AYOJAKARTA.COM – Salah satu perusahaan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia bekerjasama dengan PT Pertamina berhasil melakukan uji coba terdekat bioavtur pada pesawat.
Uji coba yang dilakukan kedua perusahaan tersebut termasuk dalam klasifikasi Sustainable Aviation Fuel (SAF) yang mana berbasis bahan bakar nabati yang memiliki kandungan minyak inti kelapa sawit pada pesawat penerbangan komersial.
Adapun bahan bakar nabati yang mengandung minyak kelapa sawit tersebut dilakukan uji terbang pada armada Garuda Indonesia B737-800NG PK-GFX dengan mesin pesawat CFM56-7B.
Baca Juga: Spesifikasi Lengkap HP Oppo A18 Resmi Dijual di Indonesia, Harga di Bawah Rp 2 Jutaan!
Dan rangkaian uji coba tersebut telah diselesaikan, yang mana dilakukan di Bandara Internasional Soekarno Hatta ke Area Pelabuhan Ratu Airspace.
Uji coba bahan bakar minyak kelapa sawit atau disebut bioavtur J2.4 pernah juga sebelumnya dilakukan di hari yang sama, dan telah melalui serangkaian prosedur Engine Ground Run Tes dengan menggunakan tipe pesawat yang sama di Garuda Maintenance Facility (GMF) AeroAsia.
Uji coba juga telah dilengkapi uji statis yang mana telah dilaksanakan pada akhir bulan Juli lalu dengan menggunakan komponen mesin pesawat CFM56-7B.
Dengan melalui berbagai rangkaian uji coba tersebut, Tim Peneliti PT LAPI ITB dan beberapa stakeholder menyampaikan bahwa hasil uji coba tersebut positif dimana SAF dengan bahan bakar minyak kelapa sawit pada tipe pesawat Boeing 737-800 dapat terkendali dan respon pesawat baik.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Apakah Kamu Tipe Sensori atau Intuitif? Cari Tahu Jawabannya di Sini!
Dengan hasil yang positif tersebut, maka PT Garuda Indonesia dan PT Pertamina akan melanjutkan sinergi BUMN ke tahap selanjutnya, yang mana rencananya penggunaan SAF dalam penerbangan komersial Garuda Indonesia.
Dikutip ayojakarta.com melalui laman suara.com, bahwa rampungnya uji coba penggunaan bioavtur J2.4 merupakan sebuah komitmen serta upaya berkelanjutan Garuda Indonesia Group dalam mendukung berbagai inisiatif dekarbonisasi .
"Ini adalah milestone yang sudah kita tunggu-tunggu. Hal ini tentunya menjadi optimisme tersendiri bagi langkah kita bersama untuk merealisasikan mimpi besar kita mewujudkan green energy pada ekosistem aviasi Indonesia untuk mendukung komitmen Indonesia dalam mencapai net zero emission yang diproyeksi dapat terealisasi pada tahun 2060 mendatang," sebut Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama Garuda Indonesa.
Dengan berhasilnya uji coba bahan bakar minyak kelapa sawit pada pesawat, tentu akan membuat sektor industri kelapa sawit semakin maju kedepannya.
Nantinya, PT Garuda Indonesia akan siap untuk melanjutkan penggunaan SAF tersebut pada lini penebangan komersial nantinya.
Tentu akan diselaraskan juga dengan kajian-kajian lain terkait implementasi SAF secara komprehensif atas kesiapan sektor korporasi dalam menghadapi penggunaan energi terbarukan.

Share this article
Salah satu perusahaan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia bekerjasama dengan PT Pertamina berhasil melakukan uji coba terdekat bioavtur