SMS di Ponsel Vina Terungkap, di Jam Ini Pada Malam Kejadian Dia Masih Hidup dan Sehat

Kondisi Vina Sebelum Malam Kejadian Terungkap Melalui SMS.
Kondisi Vina Sebelum Malam Kejadian Terungkap Melalui SMS.

AYOJAKARTA.COM - Penemuan fakta baru dari hasil ekstraksi data ponsel milik Vina membuka tabir penting mengenai detik-detik terakhir sebelum insiden tragis yang menimpanya.

Dalam hasil analisis data tersebut, ditemukan percakapan singkat antara Vina dan temannya, Mega, yang terjadi pada malam kejadian.

"Mau gak Mek (Mega), Ntar dijempt sma kita" begitu isi sms yang dikirimkan Vina pada pukul 22.14 WIB dikutip dari tayangan youtube Official iNews.

Log percakapan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai kronologi sebenarnya dari kejadian malam itu. Vina, yang dalam pesan singkat tersebut tampak sehat dan masih hidup, menanyakan keberadaan Mega.

Baca Juga: 4 Fakultas di ITS dengan Jumlah Mahasiswa Lulus Tepat Waktu Terbanyak: FSAD Jadi Urutan Pertama

Percakapan yang terjadi di aplikasi pesan singkat ini menjadi salah satu bukti penting yang menunjukkan bahwa Vina masih hidup pada saat itu, meskipun hanya beberapa saat sebelum dia ditemukan dalam kondisi tragis.

Hasil ekstraksi ponsel ini seakan memberikan informasi yang bertentangan dengan kesaksian Suroto.

Dalam keterangannya, Suroto menyebutkan bahwa dia menemukan Vina dan Eki sudah tergeletak di dekat jembatan sekitar pukul 22.15 WIB.

Hal ini memicu pertanyaan mengenai apa yang sebenarnya terjadi dalam rentang waktu sangat singkat tersebut.

Baca Juga: 15 Universitas Terbaik Indonesia versi THE WUR by Subject 2024, Ada Kampus Impian Kamu?

Penyelidik kini sedang mendalami lebih lanjut log percakapan ini, mencoba memahami konteks dan keadaan di sekitar percakapan tersebut.

Pesan yang dikirimkan Vina kepada Mega pada pukul 22.14 WIB menunjukkan bahwa Vina masih dalam kondisi sadar dan masih bisa berkomunikasi.

Ini menjadi titik krusial dalam mengungkap peristiwa yang terjadi sesaat sebelum Suroto "menemukan" mereka.

Sementara itu pakar psikologi forensik Reza Indragiri Hilir secara tegas semua ponsel yang terlibat dalam kejadian malam nahas tersebut harus dibuka dan dijadikan alat bukti.

Dia mengatakan pentingnya tidak hanya mengekstrak data dari ponsel Hadi dan pacarnya, tetapi juga dari seluruh gawai milik para tersangka serta korban.

"Seluruh gawai para tersangka ditambah lagi dengan gawai kedua korban juga harus diekstrak sehingga kita peroleh informasi serinci-rincinya tentang siapa, dengan siapa berkomunikasi, tentang apa, pada jam, menit, detik ke berapa," kata Reza.

Menurut Reza, jika semua bukti komunikasi elektronik ini ditemukan dan diungkapkan di ruang hukum, kasus Vina dan Eki ini bisa berubah secara drastis.

"Saya yakin untuk mengatakan kalau bukti komunikasi elektronik serinci-rincinya ditemukan lalu dibuka ke ruang hukum, kasus Vina dan Eki ini akan berubah dan nasib para terpidana akan berbalik arah dari terpidana seumur hidup menjadi manusia bebas merdeka," katanya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Jakarta Barat

Tanggul Kali Grogol Rampung, Mengapa Cekungan Kemanggisan Masih Dibayangi Banjir?

Tanggul Kali Grogol sukses cegah luapan kali, tapi kawasan cekung Kemanggisan masih dibayangi banjir kiriman akibat drainase buruk. Gubernur DKI melarang bangunan liar dan sisa proyek rampung 2026.

Tangerang

Hari Ketiga Api Masih Menyala, Dampak Kebakaran TPA Jatiwaringin: 154 Warga Tangerang Terjangkit ISPA

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang melaporkan sebanyak 154 warga terjangkit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Jakarta Barat

Warga Pejompongan hingga Bintaro Siap-siap! Pramono Anung Bocorkan Daftar Prioritas Flyover Baru di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa pihaknya kini sedang mematangkan rencana pembangunan sejumlah flyover baru di titik-titik krusial.

Bisnis

Tak Lagi Fokus Perumahan, BTN Jabar Bidik Industri Horeca secara Masif

BTN Jabar memperluas transformasi bisnis dengan menggarap sektor Horeca melalui pembiayaan dan pembangunan ekosistem transaksi.

Bisnis

BTN Gandeng Ayo Media Network, Puluhan Kepala Cabang Dalami Strategi Hubungan Media

BTN mengunjungi Ayo Media Network untuk memperkuat sinergi dengan media, membahas komunikasi publik, media digital, dan manajemen krisis.

Bisnis

Dominasi KPR Subsidi, BTN Jabar Sumbang Aset Terbesar di Luar Jakarta

BTN Jabar menjadi penyumbang aset nasional terbesar di luar Jakarta sekaligus memimpin pangsa pasar KPR program pemerintah di Jawa Barat.

Jakarta Barat

Pemprov DKI Jakarta Siapkan Anggaran Rp62 Miliar untuk Proyek Pembangunan Kali Grogol, Tapi Tantangan Banjir Belum Hilang

Gubernur DKI Pramono Anung meninjau proyek tanggul Kali Grogol, Jakbar, senilai Rp62 miliar. Warga menyambut baik karena kawasan jadi rapi, bebas bangunan liar, dan genangan banjir jadi cepat surut.

Jakarta Selatan

Bukan di JPO! Pramono Anung Buka Suara Soal Rencana 'Gembok Cinta' di Kawasan Rasuna Said

Jadi sorortan, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara terkait lokasi pasti pembangunan jembatan bertema 'Gembok Cinta' di kawasan Rasuna Said.

Tangerang

TPA Jatiwaringin Masih Membara: 7 Hektare Lahan Hangus, 64 Warga Dievakuasi

Sebanyak 64 jiwa kini telah dievakuasi ke hunian sementara yang layak demi menghindari dampak buruk asap pekat dan suhu panas dari kobaran api yang melanda TPA Jatiwaringin.

News

Demi Cuan 'Ompreng', Sekretaris Deputi BGN Lalu Muhammad Iwan Rela Akali Program MBG

Kejaksaan Agung (Kejagung) membongkar modus licin pengadaan wadah makanan atau "ompreng" yang menyeret pejabat teras BGN sebagai tersangka.

News

Pusaran Korupsi MBG Bertambah, Kini 7 Orang Jadi Tersangka Termasuk Sekretaris Deputi BGN!

Korupsi dalam tata kelola program MBG, Kejagung menetapkan Lalu Muhammad Iwan (LMI) sebagai tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara tersebut.

Metropolitan

Ada Demo Ojol di Gambir dan Mahasiswa di DPR, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Situasional!

Sebanyak 1.246 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Selatan

'Mangkrak' di 7 Gubernur, Pramono Anung Targetkan Pembebasan Lahan Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Rampung Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, secara tegas menetapkan pembangunan jalan sejajar rel kereta api di kawasan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, sebagai prioritas utama untuk segera diselesaikan.

Metropolitan

Gandeng Pemerintah Pusat, Gubernur Pramono Anung Targetkan Pembangunan Rusun di 11 Lokasi Jakarta

Selain Marunda dan Rorotan, Pemprov DKI telah memetakan sembilan lokasi lainnya yang masuk dalam rencana pembangunan hunian vertikal

Jakarta Barat

Cegah Longsor dan Banjir, Proyek Kali Grogol Kemanggisan Ditargetkan Rampung Desember 2026!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meninjau langsung proyek pembangunan prasarana di Kali Grogol Segmen Kemanggisan, Jakarta Barat, pada Kamis, 2 Juli 2026.

Jakarta Timur

Sudin LH Jakarta Timur Berhasil Angkut Sampah Menumpuk hingga 54 Ton di Kawasan Cakung, Pramono Anung: Mari Jaga Jakarta Tetap Bersih

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan laporan dari masyarakat menjadi dasar bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah penanganan.

Ekonomi

Imbas Konflik Timur Tengah: Ekspor RI Terhambat, Industri Masuk Zona Kontraksi

Konflik Timur Tengah ganggu logistik laut, bikin produk RI kalah saing & PMI manufaktur anjlok ke 46,9. Ekspor Mei 2026 turun 5,73% hingga picu defisit dagang US$1,61 M serta ancam PHK masif pekerja.

Metropolitan

Gubernur Pramono Sebut Pembangunan Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX jadi Prioritas, akan Dibangun Dalam Waktu Dekat

Di antara 11 rusun yang akan dibangun, Pramono mengungkap dua lokasi yang menjadi prioritas yaitu Rusun Marunda Cluster C dan Rorotan IX.

Ekonomi

Manufaktur RI Drop ke Level Terendah Setahun, Efek Domino Rupiah Melemah dan BBM Naik?

PMI manufaktur Juni 2026 anjlok ke level terendah setahun di 46,9. Kontraksi ini dipicu lesunya daya beli, dolar AS dekati Rp18.000 yang bikin biaya produksi meroket, hingga memicu pengurangan pekerja

Jakarta Barat

Diklaim Mampu Pangkas Waktu Tempuh Kendaraan hingga 10-15 Menit, Proyek Flyover Latumenten Ditargetkan Rampung Desember 2026

Flyover Latumenten diharapkan menjadi solusi untuk meningkatkan kelancaran arus lalu lintas dan mengurangi kemacetan di wilayah tersebut.