AYOJAKARTA.COM - Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi pembangunan rumah hunian Danantara di Aceh Tamiang, Kamis (1/1).
Rumah hunian ini dibangun untuk para korban yang terdampak bencana di Aceh Tamiang.
Saat tiba, Prabowo langsung mengecek unit rumah yang memiliki luas 4,5x4,5 meter/
Dikutip dari presidenri.go.id, rumah tersebut sudah dilengkapi dengan fasilitas penunjang kenyamanan penghuni.
Baca Juga: Pemerintah Izinkan Semua Pihak untuk Salurkan Bantuan kepada Korban Bencana Sumatera, Syaratnya...
Mulai dari tempat tidur, kipas angin, lemari, akses jaringan internet, serta sambungan listrik untuk mendukung kebutuhan sehari-hari warga.
Selain itu, kawasan rumah hunian Danantara juga dilengkapi dengan ruang komunal yang bisa digunakan bersama oleh para penghuni.
Fasilitas komunal yang disiapkan mulai dari dapur bersama, toilet, taman bermain anak, musala sebagai sarana ibadah dan interaksi sosial masyarakat.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan percepatan pembangunan hunian yang layak bagi masyarakat terdampak bencana.
Hunian ini dirancang sebagai tempat tinggal sementara selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi berlangsung.
Pemerintah melalui Danantara menargetkan pembangunan hingga 15.000 unit rumah hunian.
Rumah tersebut ditargetkan bisa selesai dalam tiga bulan di wilayah terdampak bencana yakni Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Sebagai informasi, pembangunan di Aceh Tamiang ini sudah dimulai sejak 24 Desember 2025.
Di tahap awal, pembangunan hunian sudah ada 600 unit rumah yang berlokasi di Kampung Simpang 4, Kecamatan Karang Baru.
Dengan adanya program rumah hunian ini, diharapkan bisa mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan terdampak.***

Share this article
Program rumah hunian Danantara ini, diharapkan bisa mempercepat pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat di kawasan terdampak.