AYOJAKARTA.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto meluapkan kekecewaanya kepada Presiden Jokowi.
Hasto Kristiyanto tak kuasa menahan tangis kala menceritakan keputusan Presiden Jokowi yang dianggap berbeda partainya pada Pemilu 2024.
Hasto Kristiyanto yang saat itu menangis sampai suaranya terbata-bata mengaku tak dapat berbohong bahwa seluruh kader PDIP saat ini sangat bersedih atas putusan Presiden Jokowi.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Instagram @terang_media Hasto mengatakan bahwa putusan Presiden Joko Widodo merupakan suatu gembelengan sejarah.
“Jadi, dengan apa yang terjadi, bukan pada seberapa sakitnya. Kami sudah biasa mengalami rasa sakit itu. Ini bagian dari gembelengan sejarah. Bahwa sakit, ya kami nggak bisa menutup mata,” kata Hasto.
Ia juga mengatakan bahwa banyak yang bertanya kepadanya mengapa kondisinya menjadi demikian.
Hasto pun menjawab secara blak-blakan bahwa manusia dapat berubah oleh sisi gelap kekuasaan.
“Kami sangat sedih, Ibu Mega itu mengawal Pak Jokowi, dan kami juga. Ketika bertemu dengan saya, banyak yang bertanya kenapa bisa seperti ini. Saya hanya bisa memberikan penjelasan bahwa manusia bisa berubah oleh sisi-sisi gelap kekuasaan, tetapi yang paling penting bagi PDI Perjuangan bukan meratapi itu,” katanya.
Baca Juga: Viral Dapat Nilai Tinggi pada Tes SKD CPNS 2023 di Makassar, Pria Ini Ternyata Joki!
Sementara itu, Presiden Joko Widodo mengaku mendukung semua capres cawapres dalam kontestasi Pilpres 2024.
Presiden Jokowi juga sempat mengatakan bahwa politik saat ini banyak drama dan seperti drama Korea (drakor).
“Yang saya lihat akhir-akhir ini yang kita lihat adalah terlalu banyak dramanya, terlalu banyak drakornya, terlalu banyak sinetronnya,” kata Jokowi.
“Mestinya pertarungan gagasan, mestinya pertarungan ide bukan pertarungan perasaan,” pungkasnya.***

Share this article
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP, Hasto Kristiyanto meluapkan kekecewaanya kepada Presiden Jokowi, beberkan hal ini