AYOJAKARTA.COM - Tanpa keikut saertaan Anies Baswedan di Pilkada Jakarta, suara dukungan masyarakat diprediksi akan tertuju secara massal kepada paslon KIM Plus.
Dengan tidak adanya Anies Baswedan sebagai pesaing kuat bagi pasangan Rawon, peluang KIM Plus mendulang suara limpahan Anies Baswedan menjadi lebih terbuka.
Terlebih antusiasme masyarakat terhadap Anies Baswedan luruh usai PDIP lebih memilih untuk mengusung pasangan Pramono Anung-Rano Karno di Pilkada Jakarta.
Berbekal jumlah dukungan parpol yang gemuk serta pasangan calon yang dikenal luas, KIM Plus optimis akan keluar sebagai pemenang di Pilkada Jakarta.
Baca Juga: BLT Rp300 Ribu hingga Rp600 Ribu Siap Dicairkan Awal September 2024, Bansos PKH dan BPNT?
Sehubungan dengan adanya pandangan terkait peralihan suara yang semula ditujukan bagi Anies beralih ke Rawon, Analis Politik Hendri Satrio ikut memberikan tanggapan.
Menurut Hendri Satrio atau akrab disapa Hensat, perspektif yang banyak beredar di kalangan masyarakat memang cukup relevan.
Selain karena PDIP lebih mengedepankan kadernya yang relatif kurang memiliki basis massa kuat, mekanisme Pilkada Jakarta kali ini juga berbeda dengan sebelumnya.
Berlangsung secara serentak di seluruh wilayah Indonesia, masing-masing parpol menurut Hensat akan lebih sibuk dengan daerah masing-masing.
Baca Juga: Sebanyak 9.036 Pelamar CPNS 2024 Berstatus TMS, Pahami 10 Ketentuan Ini Sebelum Unggah Dokumen
Tanpa adanya dukungan dari wilayah lain serta pesaing kuat seperti Anies, peluang kemenangan bagi pasangan Rawon menjadi lebih besar.
Meski tidak sepopuler Anies Baswedan, sosok Ridwan Kamil bisa dipastikan memiliki kedekatan lebih terhubung dengan akar rumput.
Dalam sejumlah even nasional, sosok RK yang sebelumnya dikenal sebagai Gubernur Jawa Barat banyak mendapat respon dari masyarakat pecinta sepak bola.
Selain RK, sosok cawagub Suswono yang merupakan kader dari PKS juga akan mampu mendongkrak perolehan suara mayoritas pemilih di Jakarta.
Menjadi pasangan dengan potensi suara lebih besar, menurut Hensat menjadi relevan untuk dijadikan sebagai bekal optimisme kemenangan.
“Akar rumput kekuatannya memang ada di PKS, kalau KIM Plus mengklaim bahwa suara Anies Baswedan akan ke mereka, sementara ini harus disetujui,” ungkap Hensat dikutip dari kanal YouTube tvOneNews, Kamis (29/8/2024).
Kehadiran sosok Pramono Anung sebagai paslon, menurut Hensat merupakan kejutan yang tidak terduga bagi masyarakat Jakarta.
Sehingga dampak elektabilitas yang dimiliki Pramono Anung, menurut Hensat kurang dapat diterima oleh sebagian besar pemilih Jakarta.
Baca Juga: Surat Undangan Sudah Dibagikan! Ada Bansos yang Cair kepada KPM Lewat PT Pos Indonesia, Bansos Apa?
Meski demikian, Hensat mengingatkan agar KIM Plus juga perlu bersikap mewaspadai popularitas yang hingga saat ini dimiliki Rano Karno.
Berbekal kenangan kuat dan merakyat melalui tayangan sinetron, Hensat menduga keluarga Si Doel juga akan dikerahkan dalam kampanye Pilkada Jakarta mendatang. ***

Share this article
KIM Plus optimis bisa menang di Pilkada Jakarta usai tak ada nama Anies Baswedan ikut maju berkompetisi.