AYOJAKARTA.COM – Beberapa bantuan sosial (bansos) dikabarkan akan kembali dilanjutkan pencairannya setelah pelaksanaan Pemilu 2024.
Seperti diketahui, dalam rangka menghormati Pemilu 2024 pemerintah memutuskan untuk menghentikan sementara penyaluran bansos.
Sebelum pelaksanaan Pemilu 2024, pemerintah sudah menyalurkan beberapa bansos.
Salah satunya adalah bansos reguler dari Kementerian Sosial (Kemensos) yaitu Program Keluarga Harapan (PKH).
Baca Juga: 6 Jurusan Kuliah Unik dengan Prospek Kerja Menarik, Tertarik Daftar?
Dikabarkan salah satu bansos yang akan dicairkan setelah Pemilu 2024 adalah bantuan senilai Rp 600 ribu.
Lalu apa saja bansos yang dihentikan sementara dan akan dilanjutkan pencairannya setelah Pemilu 2024?
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Diary Bansos pada 13 Februari 2024, bantuan yang dicairkan secara tunai melalui PT Pos Indonesia sudah dihentikan sementara.
Proses pencairan akan kembali dilanjutkan PT Pos Indonesia setelah Pemilu 2024 dilaksanakan.
Setelah Pemilu 2024 dilaksanakan, tentu bantuan tersebut akan dicairkan kembali dengan jadwal yang berbeda-beda.
Dikabarkan ada empat bantuan yang positif pencairannya akan dilanjutkan setelah Pemilu 2024.
Bantuan pertama yang akan dilanjutkan kembali penyalurannya setelah Pemilu adalah PKH tahap 1 tahun 2024 alokasi Januari-Maret melalui PT Pos Indonesia.
Jika masih ada KPM yang belum terbayarkan bantuan PKH-nya, nantinya PT Pos Indonesia akan memberikannya setelah Pemilu 2024.
Mengingat proses penyalurannya setelah Pemilu 2024, maka nanti akan ditempatkan di titik komunitas seperti kantor desa atau kelurahan dan setiap daerah memiliki jadwal pencairan yang berbeda-beda.
Kemudian bantuan yang akan dilanjutkan pencairannya adalah BPNT alokasi Januari melalui PT Pos Indonesia.
Bantuan PKH dan BPNT yang melalui PT Pos Indonesia proses pencairannya dibersamakan.
Jika ada KPM yang bantuan BPNT-nya belum terbayarkan sebelum Pemilu 2024 maka akan dibayarkan setelahnya.
BPNT yang dicairkan melalui PT Pos Indonesia maupun KKS keduanya sama-sama untuk alokasi 1 bulan sebesar Rp 200 ribu.
Lalu bantuan selanjutnya yang positif dicairkan adalah bansos pemerintah berupa beras 10 kg.
Seperti halnya bantuan beras 10 kg yang pencairannya dihentikan mulai 8-14 Februari 2024 dalam rangka menghormati kegiatan Pemilu.
Bagi daerah yang bantuan beras periode Januari akan disalurkan untuk bulan Januarinya.
Akan tetapi bagi daerah yang periode Januari sudah dicairkan maka akan disalurkan untuk bulan Februarinya.
Bantuan terakhir yang akan disalurkan setelah Pemilu 2024 adalah Bantuan Langsung Tunai Mitigasi Risiko Pangan (BLT MRP) sebesar Rp 600 ribu.
BLT MRP memang masih belum disalurkan pemerintah melalui Kementerian Sosial.
Pencairan BLT MRP melalui PT Pos Indonesia dan KKS hingga kini juga belum diketahui jadwalnya.
Meski begitu, yang pasti sasaran bantuan ini adalah 18,8 juta KPM yang sumber datanya diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Bagi KPM penerima BPNT murni maupun BPNT plus PKH akan mendapatkan bantuan BLT MRP ini.
Demikian informasi mengenai bansos yang akan cair setelah Pemilu 2024, semoga bermanfaat.***

Share this article
Berikut ini empat bansos yang akan dicairkan setelah Pemilu 2024, apa sajakah? simak daftarnya di sini!