Kriminolog Sebut Ada Perencanaan di dalam Kronologi Pembunuhan Brigadir Yosua, Ini Alasannya!

Kriminolog Sebut Ada Perencanaan di dalam Kronologi Pembunuhan Brigadir Yosua, Ini Alasanya!

Kriminolog Sebut Ada Perencanaan di dalam Kronologi Pembunuhan Brigadir Yosua, Ini Alasanya!

AYOJAKARTA.COM-- Kasus pembunuhan Brigadir Yosua semakin terungkap, Kriminolog Prof Muhammad Mustofa menyatakan bahwa peristiwa tewasnya Yosua dalam rumah dinas Ferdy Sambo itu sudah direncanakan.

Hal itu disampaikan dalam sidang pembunuhan Brigadir Yosua saat jaksa penuntut umum (JPU) menanyakan pendapat kepada Mustofa tentang tindakan Ferdy Sambo usai mendengar istrinya diperkosa.

Mustofa pun menjawab dengan yakin, menurut berdasarkan kronologi yang diberikan oleh penyidik. Dia melihat bahwa peristiwa tersebut terdapat unsur perencanaan pembunuhan di dalamnya.

Baca Juga: Asyik! FIFA Buka Lowongan Kerja, Cek Syarat Jadi Relawan Piala Dunia U20 2023 di Sini

"Bisa Saudara Ahli jelaskan, apakah perlakukan dari para terdakwa itu merupakan perencanaan atau bagaimana?," tanya jaksa.

"Berdasarkan Ilustrasi tadi dan juga berdasarkan kronologi yang diberikan oleh penyidik kepada saya, saya melihat memang di sana terjadi perencanaan," kata Mustofa ketika menjadi saksi ahli dimuka sidang kasus pembunuhan Yosua atas terdakwa Ferdy Sambo dss di PN Jaksel, seperti dilansir dari kanal Youtube Kompas TV, Senin (19/12/2022).

Mustofa pun sempat menjelaskan hubungan erat terdakwa Eliezer dalam kasus ini, menurutnya Eliezer itu tidak bisa menolak perintah dari Ferdy Sambo lantaran Eliezer merupakan polisi dengan pangkat paling rendah. Sedangkan Sambo adalah jenderal bintang dua.

"Dan kemudian mengapa Richard bersedia melakukan, karena dalam hubungan kerja itu dia paling bawah, bhayangkara dua pangkat paling rendah. Sementara yang memerintahkan amat sangat tinggi," ujar Mustofa.

Baca Juga: Geger! Nikita Mirzani Ngamuk Dalam Ruang Sidang Pukul Microphone dan Lempar Papan, Ternyata Karena Hal Ini

"Barangkali diantara ajudan maupun pembantu rumah tangga di sana, dia jupa paling junior barangkali ada di sana, sehingga kemungkinan melakukan penolakan menjadi lebih kecil apalagi dia masih baru menjadi anggota polisi takut kehilangan pekerjaan dan seterusnya barangkali yang lebih berpengaruh dan memang ada perencanaan," tambahnya.

Mustofa juga menyebutkan bahwa dalam peristiwa ini tidak terlepas dari aktor intelektual yang dapat mengatur tugas dan membuat skenario sampai eksekusi.

"Didalam perencanaan itu pasti ada aktor intelektualnya yang paling berperan di dalam mengatur, kemudian dia akan melakukan pembagian kerja membuat skenario apa yang harus dilakukan oleh siapa. Mulai dari eksekusi sampai tindak lanjut setelah itu agar supaya peristiwa tadi tidak terlihat teridentifikasi sebagai suatu peristiwa pembunuhan berencana," kata Mustofa.

Baca Juga: Akurat 93 Persen, Ferdy Sambo Bantah Hasil Poligraf, Sebut Ada Pertanyaan Titipan dari Sosok Ini!

Tidak sampai disitu, Mustofa menjelaskan peran dari terdakwa Putri Candrawathi. Dia menilai bahwa perannya itu kurang lebih sama seperti halnya Ferdy Sambo sebagai majikan dari para ajudan.

"Kalau Istri dari terdakwa barangkali dalam taraf kurang lebih sama, karena majikan sementara yang lain-lain diikutsertakan itu dalam keadaan dia bawahan sehingga kemungkinan untuk menolak menjadi lebih kecil apalagi barangkali kerja lama hubungan emosional seperti saudara juga bisa terbangun sehingga itu lebih mendorong untuk melakukan," kata Mustofa.

Mendengar penjelasan dari kacamata ahli kriminolog tersebut lantas sang jaksa pun bertanya mengenai kategori dari ketiga terdakwa lainnya selain Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo. Mustofa menjawab bahwa ketiganya yakni Richard Eliezer, Kuat Maruf, dan Ricky Rizal itu hanya diikutsertakan.

"Berarti kalau yang selain dari dua terdakwa dan Ibu Putri yang ketiga ini kategorinya menurut ahli seperti apa?" tanya jaksa.

Baca Juga: Seret Lulusan Adhi Makayasa Jadi Terdakwa, Ferdy Sambo: Saya Malu, Saya Menyesal!

"Hanya diikutsertakan," jawab Mustofa.

"Dengan peranan seperti itu? apakah boleh dijelaskan oleh ahli atau dikatakan bahwa ini adalah perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama?," tanya jaksa.

"Kalau secara bersama-sama secara sosiologis tidak bisa, harus ada yang mengkoordinasi, memimpin dan harus bertanggung jawab. Tanpa kemampuan memerintah yang betul-betul ditaati orang tidak akan ikut serta," ujar Mustofa.

"Kalau dalam hal ini ada kelihatan seperti itu?," kembali jaksa bertanya.

"Karena tadi status sebagai bawahan itu yang menyebabkan tidak bisa atau kemungkinan kecil untuk menolak perintah.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Gadget 08 Jun 2026, 11:00 WIB

Xiaomi 17T Pro Flagship Killer Seharga Rp11 Jutaan, Secanggih Apa Fiturnya?

Xiaomi 17T Pro Rp11-12 juta jadi flagship killer 2026. Spek gahar: Dimensity 9500, batre 7000 mAh, & kamera Leica periskop 5x. David GadgetIn sebut kualitasnya 90% flagship mahal, tapi minus USB 2.0.

Metropolitan 08 Jun 2026, 10:48 WIB

Dishub DKI Jakarta Mulai Melakukan Operasi Penertiban Parkir Liar Hari Ini, Ini 15 Titik Wilayah yang Disasar di 5 Kota Administrasi

Penertiban parkir liar ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menata ruang jalan agar dapat berfungsi sebagaimana mestinya.

News 08 Jun 2026, 10:32 WIB

PLN Hentikan Aliran Listrik Selama 7 Jam Hari Ini, Berikut Lokasi yang Terdampak

Langkah ini dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan dan keandalan pasokan listrik serta demi keamanan bersama.

Ekonomi 08 Jun 2026, 10:09 WIB

30.455 Kartu ATM Telah Didistribusikan untuk Penerima Bantuan Sosial di Jakarta, Ini Rinciannya

Hal ini menjadi salah satu langkah agar proses pencairan dana dapat dilakukan secara lebih praktis dan aman.

Nasional 08 Jun 2026, 09:54 WIB

9 Gebrakan Baru Program MBG Setelah Nanik S Deyang jadi Kepala BGN

Di awal dirinya menjabat, Nanik S Deyang langsung melakukan konsolidasi internal dan menyiapkan sejumlah perubahan dalam tata kelola program MBG.

Nasional 08 Jun 2026, 09:24 WIB

Peringatan Dini BMGK: Hujan Lebat Berpotensi Terjadi pada 8-9 Juni 2026, Ini Daftar Wilayah yang Terdampak

Terdapat sejumlah wilayah di Indonesia yang diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat.

Metropolitan 08 Jun 2026, 08:44 WIB

Jakarta Kembangkan AI untuk Layanan Publik, Ini Lima Fondasi Utamanya

Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan pemerintah yang cepat, akurat, dan mudah diakses.

News 08 Jun 2026, 08:20 WIB

Purbaya Dikabarkan Masuk Bursa Gubernur BI, Jabatan Menteri Keuangan Bakal Diisi Ekonom Chatib Basri?

Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi Prabowo untuk memperkuat koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter.

News 08 Jun 2026, 08:01 WIB

Said Iqbal Dikabarkan Dilantik jadi Penasihat Presiden Hari Ini, Dalam Bidang Apa?

Said Iqbal disebut akan mengemban jabatan sebagai Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 23:11 WIB

Subsidi Capai Rp400 Miliar, Pemprov DKI Berencana Sesuaikan Tarif Transjabodetabek hingga Fasilitas Layanan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.

Metropolitan 07 Jun 2026, 22:38 WIB

HUT ke-499 DKI Jakarta, Pramono Anung Berencana Gratiskan Sejumlah Destinasi Wisata hingga Transportasi Umum!

Jelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499  kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana akan meng-gratiskan sejumlah destinasi wisata di Ibu kota.

Pendidikan 07 Jun 2026, 22:07 WIB

SPMB DKI Jakarta 2026, DPRD DKI: Siap Mengawal Kebijakan yang Diterapkan

Menanggapi proses SPMB di DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:26 WIB

Viral Pulau Sampah di Pesisir Muara Angke, Pemprov DKI: 100 Personel Diturunkan Bersihkan Sampah Selama 4 Hari

Sempat ramai di media sosial pulau sampah d pesisir Muara Angke, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung minta DLH DKI secara rutin lakukan pembersihan sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:06 WIB

Berhadiah Insentif Pajak! Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Gerakan Pilah Sampah untuk Industri Hotel, Restoran hingga Kafe

Berhadiah insentif pajak, Pemprov DKI Jakarta siap gelar kompetisi gerakan pilah sampah untuk sektor industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bisnis 07 Jun 2026, 17:42 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit Baru Lewat Digitalisasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi

BTN sukses menekan rasio kredit bermasalah lewat transformasi Loan Factory yang memperkuat kualitas aset dan efisiensi.

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.