SEMARANG, AYOJAKARTA.COM -- Salah satu upaya mencegah penularan virus corona dengan rutin membersihkan tangan. Namun saat ini harga produk hand sanitizer melambung hingga langka di pasaran karena wabah corona.
Hal tersebut yang melatari dosen Prodi MSP Departemen Sumberdaya Akuatik Fakultas Perikanan & Ilmu Kelautan (FPIK) Universitas Diponegoro, Suryanti menginisasi pembuatan hand sanitizer dan sabun antiseptik berbahan daun mangrove. Lokasi yang dipilih untuk program pemberdayaaan kali ini adalah Tapak Tugu dan Mangunharjo.
Kedua lokasi tersebut merupakan kawasan konservasi mangrove wilayah pesisir kota Semarang yang juga menjadi desa binaan MSP FPIK UNDIP sejak tahun 2013.
Suryanti mengatakan, kegiatan ini akan melibatkan mahasiswa UNDIP dari berbagai fakultas, hanya saja jumlahnya tidak sebanyak biasanya. Hal ini berkenaan dengan protokoler COVID-19, sehingga jumlah mahasiswa dibatasi untuk mengurangi risiko.
"Kegiatan nantinya seperti biasanya akan dilaksanakan di Mangunharjo dan Tapak Tugu, masing-masing keluarahan akan diturunkan 10 mahasiswa," jelas dia.
Ia memastikan protokoler COVID-19 akan tetap dilaksanakan sesuai petunjuk pemerintah pusat dan pemangku wilayah.
"Progam pengabdian ini akan dimulai pada Juli 2020," sebutnya.
MSP FPIK UNDIP sendiri, lanjut Suryanti, sudah lebih dari lima tahun melaksanakan berbagai pengabdian di desa binaan tersebut.
Humas KNTI Kota Semarang, Hendra Wiguna mengapresiasi MSP UNDIP yang sudah lama konsen dalam konservasi di pesisir Kota Semarang.
“Peran perguruan tinggi ini sangat kami harapkan, keberadaan perguruan-perguran tinggi di Kota Semarang harus menjadi jawaban dari segala permasalahan yang belum terselesaikan di kota pesisir ini," terang Hendra
Menurut Hendra, masih banyak sumberdaya pesisir di Kota Semarang yang belum dimaksimalkan potensinya, baik itu sumber daya alamnya maupun manusianya.
"Di tengah pandemi COVID-19 ini contohnya, nelayan-nelayan kita masih melaut tentu ini menjadi potensi tersendiri bagi Kota Semarang. Mengingat jika berkata arus perdagangan, Kota Semarang menjadi jantungnya di Jawa Tengah," ujar endra
Ia berharap ke depan KNTI dan FPIK Undip bisa bekerjasama lebih jauh dalam pembangunan pesisir Kota Semarang.

Share this article
Humas KNTI Kota Semarang, Hendra Wiguna mengapresiasi MSP UNDIP yang sudah lama konsen dalam konservasi di pesisir Kota Semarang.