AYOJAKARTA.COM -- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara terjadinya kericuhan di Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.
Kericuhan itu terjadi diduga antara kelompok pendukung Palestina dan kelompok pendukung Israel.
Menurut Mahfud MD kericuhan itu terjadi karena adanya kesalahpahaman di antara kedua kelompok tersebut.
"Saya mendengar ada kesalahpahaman antara orang pro Palestina dengan orang yang belum paham," kata Mahfud MD dikutip ayojakarta.com dari youtube KOMPASTV pada Senin, 27 November 2023.
Atas kesalahpahaman itu, kata Mahfud maka terjadilah bentrokan, sehingga melukai dari kedua kelompok.
"Ada gerakan kelompok itu dianggap gerakan liar sehingga terjadi bentrok," ujarnya.
Baca Juga: Antusiasme Piala Dunia U-17 di Melonjak Tinggi, Tiket Gratis Semifinal Dihentikan?
Saat ini, lanjut Mahfud kasus kerusuhan di Kota Bitung sudah dapat diselesaikan oleh pihak kepolisian.
"Kerusuhan di Kota Bitung biar diselesaikan oleh aparat," ucapnya.
Sebelumnya, kondisi pusat kota Bitung, Sulawesi Utara pada Sabtu, 25 November 2023, siang memanas lantaran terjadi perpecahan antar dua kelompok warga yang mengakibatkan bentrok.
Video rekaman bentrokan antar kelompok warga di Bitung itu viral usai dibagikan di media sosial dan banyak mendapat sorotan.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Bakal Dapatkan Dukungan dari Pemilih Muda? Ketua TKN Merespons Begini
Kedua kelompok yang bentrok tersebut juga disebut-sebut membawa bendera negara lain dan itulah yang diduga menjadi penyebab konflik keduanya.
Dalam video yang beredar di medsos itu, kerusuhan yang terjadi Kecamatan Maesa, Kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara.

Share this article
Menurut Mahfud MD kericuhan itu terjadi karena adanya kesalahpahaman di antara kedua kelompok pendukung Palestina dan Israel.