AYOJAKARTA.COM -- Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, kembali membahas proyek food estate yang melibatkan Kementerian Pertahanan.
Dalam kampanyenya di Gorontalo, Anies Baswedan mengatakan tidak perlu ada proyek food estate.
Anies Baswedan menilai para petani di Indonesia mampu bertani hingga berhasil melakukan panen.
Baca Juga: Bukan Cuma Anies, Ganjar Pranowo Ikut Dilaporkan Bawaslu usai Debat Capres
Ia menilai panen di Gorontalo terbukti berhasil dan tidak seperti food estate yang gagal ketika ditanami singkong.
“Tidak perlu pakai food estate di sini petani-petani membangun singkong dan berhasil. Jadi kalau gitu kita melihat ini contoh,” kata Anies dikutip dari kanal YouTube Metro TV, Kamis (11/1/20240.
Menurut Anies, anggaran yang digunakan untuk membangun proyek food estate lebih baik diberikan kepada petani.
Jika anggaran tersebut diberikan kepada para petani maka produksi tani bisa menjadi lebih masif dan optimal.
Selain itu, Anies menilai dengan dukungan dana dari pemerintah maka para petani bisa lebih sejahtera.
“Ketika alokasi anggaran diberikan untuk petani melalui pupuknya, melalui dukungan-dukungan yang lain itu jauh lebih optimal daripada kita membangun sebuah food estate. Dan Gorontalo kami datang, kami berharap membawa pesan dari Gorontalo untuk seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Oleh karena itu, Anies beranggapan bahwa proyek seperti food estate tidak diperlukan.
Karena Anies yakin para petani di Indonesia mampu menanam dan menghasilkan panen yang optimal.
Bagi Anies, seharusnya petani dibiarkan untuk tetap bertani dan diberikan dukungan oleh pemerintah.
“Tidak perlu food etstae, tapi biarkan petani didukung dan mereka akan bisa berproduksi yang baik untuk kebutuhan kita dan Alhamdulillah panennya berhasil. Kalau gagal baru omon-omon, kalau berhasil enggak perlu omon-omon,” tutupnya.***

Share this article
Calon presiden (capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, kembali membahas proyek food estate yang melibatkan Kementerian Pertahanan.