Sempat Kawal Sidang Jessica Wongso 7 Tahun Lalu, Ashanty Ngaku Sempat Kesal dengan Kesaksian dr Djaja, Kini...

Ashanty rupanya salah satu artis yang sempat mengawal persidangan kasus sianida dengan terpidana Jessica Wongso tujuh tahun lalu.

Ashanty rupanya salah satu artis yang sempat mengawal persidangan kasus sianida dengan terpidana Jessica Wongso tujuh tahun lalu.

AYOJAKARTA.COMAshanty rupanya salah satu artis yang sempat mengawal persidangan kasus sianida dengan terpidana Jessica Wongso tujuh tahun lalu.

Menurut pengakuannya, pada saat itu, ia cenderung percaya dengan putusan pengadilan yang menyatakan bahwa Jessica Wongso yang telah membunuh Mirna Salihin dengan kopi bersianida.

Bukan itu saja, ketika menyimak jalannya sidang kasus kopi sianida, istri dari Anang Hermansyah ini sempat merasa kesal dengan kesaksian yang disampaikan dr Djaja Surya Atmadja.

Pada saat itu, kesaksian yang diberikan oleh dr Djaja Surya Atmadja memang sempat mengundang kontroversi di kalangan masyarakat.

Baca Juga: Tamara Dai Disebut Tak Punya Rasa Hormat sebab Cosplay 'Ice Cold' Jessica Wongso

Namun tujuh tahun berlalu, dan kasus kopi sianida kembali viral belakangan ini justru dirinya kini tersentak dengan pernyataan-pernyataan terbaru yang disampaikan oleh dr Djaja terkait kasus yang menyeret Jessica Wongso.

Meski sudah tujuh tahun berlalu dan Jessica Wongso telah divonis bersalah dan dijatuhi hukuman selama 20 tahun penjara, ternyata dr Djaja tetap mempertahankan kesaksiannya.

Hal ini pun membuat Ashanty akhirnya mengajak dr Djaja untuk berbincang lebih dalam lagi perihal kesaksiannya yang kontroversi pada tujuh tahun yang lalu.

Sebelum berbincang lebih dalam, Ashanty sempat mengungkapkan penilaiannya kepada ahli forensik yang sempat menangani kematian Mirna Salihin.

Baca Juga: Kasus Kopi Siandia Jessica Wongso Bisa Disidangkan Kembali? Ini Kata Mahkamah Agung

Yang mana menurutnya, pada 7 tahun lalu dirinya kurang bersimpati dengan dr Djaja karena pada saat itu begitu kontroversial dan menurutnya berada di pihak Jessica Wongso.

“Dokter, kalau saya boleh flashback ke tujuh tahun lalu, saya merupakan salah satu orang yang sangat mengikuti persidangan (kasus kopi sianida) itu sebagai masyarakat awam,” ujar Ashanty dikutip AyoJakarta.com dari unggahan kanal YouTube NGOBROL ASIX, Kamis, 12 Oktober 2023.

“Tapi boleh dibilang saat itu dokter begitu kontroversial, karena dokter merupakan salah satu ahli yang menurut saya berada di pihak yang saat itu sebenarnya terdakwa dari pihak Pak Otto (pengacara Otto Hasibuan),” lanjutnya.

Bukan itu saja saat berbincang dengan dr Djaja, istri dari Anang Hermansyah ini juga menyinggung posisi ahli forensik tersebut.

Baca Juga: Ungkap Jessica Wongso Bukan Pembunuh Mirna, Wirang Birawa Kebanjiran Teror

Menurutnya, dr Djaja berada di posisi yang tidak menguntungkan di persidangan, bahkan dirinya merasa kesal pada saat itu karena ahli forensik ini tetap berseberangan dengan putusan pengadilan.

Bahkan dr Djaja sampai dibully oleh masyarakat Indonesia, dan hal ini tidak ditampik oleh sang ahli forensik.

“Dan dokter berani untuk menyampaikan apa yang dokter lihat, padahal saat itu mungkin kurang menguntungkan posisinya sebagai saksi ahli dari pihak Jessica dok. Kan pasti banyak yang bully juga saat itu, kan?” kata Ashanty.

“Oh banyak banget,” jawab dr Djaja.

“Saya tahu banget, karena saya salah satu yang ‘ini dokter kenapa ngomongnya beda sih?” sambung Ashanty.

Baca Juga: Wirang Birawa Ceritakan Kronologi Teror yang Dialaminya, Setelah Analisis Kasus Jessica Wongso

Namun, setelah tujuh tahun berlalu dan dr Djaja masih tetap dengan pendiriannya, membuat Ashanty bertanya-tanya apa yang membuatnya begitu yakin dengan kesaksiannya sebagai ahli forensik pada saat itu.

“Tapi setelah melihat dokter sampai tujuh tahun dengan keyakinan yang tetap ini. Artinya kan sekarang ada bukti-bukti dari gambar dan bukti-bukti asli dari tubuh korban,” kata dia.

Ahli forensik yang juga berprofesi sebagai dokter mengungkapkan bahwa pada prinsipnya ahli akan berbicara tentang apa yang ia yakini.

“Seorang ahli atau dokter datang ke pengadilan apapun, dia hanya ngomong apa yang dia yakini. Keyakinan itu dari pengetahuan dan dari pengalaman dan dua-duanya saya punya,” jelas dr Djaja.

Sebagai informasi, pada persidangan kasus kopi sianida tujuh tahun silam dr Djaja pernah memberikan kesaksian bahwa tidak ada bukti kontaminasi sianida dalam tubuh Mirna Salihin.

Hal ini berbeda dengan tuduhan yang telah dipercaya publik pada saat itu, kini dr Djaja kembali viral usai film dokumenter tentang kasus ini ditayangkan oleh Netflix.

Namun yang berbeda, perkataan dr Djaja saat ini banyak dipercaya publik sehingga kejanggalan dalam kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Wongso kembali dipertanyakan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 07 Jun 2026, 23:11 WIB

Subsidi Capai Rp400 Miliar, Pemprov DKI Berencana Sesuaikan Tarif Transjabodetabek hingga Fasilitas Layanan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.

Metropolitan 07 Jun 2026, 22:38 WIB

HUT ke-499 DKI Jakarta, Pramono Anung Berencana Gratiskan Sejumlah Destinasi Wisata hingga Transportasi Umum!

Jelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499  kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana akan meng-gratiskan sejumlah destinasi wisata di Ibu kota.

Pendidikan 07 Jun 2026, 22:07 WIB

SPMB DKI Jakarta 2026, DPRD DKI: Siap Mengawal Kebijakan yang Diterapkan

Menanggapi proses SPMB di DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:26 WIB

Viral Pulau Sampah di Pesisir Muara Angke, Pemprov DKI: 100 Personel Diturunkan Bersihkan Sampah Selama 4 Hari

Sempat ramai di media sosial pulau sampah d pesisir Muara Angke, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung minta DLH DKI secara rutin lakukan pembersihan sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:06 WIB

Berhadiah Insentif Pajak! Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Gerakan Pilah Sampah untuk Industri Hotel, Restoran hingga Kafe

Berhadiah insentif pajak, Pemprov DKI Jakarta siap gelar kompetisi gerakan pilah sampah untuk sektor industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bisnis 07 Jun 2026, 17:42 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit Baru Lewat Digitalisasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi

BTN sukses menekan rasio kredit bermasalah lewat transformasi Loan Factory yang memperkuat kualitas aset dan efisiensi.

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.