIM sehingga memunculkan dua perspektif politik.
“Dari rekomendasi DPW PSI nama Kaesang selalu muncul, di KIM masih digodok,” tegas Dedek.

Share this article
Dalam keterangan kepada awak media, Ahmad Zaini juga menegaskan KIM tak gentar untuk bertanding dengan Anies di Pilkada Jakarta.