AYOJAKARTA.COM -- Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengundang sebanyak 50 orang dari masing-masing tim pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) untuk menghadiri debat langsung.
“Masing-masing tim pasangan calon akan diberikan kesempatan untuk tim yang hadir itu maksimal adalah 50 orang,” ucap Ketua KPU Hasyim Asy’ari di Kantor KPU.
Penjelasan diberikan bahwa hanya mereka yang memiliki undangan resmi yang dapat mengakses area debat capres-cawapres.
Baca Juga: Membaca Kepribadian Seseorang dari Bentuk Kaki, Coba Perhatikan Jempolnya
“Ada mekanisme mengontrol atau memastikan siapa saja yang dapat masuk dengan membawa undangan tersebut,” ucap Hasyim.
Saat ini, KPU telah mengkonfirmasi lokasi debat pertama dan kelima, yang akan diadakan di kantor KPU. Namun, lokasi untuk debat kedua, ketiga, dan keempat belum dikonfirmasi.
Sebelumnya dilaporkan bahwa debat perdana, yang akan melibatkan Anies Baswedan, Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo, akan membahas isu pemerintahan, hukum, hak asasi manusia, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga. Debat ini dijadwalkan berlangsung di Kantor KPU, Jakarta Pusat, pada Selasa, 12 Desember 2023.
Debat kedua, yang akan melibatkan Muhaimin Iskandar, Gibran Rakabuming Raka, dan Mahfud MD, dijadwalkan pada 22 Desember 2023. Namun, lokasi debat antarcawapres belum dikonfirmasi oleh KPU.
Baca Juga: 8 Tanda Orang yang Tidak Suka Denganmu Meski Mereka Bersikap Baik, Yuk Kenali Ciri-Cirinya
“Debat kedua yang menjadi porsinya cawapres untuk berdebat, temanya adalah ekonomi, baik itu ekonomi kerakyatan, ekonomi digital, keuangan, investasi, pajak, perdagangan, pengelolaan APBN dan APBD, infrastruktur dan perkotaan,” ucap Hasyim.
Debat ketiga, dijadwalkan pada 7 Januari 2024, akan melibatkan para capres dan membahas pertahanan, keamanan, hubungan internasional, dan geopolitik.
Debat keempat, yang dijadwalkan pada 21 Januari 2024, akan kembali menjadi porsi untuk cawapres dan membahas pembangunan berkelanjutan, sumber daya alam, lingkungan hidup, energi, pangan, agraria, serta masyarakat adat dan desa.
“Kemudian, topik terakhir, tema debat terakhir menjadi porsinya debat capres meliputi kesejahteraan sosial, kebudayaan pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan juga inklusi,” ucap Hasyim.
Baca Juga: Tes Penglihatan: Ada 1 Motor yang Paling Berbeda di Gambar Ini, Apakah Kamu Melihatnya?
Debat terakhir, yang dijadwalkan pada 4 Februari 2024 di Kantor KPU, Jakarta Pusat, akan melibatkan pasangan capres dan cawapres yang akan saling mendampingi di atas panggung debat, namun dengan porsi bicara yang terfokus pada capres pada debat capres dan sebaliknya pada debat cawapres.
“Intinya, yang bicara, boleh dikatakan kalau debat capres ya sepenuhnya capres. Kalau cawapres, sepenuhnya cawapres,” tutup Hasyim.

Share this article
Penjelasan diberikan bahwa hanya mereka yang memiliki undangan resmi yang dapat mengakses area debat capres-cawapres.