AYOJAKARTA.COM - Hunian sementara (huntara) bagi korban bencana di Kabupaten Aceh Tamiang akhirnya rampung dibangun.
Kini huntara tersebut juga sudah mulai ditempati oleh warga terdampak.
Penyelesaian huntara ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang sebelumnya harus tinggal di tempat pengungsian pascabencana.
Pembangunan huntara ini menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan pascabencana, guna memastikan warga terdampak bisa kembali menjalani kehidupan yang lebih layak dan aman.
Dipantau melalui video yang diunggah di akun Instagram @arisazumi, tampak penampakan huntara yang terlihat tertata rapi dengan dilengkapi fasilitas pendukung, mulai ruang interaksi warga, taman bermain anak, serta tempat ibadah.
Video tersebut diambil dengan penerbangan singkat menggunakan drone FPV.
Hunian yang berlokasi di Jl. Banda Aceh – Medan, Kebun Tj. Seumantoh
Kec. Karang Baru, Kab. Aceh Tamiang, Aceh itu memiliki 600 unit untuk warga terdampak bencana.
Hunian tersebut berukuran 4,5x4,5 meter dan pada bagian atapnya dibuat dengan menggunakan bahan seng.
Sementara fasilitas pendukung mulai dari WiFi, 14 musala, 14 dapur umum, dan 120 toilet serta kamar mandi juga telah tersedia.
Tampak beberapa sepeda motor milik warga yang sudah terparkir di halaman rumah mereka.
Para warga juga sudah mulai berinteraksi sambil duduk santai di depan rumah mereka.
Dengan ditempatinya huntara ini, diharapkan pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga pascabencana bisa berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.***

Share this article
Penyelesaian huntara di Aceh Tamiang ini menjadi angin segar bagi masyarakat yang sebelumnya harus tinggal di tempat pengungsian pascabencana.