AYOJAKARTA.COM - Sudah lebih dari 1 tahun lamanya program MBG, BGN kini akan perkuat akurasi data penerima manfaat dengan integrasi lintas kementerian dan lembaga.
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa validasi data menjadi langkah awal untuk memastikan ketepatan pelaksanaan program.
“Langkah pertama adalah melakukan validasi data, sehingga kami memiliki data yang lebih pasti dibandingkan sebelumnya,” ujar Sony dikutip ayojakarta.com dalam keterangan resmi pada Jumat, 24 April 2026.

Ia menjelaskan bahwa data penerima manfaat berasal dari berbagai wali data, meliputi sektor pendidikan, keagamaan, serta kependudukan dan kesehatan.
Dalam hal ini, BGN berperan sebagai pengguna data yang mengintegrasikan seluruh sumber tersebut.
“BGN tidak mengintervensi wali data, tetapi mengintegrasikan data tersebut dalam satu sistem,” jelasnya.
Menurutnya, integrasi data dilakukan agar seluruh kementerian memiliki referensi yang sama terkait penerima manfaat, termasuk dalam memantau cakupan program.

“Dengan data yang terintegrasi, kita bisa melihat siapa yang sudah menerima manfaat dan siapa yang belum,” tambahnya.
Saat ini, BGN juga membuka akses pengecekan data sebagai bagian dari proses validasi, serta akan mengembangkan sistem integrasi berbasis API untuk memperkuat sinkronisasi data ke depan.***

Share this article
Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa validasi data menjadi langkah awal untuk memastikan ketepatan pelaksanaan program.