AYOJAKARTA.COM -- Mencuatnya kembali kasus kopi sianida yang menyeret nama Jessica Wongso, membuat sejumlah tokoh ikut berbicara.
Selain pengakuan Psikolog Forensik Reza Indragiri tentang upaya percobaan tutup mulut dalam kasus Jessica Wongso, kabar senada juga datang dari seorang Psikolog.
Sempat menjadi bagian dari tim salah seorang Saksi Ahli, Dokter Lita Gading akhirnya angkat bicara soal dinamika yang terjadi di dalam kasus Jessica Wongso.
Menurut Lita, kepatuhannya kepada mendiang Dokter Sarlito mengharuskannya untuk lebih banyak belajar daripada menanggapi komentar.
“Kalau dulu saya harus tetap manut kepada atasan saya, sekarang saya sendiri dan Profesornya sudah almarhum,” jelas Lita.
Meski tidak pernah tersorot secara langsung oleh media, Lita mengaku memahami seluk-beluk persoalan hukum yang terjadi dalam kasus kopi sianida.
Bukan saja karena Lita terlibat sebagai bagian dari Saksi Ahli, tetapi juga lantaran Lita ikut melakukan pemeriksaan psikologis kepada Jessica Wongso.
“Saya tahu seluk-beluk permasalahan hukumnya,trik-triknya dan laporan psikologisnya saya tahu, dan saya pun salah satu pemeriksanya,” ungkap Lita.
Meski sudah berusaha menyampaikan penilaiannya yang dianggap benar, Lita tidak bisa berbuat lebih karena terpaksa mengalami pembungkaman.
Tidak adanya sosial media saat itu, membuat perlawanan yang dilakukan Lita untuk membela Jessica tidak memiliki dampak signifikan.
Dinilai terlalu vokal dalam menyampaikan argumentasi, upaya pencapaian akademis yang dilakukan Lita terpaksa mengalami benturan.
“Alhasil S-2 saya itu mandek, satu semester saya tidak boleh kuliah, hanya karena gara-gara saya speak-up mengenai ini,” ungkap Lita.
Sebagaimana yang dialami oleh Psikolog Forensik Reza Indragiri, hal senada juga sempat dialami oleh Dokter Lita.
Saat memberikan tanggapan, Lita kerap mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan hingga membuat resistensi mentalitasnya mengalami tekanan.
Menyikapi sebuah kasus besar, menurut Lita bukan saja hanya membutuhkan keyakinan akan Tuhan, tetapi juga keberanian berbicara serta dukungan dari media.
“Setiap mengungkap kebaikan, kalau tidak didukung orang banyak itu tidak ada hasilnya,” imbuh Lita.
Meski mendapat sejumlah upaya intimidasi, Dokter Lita mengaku tidak ingin terlibat terlalu dalam dengan persoalan hukum Jessica Wongso.
Lita menilai dengan menggunakan kecanggihan teknologi dan fasilitas pencarian sumber informasi sebagaimana saat ini, publik akan lebih bisa dengan mudah memahami.
“Dulu saya speak-up sendiri, tapi gak ada yang dengar,” pungkas Lita dikutip Ayojakarta pada Selasa, 28 November 2023 dari FKR Project.***

Share this article
Sempat menjadi salah seorang Saksi Ahli, Dokter Lita Gading akhirnya angkat bicara soal dinamika yang terjadi di dalam kasus Jessica Wongso.