Rumor Dugaan Salah Tangkap hingga Aksi Intimidasi Kepada Terpidana Kasus Vina Cirebon Semakin Liar, Polda Jabar: Kami Transparan

Humas Polda Jabar memberikan pernyataan tegas terkait rumor yang berkembang di masyarakat atas pengungkapan dan pengusutan kembali kasus kematian Vina Cirebon dan Eky.

Humas Polda Jabar memberikan pernyataan tegas terkait rumor yang berkembang di masyarakat atas pengungkapan dan pengusutan kembali kasus kematian Vina Cirebon dan Eky.

AYOJAKARTA.COM - Kasus penganiayaan berujung kematian dua korban, Vina asal Cirebon dan Eky terus mendapatkan sorotan tajam dari berbagai pihak.

Kasus kematian Vina Cirebon dan Eky delapan tahun silam, walaupun sudah inkracht pengadilan, masih terus diusut terkait satu DPO yang sudah tertangkap dan dua lainnya masih buron.

Dugaan salah tangkap DPO dan tersangka hingga pengakuan salah satu terpidana yang mendapatkan aksi intimidasi oknum kepolisian semakin membuka tabir misteri kasus kematian Vina Cirebon dan kekasihnya, Eky.

Sebagai informasi, Vina Dewi Arsita alias Vina dan Muhammad Rizky Rudiana alias Eky mendapatkan tindakan penganiayaan berujung kematian oleh sekelompok geng motor pada Sabtu malam, 27 Agustus 2016.

Baca Juga: 10 Jurusan Kuliah S1 Termahal di Universitas Airlangga (UNAIR) Jalur SNBP dan SNBT 2024, UKT Tertinggi Capai Rp25 Juta

Vina (16), remaja asal kampung Samadikun, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, Jawa Barat dan satu korban lainnya, Eky ditemukan tergeletak dengan luka parah sekujur tubuh di jembatan flyover yang berada di lajur arah Majasem, Kota Cirebon, menuju Sumber Kabupaten Cirebon pada Sabtu malam kejadian pukul 22.00 WIB.

Eky ditemukan meninggal dunia di tempat kejadian sedangkan Vina segera dibawa ke Rumah Sakit Gunung Jati dan nahasnya juga meninggal dunia.

Kasus yang awalnya diduga karena kecelakaan lalu lintas ini terus didalami oleh pihak Polresta Cirebon dan akhirnya memutuskan bahwa kasus kematian Vina dan Eky disebabkan adanya dugaan tindakan pembunuhan berencana.

Pihak kepolisian menangkap tujuh tersangka pada tanggal 31 Agustus 2016, salah satunya bernama Saka Tatal (pada saat itu berusia 15 tahun).

Baca Juga: Top 15 Kampus Jurusan Teknik Terbaik di Indonesia Versi THE AUR 2024, ITB Kalahkan UNDIP

Saka Tatal terbukti bersalah sesuai inkracht pengadilan dan divonis hukuman delapan tahun penjara sedangkan enam tersangka lainnya mendapatkan hukuman seumur hidup.

Saka Tatal dinyatakan bebas pada April 2020 karena mendapatkan remisi masa hukuman sehingga hanya menjalani 3 tahun 8 bulan penjara.

Seiring mencuatnya kembali kasus kematian Vina Cirebon dan Eky di tahun 2016 karena kisahnya diangkat melalui film layar lebar "Vina, Sebelum 7 Hari" garapan sutradara Anggy Umbara.

Film tersebut meledak di pasaran sampai trending dan sudah mencapai 5 juta penonton hingga saat ini setelah penayangan perdana di bioskop pada tanggal 8 Mei 2024.

Seiring naiknya film "Vina, Sebelum 7 Hari", kasus kematian Vina Cirebon dan Eky akhirnya diusut kembali oleh Polda Jabar.

Kasus yang masih menyimpan banyak misteri dan belum terselesaikan hingga delapan tahun setelah kejadian tersebut diputuskan oleh Pengadilan Negeri Kota Cirebon hingga Kasasi di Mahkamah Agung.

Salah satunya Polda Jabar melakukan investigasi kembali terhadap kasus ini dan merilis tiga nama DPO (Daftar Pencarian Orang) yang masih belum ditemukan selama delapan tahun dan diduga sebagai dalang kasus kematian Vina Cirebon dan Eky.

Pihak Kepolisian akhirnya melakukan penelusuran keberadaan ketiga DPO yang sudah dirilis dan satu persatu saksi muncul, termasuk salah satunya Saka Tatal, terpidana kasus kematian Vina Cirebon yang sudah bebas.

Baca Juga: UKT dan IPI Naik! Inilah 10 Jurusan Kuliah Termahal Jenjang S1 di Universitas Sebelas Maret (UNS) Tahun 2024, Tertinggi Tembus Rp250 Juta

Berdasarkan pengakuan Saka Tatal yang didampingi
kuasa hukumnya, Titin Prialianti mengungkap beberapa kesaksian yang cukup mengagetkan.

Diundang sebagai saksi kejadian bersama beberapa narasumber lainnya di acara Catatan Demokrasi yang dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube tvOnenews pada hari Jum'at, 24 Mei 2024, Saka didampingi keluarga dan kuasa hukumnya memberikan pengakuan terkait kasus kematian Vina Cirebon yang menyeretnya.

Menurutnya, oknum kepolisian melakukan penangkapan atas dirinya saat sedang berkunjung ke lokasi tempat Eka Sandi yang notabene adalah pamannya dan teman-temannya berkumpul.

Pihak kepolisian Polresta Cirebon menangkap Saka Tatal dan keenam teman-temannya sekitar pukul 14.00 WIB.

Setelah penangkapan, Saka di bawa ke kantor polisi Polresta Cirebon bersama enam tersangka lainnya dan mendapatkan perlakuan intimidasi hingga kekerasan fisik secara terus-menerus.

Saka bersikeras bahwa dirinya tidak bersalah dan mengaku memiliki saksi kejadian yang bisa menguatkan pernyataannya bahwa di malam kejadian, dirinya sedang berada di rumah.

Baca Juga: 7 Jurusan Kuliah Termahal di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Tahun 2024: UKT Tertinggi Rp30 Juta!

Akan tetapi setelah melakukan pemeriksaan dan melalui proses pengadilan, Saka Tatal tetap dinyatakan bersalah dan divonis hukuman penjara selama delapan tahun.

Hal ini sesuai Berita Acara Pemeriksaan yang sudah dikeluarkan oleh Pihak Kepolisian Polresta Cirebon dan dilimpahkan ke pihak kejaksaan sebagai acuan berkas tuntutan.

Berita dugaan "Salah Tangkap" dan aksi intimidasi oleh oknum kepolisian terhadap terpidana Saka Tatal terus berkembang liar di masyarakat yang akhirnya "menyudutkan" kinerja kepolisian.

Terlebih sekarang Polresta Cirebon bersama jajaran kepolisian Polda Jabar berhasil menangkap salah satu DPO kasus kematian Vina Cirebon bernama Pegi Setiawan alias Pegi atau Perong (30) di kawasan Bandung, Jawa Barat pada hari Selasa (21/5/24).

Setelah kemunculan foto Pegi sebagai DPO dengan hasil ciri-ciri yang sudah dirilis oleh Polda Jabar, banyak spekulasi dan dugaan yang muncul serta berkembang di masyarakat.

Banyak yang membandingkan hasil foto dan ciri-ciri fisik DPO bernama Pegi dan munculnya rumor "Salah Tangkap" kembali di tengah masyarakat hingga tersiar kabar adanya "Kambing Hitam" di dalam pengungkapan dan penangkapan DPO kasus kematian Vina Cirebon.

Menanggapi rumor yang berkembang liar di masyarakat hingga menimbulkan banyak spekulasi akhirnya Kasat Reskrim Polres Cirebon, AKP Anggi Eko Prasetyo memberikan pernyataan tegas.

"Mohon doa dari masyarakat banyak tentunya dari pihak kepolisian bekerja sesuai dengan SOP Prosedur yang berlaku sehingga kami sedang bekerja dan mohon doanya," ujar AKP Anggi Eko Prasetyo ditemui saat melakukan investigasi ke rumah Pegi di Desa Kepongpongan, Kecamatan Talun, Cirebon, pada Rabu, 22 Mei 2024, pukul 13.30-16.30 WIB dikutip AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube Kompas TV pada hari Jum'at, 24 Mei 2024.

Baca Juga: 11 Jurusan Kuliah S1 Termurah Jalur Mandiri di Universitas Brawijaya (UB): UKT Tertinggi Kurang dari Rp7 Juta!

Di lain tempat pernyataan tegas juga dikeluarkan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast, S.I.K terkait banyaknya rumor yang berkembang di masyarakat terhadap pengungkapan dan pengusutan kembali kasus kematian Vina Cirebon.

Adanya rumor "Salah Tangkap" hingga dugaan aksi intimidasi dari oknum kepolisian terhadap terpidana kasus kematian Vina Cirebon, Saka Tatal, akhirnya pihak Humas Polda Jabar memberikan klarifikasi.

"Kalau terkait dengan informasi, terkait mungkin dengan opini yang saat ini dibangun baik dadi pihak manapun tentunya kami minta juga seluruh warga masyarakat untuk menahan diri," ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Menurutnya, pihak kepolisian telah bekerja semaksimal mungkin dan penuh transparansi.

"Nanti ada waktunya kami akan menyampaikan," pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 07 Jun 2026, 23:11 WIB

Subsidi Capai Rp400 Miliar, Pemprov DKI Berencana Sesuaikan Tarif Transjabodetabek hingga Fasilitas Layanan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.

Metropolitan 07 Jun 2026, 22:38 WIB

HUT ke-499 DKI Jakarta, Pramono Anung Berencana Gratiskan Sejumlah Destinasi Wisata hingga Transportasi Umum!

Jelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499  kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana akan meng-gratiskan sejumlah destinasi wisata di Ibu kota.

Pendidikan 07 Jun 2026, 22:07 WIB

SPMB DKI Jakarta 2026, DPRD DKI: Siap Mengawal Kebijakan yang Diterapkan

Menanggapi proses SPMB di DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:26 WIB

Viral Pulau Sampah di Pesisir Muara Angke, Pemprov DKI: 100 Personel Diturunkan Bersihkan Sampah Selama 4 Hari

Sempat ramai di media sosial pulau sampah d pesisir Muara Angke, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung minta DLH DKI secara rutin lakukan pembersihan sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:06 WIB

Berhadiah Insentif Pajak! Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Gerakan Pilah Sampah untuk Industri Hotel, Restoran hingga Kafe

Berhadiah insentif pajak, Pemprov DKI Jakarta siap gelar kompetisi gerakan pilah sampah untuk sektor industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bisnis 07 Jun 2026, 17:42 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit Baru Lewat Digitalisasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi

BTN sukses menekan rasio kredit bermasalah lewat transformasi Loan Factory yang memperkuat kualitas aset dan efisiensi.

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.