AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta melalui PT MRT Jakarta kini tengah bersiap memulai pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Dukuh Atas yang dikenal dengan konsep "Jembatan Cincin Donat" atau Dukuh Atas Pedestrian Deck, Jakarta Pusat.
Proyek yang digadang-gadang menjadi salah satu ikon baru Jakarta ini dijadwalkan memasuki tahap peletakan batu pertama atau groundbreaking pada bulan Juni 2026.
Pembangunan JPO Dukuh Atas menjadi bagian dari upaya Pemprov DKI untuk memperkuat konektivitas kawasan transit terbesar di ibu kota yang ditargetkan rampung pada tahun 2028.

Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu mempermudah mobilitas pejalan kaki yang berpindah moda transportasi di kawasan yang menjadi titik temu berbagai layanan angkutan massal.
Pembangunan Cincin Donat Dukuh Atas ini berada di atas fasilitas umum penting di Jakarta Pusat, yaitu di Jalan Jenderal Sudirman serta rel kereta api dan KRL.
Kemudian di kawasan Kali Besar dan Sungai Ciliwung, sehingga pembangunan diperkirakan memiliki kesulitan tersendiri.
Konsep desain berbentuk lingkaran yang menyerupai cincin atau donat menjadi daya tarik utama proyek tersebut.

Menariknya, akan ada fasilitas lift di empat titik strategis, yaitu di area GRHA BNI, The Landmark Center, Tanjung Karang/Stasiun MRT Dukuh Atas, serta kawasan pertokoan Blora.
Fasilitas ini dihadirkan agar pergerakan dan mobilitas masyarakat di kawasan sibuk Dukuh Atas bisa berjalan dengan lebih nyaman, aman, teratur, dan ramah bagi semua kalangan.
Direktur Utama PT MRT Jakarta, Tuhiyat mengatakan, bahwa pembangunan ini dimulai dengan groundbreaking konstruksi.
Tuhiyat mengatakan proyek ini adalah upaya menciptakan konektivitas antar-transportasi publik di kawasan Dukuh Atas yang saat ini menjadi simpul pergerakan utama di Jakarta.

Ia juga menjelaskan bahwa pembiayaan pembangunan proyek JPO ini tidak menggunakan dana APBD.
Namun, melalui kerja sama antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dengan Bank Jakarta melalui pembiayaan kreatif.
Lebih lanjut, Tuhiyat menginformasikan di tahun depan, MRT Jakarta tidak hanya berhenti sampai Stasiun Bundaran HI Bank Jakarta, melainkan sudah tembus sampai Stasiun Monas.
Hal ini tetunya akan semakin memudahkan masyarakat yang ingin bermain ke Monumen Nasional atau Monas yang menjadi ikon Kota Jakarta.***

Share this article
Proyek yang digadang-gadang jadi salah satu ikon baru Jakarta ini dijadwalkan memasuki tahap groundbreaking pada bulan Juni 2026.