TEBET, AYOJAKARTA.COM – Para guru honorer di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) diminta bersabar untuk pencairan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) Rp1,8 juta.
Pasalnya, Kemenag bakal segera menyalurkan dana BLT atau BSU guru honorer senilai Rp1,8 juta ke rekening masing-masing penerima, yakni BNI, Mandiri, maupun BCA dan swasta lainnya.
Dirjen Pendidikan Islam, M Ali Ramdani mengatakan, pencairan dana BLT atau BSU guru honorer Rp1,8 juta itu akan diberikan kepada 542 ribu guru bukan PNS pada raudhatul athfal (RA)/Madrasah, 93 ribu guru pendidikan agama Islam (PAI) bukan PNS di sekolah umum.
“Jadi, totalnya ada 636 ribu guru bukan PNS yang akan menerima bantuan subsidi upah,” ujar Ali dalam keterangan tertulisnya, Rabu (2/12/2020).
Ali membeberkan, penyaluran dibayarkan satu kali untuk 3 bulan, yakni Oktober 2020, November 2020, dan Desember 2020 dengan besaran Rp600 ribu per orang tiap bulan, sehingga total dana BLT atau BSU guru honorer yang bakal didapat sebesar Rp1,8 juta tanpa potongan.
Nah, bagaimana cara cek penerima BSU atau BLT Rp1,8 juta Kemenag di laman simpatika.kemenag.go.id? Perhatikan langkahnya:
1. Login laman simpatika.kemenag.go.id
2. Isi nomor akun atau nomor pegawai/nama/NUPTK dan mengisi kata sandi (password)
AYO BACA : BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Rp1,8 Juta Tak Akan Cair ke Penerima Prakerja! Cek Penerima di Sini!
3. Klik cari menu “Tunjangan” di pojok kiri layar
4. Lalu klik pilihan “Tunjangan Insentif GBPNS”
5. Muncul “Ajuan Tunjangan” setelah diklik lebih lanjut akan muncul rekening bank guru/pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) bersangkutan
6. Jika di dalam rekening sudah muncul angka sesuai nilai BLT atau BSU, maka dana tersebut bisa dicairkan. Bila belum ada, PTK bisa menghubungi pimpinan madrasah di mana tempat kalian mengajar
Diketahui, Kemenag telah mengalokasikan anggaran besar dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang terkait dengan pendidikan agama dan keagamaan. Total alokasi anggaran yang diamanahkan kepada Kemenag mencapai Rp5,7 triliun.
Menurut Menteri Agama (Menag), Fachrul Razi mengatakan, anggaran sebesar itu dialokasikan untuk subsidi penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh pada madrasah, subsidi kuota internet untuk mahasiswa, bantuan operasional untuk pendidikan keagamaan Islam dan pondok pesantren, madrasah diniyah takmiliyah dan lembaga pendidikan Al-Qur'an, bantuan daring untuk pondok pesantren dan bantuan untuk guru RA/madrasah dan guru PAI.
AYO BACA : BLT GURU HONORER KEMENDIKBUD: Begini 5 Syarat dan 3 Cara Cek Penerima BLT Rp1,8 Juta!

Share this article
Para guru honorer di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) diminta bersabar untuk pencairan bantuan subsidi upah (BSU) atau bantuan langsung tunai (BLT) Rp1,8 juta.